Gadis itu mencoba mengatakan sesuatu kepadaku, namun ia malu mengatakannya. Aku penasaran apa yang dikatakannya. Akhirnya aku mencoba bertanya kepadanya.
"Ayo katakan saja, aku tidak akan keberatan. Apa yang ingin kamu katakan?"
Tiba tiba gadis itu tersenyum malu, lalu ia menutup mulutnya dan kedua pipinya merah.
"Se...sebernarnya aku su...suka kepadamu. Aku ingin menikah denganmu. Apa kamu mau menikah denganku?"
Pipi gadis itu semakin merah setelah ia mengatakannya membuat ia semakin cantik saja. Meskipun aku juga menyukainya aku memutuskan untuk menjadikannnya sebagai tunanganku karena aku belum siap dan aku masih memiliki enam tunangan.
"Maaf aku belum siap untuk itu,tapi aku akan jadi tunanganku. Apa kamu tidak keberatan?"
"Aku nggak keberatan kok, tapi..."
Tiba tiba pipinya lebih merah dari biasanya, ia tersenyum malu, ia mencoba mengatakan sesuatu kepadaku,namun ia malu mengatakannya. Akhirnya ia memberanikan diri untuk mengatakannya.
"Aku ingin menciummu."
Mendengar ucapannya, entah kenapa rasanya wajahku mulai merah. Aku tidak menyangka jika dia ingin menciumku. Rasanya aku ingin terbang kelangit. Kemudian aku mendekatkan bibirku kepadanya. Jantungku berdetak lebih kencang ketika bibirku semakin dekat dengannya. Tanpa kusadari tiba tiba wajah gadis itu berubah menjadi wajah kakakku dan berteriak kepadaku.
"BANGUN DIK! SUDAH JAM BERAPA NIH!?NANTI KAMU TERLAMBAT! AYO BANGUN DIK! BANGUN!"
Mendengar teriakannya akupun terbangun dari mimpi indahku, padahal tinggal sedikit lagi. Aku mendengus kesal karena teriakkannya.
Kemudian kakakku pergi dan membanting pintunya. Aku masih ngantuk dan ingin tidur lagi,namun aku tidak mau diteriakin kakakku lagi, karena teriakkannya membuat gendang telingaku menjadi pecah. Dengan malas aku segera menuju kamar mandi.
Setelah mandi dan memakai seragamku, aku menuju ruang makan lalu sarapan.
Setelah sarapan kami pamit kepada orangtua kami dan berangkat ke sekolah.
Sepanjang perjalanan aku berjalan layaknya zombie. Jika seandainya aku tidak menonton anime tadi malam,aku tidak akan mengantuk seperti ini.
Tiba tiba kakakku memanggilku dan berlari dengan kencang.
"Adik, ayo cepat! Kita sudah terlambat,ini semua salahmu."
Aku baru ingat bahwa pelajaran pertama adalah pelajaran fisika dan yang mengajar adalah Yuki sensei, jika aku terlambat masuk kelas,maka aku akan dihukum.Yuki sensei dikenal sebagai guru paling galak disekolah kami, terkadang dia menggunakan rotan jika kami berbuat salah. Namun itu tidak boleh terjadi, aku harus cepat sebelum terlambat.
Kami sudah sampai di sekolah,untungnya kami sampai sebelum pagar di tutup, namun ini belum berakhir, kami berlari secepat mungkin menuju kelas kami masing masing sebelum pelajaran dimulai, tidak peduli apa yang ada di depan kami.
Aku sudah sampai di kelasku, untung saja aku memasuki kelas terlebih dahulu sebelum Yuki sensei memasuki kelas.
Ketua kelas kami berdiri dan membungkukkan badannya, kemudian mengucapkan salam, lalu diikuti seluruh murid yang hadir di kelas ini.
"Berdiri! Ucapkan salam!"
"Selamat pagi Yuki sensei." ucap kami dengan serempak.
BINABASA MO ANG
Sleep In Class
Short StorySuatu hari Ayumu tidur pada jam fisika dan bermimpi masuk isekai Start: 15 Juli 2020 End: 27 Juli 2020
