01

32 3 0
                                        

Assalamualaikum....

perkenalkan nama aku Aliqa ophelia blossom, umurku 19 tahun sekarang aku sedang kuliah di salah universitas terkenal di kota ku ya universitas Islam, selain kuliah aku juga memiliki kerja sampingan menjual berbagai macam kue dan cookies.

Sekarang aku memasuki semester 2 di kuliah, banyak yg bilang aku itu cantik,anggun,manis tapi menurutku aku biasa saja seperti orang pada umumnya.

Ok aku memiliki 4 kakak laki-laki

Kakak pertama namanya khannet ophelia blossom seorang CEO muda di kotaku.

Kakak keduaku Leonardo ophelia blossom seorang dosen di universitasku, tapi tidak ada orang yg tau aku adik dari bang leo karena aku ingin merahasianya.

Kakak kedua dan keempat itu kembar namanya Kevin ophelia blossom dan kevano ophelia blossom jarak kami tidak jauh hanya 2 tahun, bang Kevin dan bang kevan sekarang sedang mengurus semester akhir berarti sedang sekripsi.

***

04.00

Suara azan memanggilku untuk sholat subuh, aku pun bangun dari kasur kesayangan ku untuk melaksanakan sholat.

Setelah sholat aku langsung mandi dan bersiap-siap membantu bunda untuk membuat sarapan dan membuat beberapa pesanan sarapan dari sahabatku.

Ya itu juga pekerjaan sampinganku menerima pesanan  orang yang inginku buatkan sarapan, entah kenapa banyak yang bilang masakan ku sangat menggiurkan.

06.30

Kini keluargaku sudah berkumpul di meja makan, pagi-pagi begini sudah di suguhkan adegan yang romantis bunda yang melayani ayah menanyakan digin makan apa dan lain-lain.

"Bang neth emag Abang enggak mau kayak ayah yang selalu di layani bunda?" goda ku ke Abang khannet.

"Belom waktunya sayang" ucapnya sambil melihatku.

"Abang leo juga gak mau?" tawarku ke Abang keduaku.

"Belom ada yang pas aja" heleh jawaban itu terus yang pasti di lontarkan.

"Iqa Jagan goda abang-abangmu!" ucap ayah.

"Tapi kan memang usia mereka sudah seharusnya menikah" belaku.

"Iya juga yah" ucap bunda mendukung ucapanku barusan.

"Tu bunda aja setuju"

Seketika meja makan menjadi sunyi, memang ada yang salah dengan ucapanku? Ah sudahupakan.

Sekarang waktunya aku ke universitas karena hari ini aku ada jadwal pagi kuliah pak Warto aku pun pamit untuk pergi kuliah ke orang tua dan abang2ku.

"Iqa berangkat dulu ya, assalamualaikum.." ucapku sambil berjalan dari tangga.

"Sini Abang anter" tawar bang khannet.

"Gak usah bang iqa bisa sendiri" ucapku sambil Salim ke ayah,bunda dan abang2ku.

"Sampai kapan kamu mau berangkat kuliah sendiri?" tanya bang leo.

"Iqa pingin belajar mandiri bang" ucapku berjalan menuju teras rumah.

"Hati-hati dijalan" ucap bunda dan ayahku bersama.




Sambil menunggu bis datang aku membuka tas dan mencari Al Qur'an kecil yang selalu aku bawa, setelah menemukan Al Qur'an ku akupun membuka bagian surat yang sedang ku hafal, surat Ar- Rahman, surat yang menjadi surat favoritku sekarang.

Sudah 10 menit aku membaca Al Qur'an akhirnya bis yang akan aku tumpangi datang juga, dengan secepat mungkin aku mencari tempat favoritku di barisan paling belakang dekat degan jendela, setelah mendapatkan tempat menurutku strategis aku pun mengeluarkan hp dan airpone, dan aku membuka aplikasi YouTube dan mencari di daftar downloads tentang kajian ust Kholid yang barusan aku downloads  dan mendengarkannya sambil menunggu perjalanan ke kuliah.

Selama perjalanan aku melihat banyak mobil dan montor yang berlalu-lalang, dan juga aku melihat banyaknya gedung-gedung tinggi.

15 menit berlalu..

Kini aku sudah dikelas tinggal menunggu pak Warto datang, sekitar 10 menit aku dan teman menunggu pak warto akhirnya aku putuskan untuk menelfon pak warto.

Pak Warto..

"Assalamualaikum pak" salamku ke pak Warto.

"Waalaikumsalam" balasnya.

"Ini kelas kapan dimulai  pak?" tanyaku.

"Oh hari ini dan beberapa bulan ke depan saya sedang di luar kota untuk mengajar di universitas *** nanti ada anak dari pak Adit (pemilik universitas) yang akan menggantikan saya." jawabnya panjang lebar.

"Oh iya pak terimakasih informasinya assalamualaikum" ucapku.

"Iya waalaikumsalam"

Tut..tut..

"Gimana kata pak Warto?" tanya temanku.

"Pak Warto hari ini dan beberapa bulan ke depan bakalan ngajar di universitas *** jadi yang ganti anaknya pak Adit." ucapku menjelaskan.

"Yah, gak papa deh katanya anaknya pak Adit ganteng kita kan bisa cuci mata." jawab Ayana sahabatku.

"Haha astagfirullah" kekeh ku.

"Ye gak papa tau kita kan jadi semangat kuliahnya" lanjut Ayana.

"Iya terserah kamu deh" jawabku apa adanya.

Tuk tuk

Aku mendegar Bunyi sepatu  yang mengarah ke kelasku dan sekarang bunyi itu semakin mendekat.

"Assalamualaikum" ucap seseorang sambil membuka pintu.

Jagan lupa vote ya...


ASDOSWhere stories live. Discover now