Warn-!! Banyak typo jadi di maklumi yak-!
Perkenalkan, nama ku sinar, aku adalah gadis dari desa yg merantau ke kota untuk mencari pekerjaan. Aku bekerja sebagai seorg karyawan kafe. . . saat itu, sabtu malam aku keluar untuk mencari hiburan bersama temanku kami masuk ke sebuah bar yg cukup yaah.. Bisa dikatakan wah luar biasa.. Teman ku ini punya koneksi yah dia terbiasa datang ke sebuah club seprti ini, aku hanya masuk dan menikmati minuman yg ada.. Yg ku minum tentunya bukan sebuah alkohol.. Hanya jus lemon. Banyak org yg berdatangan, berdansa, mabuk, berjudi.. Oh tuhan seharusnya aku tak pernah masuk kesini batinku, teman ku sudah menghilang jujur.. Aku merasa agak takut... Pasalnya bnyk sekali org-org yg menatap ku... Padahal tak ada yg aneh dgn ku.. Hanya kemeja putih dan rok selutut itu saja, dan yg paling parah.. Laki-laki berambut pirang dgn sorot mata elangnya diujung sana.. Terus menatap ku dgn pandangan yg sulit diartikan, aku gugup.. Bahkn untuk menelan ludah saja sulit. Tak lama ada seorg pelayan yg menghampiri ku.. Meminta ku untuk mengikutinya yah.. Bagiku yg org baru yg sendirian...dan tmn ku pun sudh hilg entah kmn.. Akhirnya aku ikut dgn pelayan itu.. Yg ternyata tujuannya adalah ke meja tempat lelaki berambut pirang itu, "Oh Lord aku ingin lari"- batin ku menjerit, lelaki itu melirik ku dgn sorot matanya yg tajam dan tak bergeming. Saat dia mengangkat kepalanya dan seolah memberi isyarat.. Tiba-tiba saja dua lelaki bertangan kekar menahan ku. Aku ingin berontak tapi tak bisa, berteriak seolah tak ada yg mendengarka.. Knpa? Apa yg terjadi.. Siapa dia? Knp aku? Aku terus brusaha lepas aku tak tau apa yg akan terjadi selanjutnya. . . tiba" ada satu lelaki dgn tubuh kekar membawa teman ku yg tampak kusut seperti telah menangis dan dipukul?! Ada apa ini?! Akhirnya aku membranikan diri untuk bertanya walau terbata
"A.. Apa mau mu?!"
Dia tersenyum, senyumnya lebih seperti seringai yg licik-!
"Kau... Ikutlah dgn ku"
Setelah kata itu terucap aku bnr-bnr lemas, seakan ini lah akhir dunia ku.. Ap yg akan terjadi setelah ini. . . tuhan.. Tolong aku..
Aku berharap ada seorg kesatria yg menolong ku agr lepas dari lelaki ini.. Tapi sepertinya itu hanya ada pada dongeng belaka. Aku trus berusaha berontak tp tetap saja tidak bisa,
"Berhenti lah melakukan hal yg sia-sia" ucap lelaki berambut pirang itu sambil memegang gelas wine'a, satu hal yg baru kusadari.. Mata laki-laki itu brwarna coklat kemerahn.. Bnr-bnr mata yg indah dan tajam. Aku tersadar saat mendengar teriakan teman ku, dia menangis tapi knp?
"Sin, sinar-!" triak tmn ku.. Aku bnr-bnr bingung ada apa ini.. Knp tmn ku itu?
"Kau mau teman mu itu bebas?" ucap lelaki rambut pirang itu aku mengernyitkn dahiku tak paham.
"Knp? Ap salahnya pada mu hingga kau berlaku seperti itu padanya?" tanyaku
"hmm tak ada, dia hnya umpan" jwab lelaki itu seadanya
"Umpan?"
