Bab 1

15 3 2
                                        

       Her name is Angelina. She lives in Los Angeles. She is from Canada. Dia ke LA untuk berkuliah di universitas yang diimpikannya sejak kecil dulu. Dia... adalah anak adopsi. Orangtua kandungnya pergi ketika Ia masih berumur 1 tahun, Ayahnya adalah seorang pecandu narkoba dan alkohol. Dia juga bukan pria yang baik, dia bermain dengan wanita-wanita lain dibalik Istrinya. Ibu Angelina mengetahui hal itu menjelang kelahiran Angelina. Lalu Ia memutuskan akan membesarkan Angelina sampai umurnya cukup untuk hidup mandiri. Tapi ternyata keadaan semakin memburuk, sang Ibu memutuskan mengakhiri hidupnya dengan cara menenggelamkan dirinya di bak mandi setelah mendengar bahwa Suaminya menghamili wanita lain. Dan yang paling buruk, anaknya adalah orang pertama yang menemukan Ibunya mati di bak mandi. Angelina hanya bisa berteriak minta tolong, menangis, dan meratapi Ibunya yang berkulit pucat itu. Mendengar teriakan dari rumah sebelah, para tetangga memasuki rumah Angelina dan menolong Angelina. Akibatnya  Angelina mengalami trauma dengan bak mandi. Tidak terlalu lama pasca kejadian itu, Angelina di adopsi oleh pasangan baru menikah, yang belum dikaruniai anak. Mereka mengadopsi Angelina karena ingin segera mempunyai anak yang sudah berumur setahun atau lebih, dan juga ingin mengembalikan Angelina yang ceria. Setelah lulus SMA, akhirnya Angelina diperbolehkan hidup sendiri di negara lain untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Beruntunglah, mereka juga dikaruniai seorang anak perempuan yang masih harus dijaga.
Oh ya, Angelina juga mempunyai seorang sahabat sejak masa SMP-nya. Namanya Elyas. Benar, Ia seorang lelaki. Saat pertama kali bertemu, mereka benar-benar cocok. Langsung akrab seperti telah mengenal baik satu sama lain. Mereka juga telah membuat janji agar tidak berpisah dengan satu sama lain sampai akhir. Tapi sepertinya... janji itu belum bisa ditepati Elyas sekarang...

SMA Kelas 12...

       Angelina sedang berjalan melewati taman dengan tumpukan buku-buku perpustakan yang dibawa kedua tangannya. Dengan susah payah Ia berusaha menyeimbangkan buku-buku itu agar tidak jatuh ke lumpur. Sambil berjalan, Ia memandangi taman sambil tersenyum, cuaca hari itu kebetulan memang sedanh cerah. Membuat hati Angelina puas melihatnya. Tapi apa yang dilihatnya sesaat membuatnya terkejut bukan main...

"E-Elyas...?!" -Angelina

   "...?!" -Elyas

       Elyas terkejut karena kedatangan Angelina yang tiba-tiba. Sedang berduaan dengan wakil ketua kelas, Sarah. Orang-orang di sekitarnya memandangi Elyas dan Sarah dengan penasaran. Mereka sempat mengira Elyas sedang berpacaran dengan Angelina, tapi mengapa Elyas malah berduaan dengan Sarah di taman...?

"Ma-Maaf ya Na... kalau aku terkesan merebut mantanmu..." -Sarah

Angelina terkejut lagi, mengapa Sarah bilang "mantanmu" ? Apakah Elyas... berbohong padanya...?

"It hurts... but try to keep smiling Lina... k-keep yo-your smile..."

Angelina menghembuskan nafas berat namun halus, lalu tersenyum kearah mereka.

"Aku tak apa. Tolong lanjutkan, jangan khawatirkan keberadaanku." -Angelina

Angelina tersenyum kemudian berjalan secepat mungkin menuju kelas. Sarah yang merasa tak enak kemudian mendorong Elyas.

"Maksud dari perkataannya tadi... kau benar-benar tak berbohong padaku kan... Elyas?" -Sarah

   "... a-aku tak tahu..." -Elyas

Sarah terkejut, lalu berdiri dan menjauh dari hadapan Elyas. Elyas tertunduk.

"How could you... do this to us?! YOU LIAR!" -Sarah

Sarah meneteskan air mata. Rasa bersalahnya seperti mencapai puncak bumi. Ia ingin menangis, tapi Ia tak mau menangis di hadapan orang-orang. Ia memang menyukai Elyas, tapi karena rumor bahwa Elyas berpacaran dengan Angelina, Ia memutuskan untuk move on dan lebih fokus ke pendidikannya. Tapi... ternyata Ia dihasut oleh tipu daya Elyas... Ia tak sengaja menimbulkan masalah di antara Elyas dan Angelina. Ia pun berniat untuk mengejar Angelina dan meminta maaf padanya.

She Is Angel(ina)✔Histórias para pegar e não largar. Descubra agora