Flu?

93 14 8
                                        

Pagi bersinar dengan cerah seperti biasanya, sebuah keluarga harmonis di dalam sebuah rumah yang baru mereka beli.

"Pagi Ayah! Ibu! Leon!" ucapku sambil menuruni anak tangga karena kamarku berada di lantai satu

"Pagi Deon!" balas mereka bertiga kompak

Pagi ini tak senyaman pagi biasanya, ketika kami sedang sarapan ayah merasa tidak enak badan

"Uhuukk... Uhuukk... Hachimm," Ayah Terbatuk ayah dan terdengar seperti berdahak lalu bersin-bersin.

"Ayah kenapa? Ayah sakit?" tanya ibuku

"Enggak, cuman ngerasa gak enak badan" jawab ayahku

"Mmmmm, coba ibu cek," Tutur ibuku lalu menempelkan tangannya di kening ayah.

"Ayah demam sama flu kayanya deh. Ayah istirahat dulu di kamar ya?" Sambungnya ibuku setelah mengecek ayah.

Ayah pun mengangguk lalu pergi ke kamarnya.

Kami menyelesaikan sarapan kemudian Leon pergi ke kamarnya sementara aku membantu ibuku membereskan meja makan.

Setelah itu aku pergi ke kamarku untuk membaca buku sambil menonton televisi.

Tak lama setelah itu hari berganti menjadi siang.

"Arrgghhh... Arrggghh!" suara jeritan keras terdengar dari kamar ayah, sontak ibuku dan aku mendatangi kamarnya.

Ayahku terlihat sudah seperti sekarat dan ibu langsung panik

"Ayah! Ayah kenapa?" tanya ibuku namun tak dijawab oleh ayah. Ayahku terus menggeliat merasakan sakit yang amat luar biasa dan ibuku panik

"Deon! Cepat telepon ambulans!".suruh ibuku dan dengan cepat aku pergi ke tempat telepon

Aku sudah sampai dan akan menelpon ambulan, namun saat aku telepon malah terdengar suara ibu menjerit

Aku langsung membatalkan menelpon lalu bergegas ke kamar ayah

Saat aku sampai aku sangat kaget karena yang kulihat adalah ayah yang sedang menggigit pipi ibuku

Darah segar merembes dari pipi ibu sedangkan ibu tak berdaya di tangan ayah

"Ibu! Tidakk!" teriakku melihat apa yang terjadi

"D-Deon... B-bawa a-dikmu pergi dari s-ni" ucap ibu terbata-bata karena menahan sakit

Aku langsung pergi ke kamar Leon di lantai atas lalu masuk dan akan membawanya

"Leon! Ayo cepat kita keluar dari sini" ucapku panik dan menariknya keluar dari kamar

"Ada apa?" tanyanya sambil menahanku untuk menariknya

"Ayah sudah gila!" jawabku padanya dengan keras

Ia mengangguk namun sedikit bingun dan saat kami akan menuruni tangga ayah dan ibu sudah ada di sana dan akan naik

Sontak aku langsung masuk ke kamar lagi dengan Leon

"Kenapa? Kenapa ibu sama ayah mengeluarkan darah?" tanya Leon karena tadi saat kami melihat orang tua kami mereka mengeluarkan darah dari mulut mereka

"Mereka akan memakan kita!" kataku pada Leon sambil meringis mengingat ayah menggigit ibu tadi

Braak braakk braak

Pintu kamar sekarang di dobrak oleh ayah dan ibu dengan keras

Aku langsung mengganjal pintu itu dengan kursi lalu mencari sesuatu untuk keluar dari sini

"Kak Deon, aku takut" kata Leon sambil bersembunyi di belakangku

"Tidak usah takut Leon, aku akan melindungimu. Sekarang kita harus mencari sesuatu untuk pergi dari sini" ucapku menenangkan dan menyuruhnya mencari barang yang berguna untuk keluar dari kamar lantai atas sini

Aku dan Leon tak menemukan sesuatu yang berguna sampai pada akhirnya aku memikirkan sesuatu, aku ambil tali yang kugunakan untuk pramuka lalu aku ikatkan ujungnya pada kaki kasurku

"Leon! Kau turun dulu" kataku lalu ia mulai turun dari tali itu

"Apa ini aman?" tanya Leon yang hendak turun

"Tak tahu, tapi ini jalan satu-satunya untuk keluar dari sini" jawabku

Braak braak bruukk

Pintu itu kini sudah hancur jatuh ke lantai bersama kursi untuk mengganjal tadi

"Cepat Leon!" kataku karena mereka mulai mendekatiku

"Lebih cepat!" kataku lagi karena mereka semakin dekat dan semakin dekat hingga berjarak 5 langkah dariku

"Aku sudah selesai!" ucapnya dan dengan sigap aku langsung turun dengan cepat meninggalkan orang tuaku yang bisa dibilang kanibal di lantai atas

"Hampir saja" kataku lega

Kami lalu berlari meninggalkan rumah kami entah kemana hingga cukup jauh dan hari mulai menjelang malam

"Kak Deon, apa yang sudah terjadi?" tanya Leon

"Aku tak tau pasti apa yang terjadi, namun sepertinya mereka menjadi kanibal" jawabku

"Maksudmu seperti Zombie?"

"Ya, kira-kira seperti itu"

Kami pun mencari tempat untuk bermalam dan istirahat untuk menghilangkan rasa lelah

Lama sudah kami mencari sampai kami temukan sebuah rumah kecil yang sepertinya sudah lama ditinggalkan dan kami jadikan sebagai tempat bermalam kami

Kami masuk ke dalam dan menemukan banyak perabotan rusak namum masih ada yang utuh

Untung saja masih ada kamar yang bisa/layak kami gunakan. Setelah itu Leon tidur dan aku juga tidur di sebelahnya

*****

Ghhrraaaa ghhraaa

Aku terbangun dari tidurku karena mendengar suara geraman dari luar kamar

Aku cek lalu kubuka pintu dan ternyata ada seseorang sedang menggeram seperti harimau, orang itu berbalik dan menatap horor aku dari sana sedangkan aku mematung karena yang kulihat adalah ZOMBIE

InflueZombiesWhere stories live. Discover now