"Ya, dia akn tersiksa bila kau tak menurut" lelaki itu brujar sambil tersenyum licik lagi
"Apa mau mu? Lepskn kami-!" teriak ku
"Tentu.. Kau ikut aku dan dia lepas" jwbnya tak peduli
"Baik. . . tpi tepati janji mu" suara ku sudah mulai gmetaran, laki-laki itu tersenyum puas dan mengangguk, lantas saja 2 lelaki yg menahan ku dari tadi menyeret ku entah kemna, mereka menutup mata ku dgn seutas kain.. Yg kurasakn aku dibawa menaiki mobil dan sepertinya menuju ke sebuah tempat yg cukup jauh. Saat sudah sampai.. Mreka membawaku kesebuah ruangan dan meninggalkan ku disana mataku masih tertutup dan tak bisa melihat apapun, lalu aku merasakn seseorg mengelus rambut ku, deru nafas yg kurasakan dari leher hingga dada. Selanjutnya aku mendengar sebuah suara bariton yg bnr-bnr sensual "Teman mu sudah aman jadi selanjutnya adalah bayaran atas itu, jagn melawan maka tmn mu akn tetap aman" suara itu terdengar seperti perintah yg tidak boleh dilanggar. Seper sekian detik aku sudah tak menggugakn sehelai benangpun.. Mata ku msh tertutup, tubuh ku gemetaran dan berkeringat lelaki itu terus bermain dgn lihai.. Saat ikat di kpla ku dilepas, aku melihat pahatan tuhan yg maha sempurna jika dilihat dari dekat lelaki berambut pirang itu sangat tampan-! Aku mengakui ketampananya.. Tak berselang lama aku tersadar dari lamunanku mengagumi ketampananya.. Kini rasa kagum itu berubah jadi rasa cemas, aku merasa dunia ku telah berakhir saat lelaki itu mengambil mahkota ku sebagai seorg wanita ya ini lah akhir ku, tetapi percayakah kalian bila insiden ini sebenarnya bukanlah akhir dari segalanya.. Pasalnya insiden ini adalah awal kebahagiaan ku, lelaki berambut pirang itu Razel Eliot kini menjadi suamiku, seorg bilioner muda yg tersohor dikalangan atas, dan karna insiden itu.. Aku juga memilik seorg putra dan putri yg tampan dan cantik.. Mereka sudah besar.. Aku tak menyangka kalau hari itu adalah hari dimana awal kebahagiaan ku dimulai. Suara ketukan sepatu terdengar dari pintu depan, dia datang.. Suami ku sudah pulang dari bekerja Ia berjalan mendekat sambil tersenyum dan berkata "Tak ingin memeluk ku sayg?" tentu saja aku berlari kecil untuk menghamprinya.. Saat akn menggapainya. . .
SRUUK- BRUUHGHH-!!
"Akhh sial" ucap ku sambil menggaruk kepalaku.. Ternyata itu hanya mimpi, mimpi yg bisa dikatakn sebgai mimpi indah, jujur aku tak rela mimpi itu berakhir rasanya benar-benar bahagia.. Aku berharap mimpi itu menjadi kenyatan(?) errrr.... Mksdku tidak semua, tolong hilangkan bagian itu(?) mksdku aku ingin menikah dan berkeluarga dgn lelaki seperti yg ada dalam mimpiku itu. Setelah mengumpulkan semua nyawa yg kubutuhkan akhirnya aku bangun dari lantai jujur pantatku masih terasa sakit akibat jatuh dari tempat tidur lantas aku membuka jendela dan tersenyum menatap langit pagi .. Aku percaya bahwa tuhan menyiapkan sebuah permainan hidup yg terbaik untuk semua ciptaanya, dan aku.. Akan menatikannya.
*TAMAT*
Maaf ceritanya jelek dan gaje ya gaes hehe
Silakan Beri Votmen gaes satu vote dari kalian sangat berhaga, dan komen dari kalian juga author terima dengan lapang dada avv 😀🙏
YOU ARE READING
RANDOM'CERPEN
RandomBerisikan kumpulan cerpen dengan alur yang berfariasi. TAP AJA KUY-!
