Plans to run away?

94 12 4
                                        

Vote and Comment My First Work:')


Disebuah kerajaan terdapat ketiga orang putri yang berparas sangat cantik, mereka bertiga adalah

Lalisa Marvelva, Minari Verbrikas dan Chaeyoung Verbrikas atau bisa dipanggil Cherry. Mereka bertiga adalah sahabat dari kecil, Lalisa dan Mina seumuran sedangkan Chaeyoung lebih muda dua tahun dari mereka berdua.

Lalisa adalah anak tunggal dari Kerajaan Marvelva sedangkan Mina dan Chaeyoung mereka bersaudara. Mereka bertiga selalu bersama dimanapun dan kapanpun.

Saat ini mereka bertiga sedang berada di Kerajaan Marvelva, Putri Lalisa memang tidak terlalu diperbolehkan untuk keluar dari Istana ini.

Dia hanya diperbolehkan keluar jika ada beberapa pengawal yang menjaganya. Maka dari itu mereka bertiga selalu berkumpul di Istana Marvelva lebih tepatnya lagi didalam kamar putri Lalisa.

"Lisa kita keluar istana yuk" ajak Chaeyoung yang merasa bosan berada didalam istana terus menerus.

"Tapi aku tidak diperbolehkan keluar Chaeng" wajah Lisa kini lesu mengingat dari perkataan Ibundanya,

"ingat sayang, kau tidak boleh keluar karena diluar istana  karena sangat berbahaya!, jika ingin keluar pergilah bersama beberapa pengawal." Itulah ucapan Ibundanya yang masih terngiang di otaknya.

"Lisa tidak diperbolehkan keluar Chaeng, kau harus ingat itu. Dan juga dia adalah anak tunggal semestinya dia memang tidak diperbolehkan keluar." Mina kini bersuara setelah mendengar percakapan antar Lisa dan Chaeyoung ini.

"Huhh, aku ingin keluar bersama kalian bersama" kali ini Chaeyoung yang menampakan wajah lesunya.

"Aku punya ide!, bagaimana jika kita kabur dari istana" Lisa tersenyum kepada Mina dan Chaeyoung.

"Tapikan, jika kita ketahuan kabur dari istana, kita tidak akan diperbolehkan untuk berkumpul lagi seperti ini" Mina menasehati sahabatnya dan adiknya itu dan sekaligus memberitahu akibat dari ide Lisa ini.

"Tapi, aku setuju dengan apa yang Lisa bilang. Kenapa tidak kabur saja dan jika kita ketahuan ya kita kabur lagi." Chaeyoung kini tersenyum dan melakukan high five dengan Lisa.

"Kabur?, itu hanya akan memperburuk keadaan Chaeng " Mina kembali memberitahu akibat dari perbuatan yang akan dilakukannya tersebut.

"Kan kita memang ingin kabur" ucap Chaeyoung dibalas anggukan oleh Lisa.

"Ayolah Minari Verbrikas, kita tidak akan ketahuan jika kita pulang dengan cepat" Lisa kini memperlihatkan puppy eyes nya keoada Mina dan diikuti oleh Chaeyoung.

"Ahh, baiklah kita akan mencoba kabur tapi tidak sekarang!, besok saja! Sekalian kita akan merencanakan bagaimana caranya kita kabur dari istana ini." Ucap Mina kepada sahabatnya ini.

"Baiklah" Ucap Lisa dan Chaeyoung serempak.

———

Kebesokan harinya Lisa, Mina dan Chaeyoung sudah berkumpul didalam kamar Lisa. Mereka kali ini sedang merencanakan sesuatu untuk mencoba melarikan diri.

"Jadi bagaimana rencana yang aku buat" Mina seperti cemas mengenai rencana yang dibuat oleh Chaeyoung tersebut.

"Jika kita keluar mengalihkan perhatian pengawal yang ada diluar kita bisa tertangkap karena mencoba membawa lari putri" Mina memberitahukan tentang apa akibatnya jika mereka melakukan rencana Chaeyoung.

"Tapi jika kita melakukan cara lainnya kita juga dapat hukuman. Apapun cara kita untuk kabur akan sama saja dengan membawa kabur Lisa." Jawab Chaeyoung kepada ucapan Mina.

"Benar apa yang dikatakan Cherry, Min. Apapun yang kita lakukan akan sama saja karena tujuan kita adalah membawa ku keluar dari istana ini walaupun hanya sebentar" Lisa berdiri dan menatap keluar jendela.

"Bagaimana aku bisa keluar dari Istana ini tanpa dibuntuti olrh pengawal" lirih Lisa membuat Mina dan Chaeyoung menjadi Sedih.

"Ahh, aku tidak tahu harus melakukan apa" Chaeyoung menghembuskan nafasnya dengan kasar. Chaeyoung menghampiri Lisa yang sedang melihat pemandangan dari dalam jendela.

"Bersabarlah Lisa, kita akan berusaha agar kau bisa melihat alam yang indah ini tanpa dibuntuti pengawal" Chaeyoung mengulaskan senyumnya kepada Lisa sehingga menampakan dimple nya yang sangat manis.

"Terima kasih Chae" Lisa membalas senyum Chaeyoung. "Kita akan berusaha keluar Cuwwi" ucap Mina dengan mengusap punggung Lisa.

———

Malampun tiba dan Lisa, Chaeyoung maupun Mina masih tidak mendapatkan solusi agar bisa keluar dari Istana ini.

"Kami pulang dulu ya, soalnya aku sudah dijemput oleh pengawal" Mina kini memeluk Lisa dan memberinya semangat.

"Kami pulang dulu, aku akan berusaha agar kita bisa keluar dari istana" tutur Chaeyoung dengan tersenyum kearah Lisa.

"Makasih"

Akhirnya Mina dan Chaeyoung pulang ke kerajaannya. Dan kini tinggallah Lisa sendirian didalam kamarnya sendirian.

Lisa termenung didalam kamarnya sembari melihat kearah luar jendelanya, "Aku ingin bebas" kemudian Lisa menutup gorden jendela kamarnya dan berbaring di atas tempat tidurnya.

"Jika sekarang tidak ada Mina dan Chaeyoung mungkin aku tidak akan seperti ini sekarang" Tutur Lisa sembari mencoba untuk tidur, dan akhirnya iapun terlelap menuju ke alam mimpi.

———

"Jungkook Carlosta" panggil seseorang pangeran yang memiliki tubuh yang mungil, mungkin tingginya hanya 175 cm.

"Ada apa?" Jawab seorang pangeran yang diketahui namanya adalah Jungkook itu.

"Besok pergi ke hutan yuk" ajak pemuda yang memiliki tubuh mungil tersebut. "Siapa saja yang akan ikut" tanya pangeran Jungkook kepada pemuda tersebut.

"Pangeran Namjoon Aquestria akan ikut dengan kita" pemuda tersebut berjalan beriringan dengan Pangeran Jungkook.

"Apa kau yakin Pangeran Namjoon akan mau Jimin Alexander" tanya Jungkook kepada Pangeran yang bernama Jimin Alexander tersebut.

"Aku yakin seratus persen"

"Baiklah mari kita Ke Kerajaan Aquestria untuk bertanya kepadanya." ajak Jungkook kepada Jimin dengan Semangat.

———

Votment

Aku berpikir keras hanya untuk mencari nama kerajaannya. Jadi aku mohon Di Vote dan Comment ya Friend. Kalau bisa Di Follow juga account aku.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 20, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

♪Love Between Border's♪ LizkookStories to obsess over. Discover now