Happy Reading~
"Apa kabarmu malam ini, my dear?" ujar Mr. Darcy setelah mendudukan diri di hadapan Elizabeth.
"Very well" jawab Elizabeth menatap dan memegang tangan Mr. Darcy
"Aku harap kau tidak memanggilku 'my dear'," Elizabeth mengakhirinya dengan menunduk.
"Why?" Balas Mr. Darcy masih menatapnya.
Elizabeth kembali memandang Mr. Darcy,
"Karena itu selalu ayahku sebut jika memanggil ibuku ketika bertemu dengannya,"
"Apa panggilan mesra yang boleh ku sebut?"
"Well, biar ku pikirkan"
"Lizzie untuk setiap hari,"
"My Pearl, untuk hari minggu,"
"Dan 'Goddess' hanya pada saat-saat istimewa" Elizabeth mengakhir dengan senyum lebarnya.
Mr. Darcy mengeluarkan helaan nafas dan mengangguk singkat,
"Dan aku harus memanggilmu apa ketika aku berbicara denganmu,"
"Mrs. Darcy?" Mr. Darcy bertanya pelan, tenang dan lembut.
"No, no. Kau hanya boleh memanggilku Mrs. Darcy, ketika dirimu sepenuhnya sempurna dan memancarkan kebahagiaan." keduanya masih saling memandang dengan melemparkan senyuman kebahagiaan satu sama lain.
"Dan bagaimana kabar malam mu ini, Mrs. Darcy," menangkup pipi kiri Elizabeth dengan tangan kanannya dan mengecup lembut dahi Elizabeth.
"Mrs. Darcy" mengecup lembut pipi kiri Elizabeth
"Mrs. Dracy" mengecup pucuk hidung Elizabeth
"Mrs. Darcy" mengecup kembali pipi kanan Elizabeth.
"Mrs. Darcy" kemudian bibir keduanya bertemu lembut dan manis.
•°•
Pautan keduanya terputus akibat kebutuhan udara masing-masing.
"Bagaimana aku bisa lebih menyempurnakanmu dan kebahagiaanmu, Mr. Darcy?" Elizabeth melontarkan senyuman merekah diwajahnya.
"Kamu mengetahuinya, Mrs. Darcy" Mr. Darcy bangkit dari duduknya dan mengulurkan tangannya untuk membantu Elizabeth berdiri.
"Bisakah menuntunku kesana Mr. Darcy?" Elizabeth memegang tangan Mr. Darcy dengan senyum cengiran khasnya.
"Dengan senang hati Mrs. Darcy," seketika Mr. Darcy mengangkat Elizabeth dengan Bridal style, refleks kedua tangan Elizabeth mengalung di leher Mr. Darcy.
Mr. Darcy membawa dirinya dan Elizabeth kedalam rumah tanpa melepaskan senyuman keduanya dan ditemani Elizabeth yang menatap wajah tampan Mr. Darcy.
"I love you," bisik Elizabeth sambil memegang sisi rahang Mr. Darcy dan mengelus lembut di sana.
Mr. Darcy membalas dengan ciuman lembut pada Elizabeth.
"Bagaimana cara aku memanggilmu setiap harinya Mr. Darcy?"
"Seperti ini-" Mr. Darcy kembali mencium bibir Elizabeth.
"Mr. Darcy, itu panggilan setiap hari untukmu dipagi hari" Elizabeth tertawa pelan setelah ciumannya terlepas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pride and Prejudice
Fanfiction"Apa kabarmu malam ini, my dear?" ujar Mr. Darcy setelah mendudukan diri di hadapan Elizabeth. "Very well" jawab Elizabeth menatap Mr. Darcy "Aku harap kau tidak memanggilku 'my dear'," Pride and Prejudice © Jane Austen ...
