Seorang gadis cantik tengah panik mempersiapkan keperluan sekolahnya pagi ini. Ia lupa bahwa hari ini ia harus memulai kehidupan disekolahnya yang baru, semalam ia terlalu sibuk marathon drama hingga lupa mempersiapkan keperluannya.
Gadis itu bernama Althea Xavera. Gadis cantik yang terlihat sangat lugu dengan matanya yang bulat menggemaskan, kulit putih, dan bibir yang ranum. Ia bisa dikatakan tidak gemuk, tetapi juga tidak kurus meskipun tidak memiliki tubuh yang tinggi, ia bisa dikatakan memiliki tubuh yang proporsional.
"Dek cepetan kek, udah mau telat nih. Kalo masih lama gue tinggal ya?" Ucap Arsen - kakaknya didepan pintu kamar Althea
"Iya kak sabar elah, ga sabaran banget. Pantes jomblo terus, mana ada cewe yang mau sama orang ga sabaran kayak lo" Jawab althea.
Tak lama kemudian, akhirnya Althea bergegas turun dari kamarnya yang disambut dengan tatapan kesal dari kakaknya itu.
"Lama banget kek putri solo" Eluh Arsen.
"Udah-udah mending kamu sarapan dulu Al sebelum berangkat" Sergah Aneesa, mamanya.
"Ga usah ma, nanti keburu telat. Ntar si bos marah Althea bisa digigit" Ucap Althea sambil melirik kakaknya.
"Idih lu kira gue apaan gigit-gigit. Lagian, kalopun gue mau gigit orang gue pasti milih-milih dulu lah. Mana mau gw gigit yang model tulang doang kek lo" Jawab Arsen dengan sengit.
"Sebenernya kalian mau berangkat atau ngga sih? Udah mau telat tuh liat jam. Mau berangkat atau berantem?" Omel Damaresh-papanya.
"Iya-iya pa, kita berangkat dulu ya. Assalamualaikum" Kata Althea sembari menyiumi kedua tangan orang tuanya itu.
"Waalaikumsalam, Arsen hati-hati bawa motornya" Pesan sang ibu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sinceritate
Teen Fiction"Katanya, kesan pertama seseorang bisa mempengaruhi penilaian orang itu untuk seterusnya" Itulah yang selalu diperhatikan oleh Althea, kesan pertamanya pada sosok makhluk aneh bernama Raskal. Yang menurutnya sulit ditebak
