pagi yang indah ku mulai dengan mencuci mata memandang lelaki - lelaki kacak di sekeliling ku . dalam perjalanan ke kelas aku tersenyum bahagia kepada semua orang
" mana yang lain ? " tanya ku kepada raudah dan suhana yang sedang bergelak tawa
" beli makanan " jawab raudah . aku duduk di tempat duduk ku di belakang raudah dan suhana
" tau juga macam mana bangun tidur ? " tanya suhana
" hehe " aku menunjukkan sebaris gigi ku takut pula suhana mengamuk . sudah berapa kali dia mengejutkan aku untuk bangun tapi aku tidak edah kan , nasib sahaja waktu pembelajaran pukul 9 pagi
" miya ! " jeritan itu membuat kami menoleh ke arah empunya suara , tidak lain tidak bukan ' syahirah '
" kau kenapa ? " aku mengerutkan dahi ku
" ingat kitorang kau dah mati " kata dayu sinis , yang lain hanya mengangguk kan kepala . kami tinggal serumah tidak jauh dari sekolah , kami semua anak yatim piatu dapat duit hasil kerja sambilan
aku hanya memberikan jelingan kepada dayu
" dah la nah makan ni " asnitah membahagikan roti coklat ke arah kami
" tadi kan waktu aku beli roti ni kimi kat sebelah aku " farhana menutup mukanya kononya malu
" jijik ! " jerit kami semua serentak
" a... arif " suhana memandang kami dengan wajah sayu
" asal ? straight please " kata asnitah
" uwowowow jangan la nangis kenapa ? " aku cuba menenang kan suhana , suhana menunjukkan telefon bimbitnya ke arah kami yang membuatkan kami semua terkejut
sebelum aku terus kan aku nak memperkenal kan diri aku , hai aku miya ariya boleh panggil miya atau riya . mempunyai 6 orang kawan yang sekepala , bengap ah semuala .
- asnitah
- syahirah
- suhana
- raudah
- farhana
- dayu
ini cerita kami bukan cerita aku sorang je , di sebabkan aku paling cute antara diorang aku yang mulakan cerita ni hoho . oky teruskan
***
kami semua belari lintang pungkang ke bilik pengetua untuk meminta kebenaran keluar , nasib sahaja pengetua faham akan situasi kami dan melepaskan kami pergi . kami menaiki motor masing - masing .
zupppppp -
---hospital---
" apa yang jadi ?! " tanya farhana kepada aiman
" kitorang kena serang " jawab aiman
" siapa ? " tanya kami semua serentak
" korang tak perlu tau la " kata pian datar
" kenapa ?! korang dalam bahaya kenapa kitorang tak boleh tau ?! " tanya asnitah dalam nada yang ditinggikan
" erick " satu nama , satu perkataan yang keluar dari mulut aiman membuat kami semua terkejut
" apa dia nak ? " tanya ku bagi mewakili kami semua , aku tahu mereka sedang dalam ketakutan begitu juga aku
siapa aiman , pian , arif ?
diorang kawan kami dari kecil susah senang semua sama - sama . mereka juga la yang menjaga kami , kami tinggal serumah tapi tidak lebih dari kawan sepermainan .
***
pian pov
aku memandang ke arah 7 gadis yang duduk di sofa yang di sediakan di hujung bilik wad itu , wajah ketakutan dapat aku rasakan . erick , dia la yang menghancurkan kehidupan gadis - gadis itu
flashback
" erick mana yang lain ? " tanya gadis kecil itu
" farhana hari ni kita 2 je jom " ajak erick , farhana hanya mengangguk . erick tua 3 tahun dari gadis itu jadi kepercayaan yang diberikan kepada erick amatla tinggi
dalam perjalanan ke gudang lama tempat di mana mereka semua selalu berkumpul membuat kan farhana hairan kerana terdapat beberapa botol yang pecah di sekeliling
sesampai sahaja di sana farhana menekup mulutnya kerana perasaan terkejut bila melihat kawan - kawannya yang terikat dan bermandikan peluh . dengan perlahan farhana mengundur ke belakang tapi terhalang kerana satu badan sasa menahan nya
" hai adik - adik " seorang lelaki dalam lingkungan 30-an tersenyum sinis memandang mereka semua
farhana diikat lalu di tolak di tempat kawan - kawannya
" bagus erick "
BINABASA MO ANG
dendam
RandomDapatkah 7 orang gadis menangani trauma agar dendam yang di simpan selama 3 tahun telerai ? Kematian orang tersayang membuatkan mereka lebih membenci ' erick ' " apa lagi dia nak ?! " jeritan kemarahan memecahkan kesunyian rumah agam itu " arwah ari...
