Farhana Amelia Sari, anak perempuan lulusan dari Sekolah Dasar Tunas Bangsa. Kini ia di sekolahkan di luar kota, dikarenakan Papanya ada pekerjaan yang mengharuskan pindah.
Tinggal di perkotaan memanglah tidak mudah seperti yang dibayangkan, resikonya harus bertatapan langsung dengan udara tidak sehat.
Hari lalu mereka pindah dengan diangkut truk milik Paman Hana.
Panas, ya itulah yang mereka rasakan ketika berada di bak truk. Tidak ada atap yang melindungi mereka dari panasnya terik matahari.
Hendra, Papa dari Hana sebenarnya memiliki mobil pribadi, namun ia telah berangkat mendahului anak dan istrinya.
Sungguh, boss Papanya benar-benar rasanya ingin ia remas-remas.
Hari ini, hari pertama Hana masuk sekolah di sebuah Madrasah Tsanawiyah yang tidak jauh letaknya dari tempat ia tinggal. Ia dihantar oleh ayahnya dengan masih menggunakan mobil mentereng hitam, yang dari dulu ia kenakan sewaktu duduk di bangku sekolah dasar.
***
Madrasah Al-Inayah namanya, sebuah sekolah ke-islaman yang letaknya tak jauh dari perumahan miliknya. Berdinding hijau dan tertanam rapi pepohonan. Membuat suasana menjadi tenang.
Semoga di sekolah baru ini, aku menemukan teman baik, batin Hana sembari melanjutkan perjalanan. Dengan memandangi kakak kelas yang sedang asyik melirik ke arahnya.
Brugh.
"Arghh," rintih Hana kesakitan.
Ia tidak sengaja terjatuh, terburu buru berlari ke aula.
Di zaman yang seperti ini ternyata masih ada orang yang suka menolong, terlebih lebih seorang remaja. Itu adalah hal yang langka. Hana ditolong oleh seorang remaja laki-laki.
"Sini aku bantu," ucap remaja ini sembari menyodorkan jari-jemarinya.
"Makasih, nama kamu siapa? Namaku Hana," ucap Hana lirih.
"Namaku Ridho," ucap Ridho menyeringai.
"Salam kenal, yuk ke aula!" ajak Hana.
Hana segera mengalihkan perhatian dengan menunjuk sebuah tempat yang dimana harus dimasuki oleh peserta didik baru.
"Yuk," balasnya.
***
Di aula tidak ada para peserta didik baru, hanya ada seorang penjaga yang memberitahu dimana kelas kita nantinya. Mungkin semua siswa sudah ke aula, jadinya sepi.
Penjaga itu sedang membolak-balikkan kertas yang berisikan nama peserta didik baru, serta tertera pembagian kelas. Hana dan Ridho menghampirinya.
"Assalamualaikum pak, Saya Farhana amelia sari dan ini teman saya Ridho. Eeh, Ridho siapa ya," hentinya sembari berfikir.
"Nama saya Muhammad ridho kurniawan pak!" ucap Ridho melanjutkan.
"Oh iya tunggu sebentar," jawab pak penjaga.
3 Menit Kemudian
"Anak-anak kalian sekelas, kalian masuk di kelas 7²,"
"Gedungnya ada di bawah ya," ucap pak penjaga dengan rinci, pak penjaga pun langsung pergi meninggalkan mereka berdua, setelah memberitahukan dimana letak kelas berada.
YOU ARE READING
Friendship Because Of Allah [COMPLETED✔]
Spiritual[Budayakan Follow Sebelum Membaca] Farhana Amelia Sari, Gadis molek dari Madrasah Tsanawiyah, yang menginginkan mereka (Sahabatnya) menjadi orang yang pandai berilmu agama. Dihujat karena perilakunya yang sok alim dan dibully karena di cap sebagai p...
![Friendship Because Of Allah [COMPLETED✔]](https://img.wattpad.com/cover/223220800-64-k108347.jpg)