Hello, my name is Aliceter Elisa. You Can call me Elisa. How are you today?
Aku bahkan merasa lidahku hampir tergigit saat mengucapkan bahasa Alien itu. Jangan kira dengan namaku yang seperti bule lantas lidahku ini juga mahir berbahasa Inggris. NOPE !
Bahkan saat masih sekolah nilai bahasa Inggris ku tidak jauh dari angka 4 dan 5. Sungguh menyediakan.
Bukannya ingin menolak peradaban, hanya saja aku lebih tertarik mempelajari bahasa asing seperti, Korea dan Jepang. Bukan bahasa Inggris !
Namun semua berubah ketika aku mendapatkan seorang kekasih berkewarganegaraan Korea. Wah senang bukan main mengingat diriku si Kpopers garis keras ini.
Jeon Jungkook, nama kekasihku. Ciri-ciri jasmani, tubuh tegap tinggi dengan patahan wajah yang nyaris sempurna, aku katakan nyaris sempurna karena memang kesempurnaan yang mutlak itu hanya milik Tuhan semata.
Sepertinya Tuhan sedang bahagia ketika menciptakan makhluk serupa kelinci itu.
Bagaimana mungkin seseorang bisa terlihat tampan dan imut secara bersamaan.
Memikirkan sekarang aku adalah pemilik lain dari segumpal ketampanan itu pun terasa seperti mimpi.
Yakkk Jeon Jungkook itu kekasihku.
Kalian pasti tidak asing dengan kata bucin bukan? Mungkin hal itu yang sedang aku rasakan.
Bucin dengan seorang Jeon Jungkook itu rasanya...
Menyebalkan ternyata !
Bayangkan pria yang sering kusapa Koo itu memintaku untuk kembali belajar bahasa Inggris. Dia bilang geli setiap mendengar diriku bernyanyi lagu bahasa Inggris dengan lirik yang ku ucap serampangan.
Sebenernya itu hanya setengah alasan. Koo ingin melihat diriku tidak bermalas-malasan terus di rumah.
Akhirnya berakhir lah aku disini, di ruang tengah dengan guru privat bahasa Inggris yang siap mengajariku dari nol. Mulai dari memperkenalkan diri, menghafal beberapa kosakata yang terasa kelu di lidahku.
Tidak terasa sudah hampir dua Minggu aku mengikuti les privat ini. Cukup menyenangkan karena guru yang Jungkook sewa untuk mengajariku adalah temannya sendiri, yaitu Kim Namjoon.
Jungkook hanya beberapa kali menemaniku saat belajar. Selebihnya dia memilih pergi dengan seribu satu kesibukannya. Ugh menyebalkan, untuk saja kau tampan Koo. Jadi seperti apapun dirimu aku pasti tidak mungkin berpaling.
"Jadi Elisa, apa yang membuat Jungkook menyuruhku untuk mengajarimu bahasa Inggris?" Tanya Namjoon Oppa disela-sela kegiatan mengajariku.
"Jungkook Oppa bilang aku payah sekali dalam berbahasa Inggris, meski kenyataannya memang begitu." Ucapku dengan menampakkan muka yang lesu.
Namjoon Oppa terkekeh geli mendengar jawabanku. Tangannya terulur mengacak-acak rambutku.
"Tidak apa-apa Elisa, tenang saja. Aku akan menjadikanmu mahir berbahasa Inggris" Namjoon Oppa menghiburku
"Apa bisa aku berbahasa Inggris semahir Namjoon Oppa? Oppa itu keren sekali tau setiap berbicara mengunakan bahasa Inggris. 100x lebih bersinar, Jungkook Oppa saja kalah" pujiku jujur
"Jangan memuji secara berlebihan seperti itu Lis, jika Jungkook dengar dia bisa cemburu". Senyum masih tak luntur dari bibir Namjoon Oppa, menampakan dua lesung pipi yang menjadikannya terlihat manis.
"Biarkan saja ! Elisa sangat kesal dengan keputusan sepihaknya menyuruhku belajar bahasa Alien ini !" Sungguh aku kesal sekali samapi mengerucutkan bibirku.
"Hey kenapa kau selalu menyebut bahasa Inggris dengan bahasa Alien sih?" Tanya Namjoon Oppa
"Aku hanya mengikuti Taehyung Oppa, Tae Oppa juga tidak menyukai bahasa Inggris. Dia bilang bahasa Inggris itu hanya untuk para Alien". Kataku begitu polos, sambil mengingat perkataan Tae Oppa saat beberapa minggu yang lalu berkunjung ke rumah. Ah aku jadi merindukan tingkah konyolnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
LACHIMOLALA
Fiksi PenggemarIni hanya jalan dimana aku ingin mewujudkan mimpi beruap khayalan menjadi nyata dalam sebuah bentuk tulisan. Jangan salahkan aku jangan sudutkan aku untuk segalanya yang terjadi. Jangan melihat seolah-olah aku yang paling bersalah. Aku ini hanya man...
