PLAAKK!!
Tamparan telak itu berhasil mendarat di pipi mulus seorang cowok jangkung dengan penampilan badboynya.
"Kamu mau sampai kapan begini terus Braga?! Kamu satu-satunya pewaris Dirgantara Group Kamu tau itu kan?!" Seorang cowok yang bernama Braga itu hanya menghembuskan nafas kasar dan memasang wajah datarnya, membuat laki-laki di hadapannya menahan amarah yang hampir meledak itu jika tak ada sepasang tangan lentik yang membelai halus punggungnya.
"Papa udah...kasian kan bang Aga juga udah mau berangkat sekolah, nanti kesiangan dia" ucap mama Lina, (mama Braga) dengan lembut membuat Aryo Dirgantara,( ayah Braga) menghela napas panjang lalu berkata
"Ga bisa mah...Braga kemaren habis tawuran, dia sering ga masuk sekolah, namanya masuk di buku hitam sekolah milik papa sendiri mah...kalo bukan karena Braga anak papa, mana mungkin dia masih ada di sekolah itu..?"ucap Aryo setenang mungkin didepan isteri pertamanya. Ya isteri pertama karenaa...
"Iya mas..bener kata mba Lina, kan Braga bisa di tegur dengan cara yang baik-baik nanti" ucap Rasti(isteri muda Aryo)
Cihhh!!
Braga terkekeh mendengar penuturan perempuan cantik dihadapannya yang baru saja mengikuti Lina mengelus punggung Aryo.
Melihat respon mengejek Braga pada Rasti, membuat Aryo naik pitam
"Begini anak yang ga tau di bela!!
Dasar anak kurangajar! Anak gak tau-.."belum sempat Aryo menyelesaikan ucapannya, Lina kembali berbicara
"Bang Aga...sana kamu berangkat dulu, nanti telat...papah kita maduk yuk..mamah buatin teh anget,,ayo Rasti sekalian" ucap Lina menyejukkan bak aliran air di tengang padang savana.
"Makadih mah..Aga berangkat assalamuaalaikum.." pamit Braga menyalami tangan Lina tanpa menoleh ke arah Aryo, dan mengabaikan tangan Rasti yang kini madih menggantung menyalami angin. Melihat hal demikian, membuat Lina merasa sangat iba. Ia mengisyaratkan kepada suaminya untuk beranjak terlebih dahulu yang dijawab anggukan oleh Aryo --mengerti bahwa hal tersebut masalah perempuan--. Sedangkan Lina mengelus lengan Rasti dan berkata
"Sabar...Braga hanya belum terbiasa"
Ucapnya lembut yang fijawab gelengan pelan dari Rasti dan kefua bahu yang mulai bergetar
"Hiks..ngga bisa mba..Braga ngga akan nerima aku..."ucap Rasti ditengah isaknya. Lina menggeleng mantap dan berkata
"Ssst ngga boleh ngomong gitu..Braga hanya belum tau kebenarannya, dia..."
"Udah enam bulan mba...sikapnya selalu seperti itu sama aku, aku selalu sayang sama dia kaya anak aku sendiri,, tapi dia selalu anggap aku ngga ada..gimana kalo mba sebentar lagi -"
"Diam ras. Jangan bahas itu. Lambat laun pasti Braga mengerti.."ucap Aryo yang sebenarnya tak benar-benar pergi dari ruang tamu dan mendengar semua percakapan kedua isterinya.
Dia tidak siap. Dan bahkan tidak akan pernah siap menghadapi sebuah keadaan pahit nantinya. Dan lagi....
Apakah Braga akan siap nantinya?
*****Tbc....
Bincang author dulu yaaaa😁😁😁
Gmna nih prolognya readers??
Emmmm datar ya?? Belum ada spoiler nya?? Yaaa gitu emanggg
Gak langsung mainstrem kya MY GIRL ya??!
Eh...jadi kangen VanoNaya..😄😄😄 hehehe
Okok lanjut...
Ya pkoknya jan stuck di prolog ya bacanya...nanti pasti ada kejutan dari author kok
'ah yang bener thor...'🤔
Lahh...ngeyel si dia....makanya lanjut baca aja dan doain supaya author ini bisa update sedering mungkin karena yahhh A SECRET sama MY GIRL kan aku barengin jadwal updatenya....hehe
Pkoknya just always follow lah yaa...and semoga suka sama tulisanan aku
Salam manis dari author ;3
YOU ARE READING
A Secret
RomanceHarusnya aku tahu dan gak keras kepala dari awal. Mana mungkin sih seorang "Braga Dirgantara" suka sama cewek cupu kaya aku. Berkisah tentang duka, lara, dan juga tawa tentang seorang gadis cupu dan lugu yang memiliki paras cantik dan dipertemuk...
