Tok tok tok
Suara ketukan pintu dari luar kamar membuat seorang gadis sedang bermimpi indah Sedikit terganggu dan menggeliat di balik selimut tebalnya namun tak membuat sang empunya membuka mata.
"Riri bangun sayang ini udah pagi!" Pekik seorang wanita paruh baya yang terus mengetuk pintu kamar sang putri tercinta nya.
"Five minutes mom" balasnya dengan pekiakan agar Sang mama mendengar.
"Cepat bangun mama tunggu di bawah kalo kamu belum bangun juga sarapan mu di makan sama papa"kata wanita paruh baya itu terkekeh menggelengkan kepala mendengar suara gaduh dari dalam kamar putrinya ia pun turun dan menyusul sang suami yang sedang menyantap sarapan paginya.
Wanita paruh baya itu bernama Alexis Casandra Lioner. ia adalah istri dari seorang pengusaha terkenal yang bernama Mahardika Arsyad Lioner, mereka memiliki satu putra yang bernama Alexander Ardika Lioner yang berumur 18thn dan satu putri yang bernama Alexa Ariana Lioner umurnya sama dengan Ardi yaitu 18thn, mereka bukanlah saudara kembar melainkan sepupu. Arsyad sudah menganggap Alexa sebagai putrinya, ia merawat Alexa selayaknya seorang ayah. Alexa adalah anak dari Mahardika Anggara Lioner yaitu adik dari Arsyad yang kecelakaan bersama istrinya yaitu Amanda Savier beserta Alexa. Angga dan Amanda dinyatakan tewas sedangkan Alexa,ia mengalami koma beberapa bulan dan Sekarang mereka yaitu Arsyad, Sandra dan Alexa sedang berada di Chicago AMERIKA SERIKAT untuk mencari dokter profesional yang bisa menyembuhkannya.
"Riri udah bangun ma?" Tanya sang suami yaitu Arsyad setelah sandra duduk di sebelahnya dan mengoleskan selai coklat ke permukaan roti.
"Iya tadi sudah mama bangunkan dia sedang siap²" balasnya tersenyum pada sang suami. Setelah 10menit terdengar suara langkah kaki yang sedang menuruni tangga dan munculah seorang gadis dengan tampang kesalnya.
"Papa gak ngabisin sarapan Riri kan?" tanya Alexa pada Arsyad dengan mata menyipit.
"Gak sayang tenang aja papa udah kenyang" balas Arsyad terkekeh melihat tingkah laku sang Putri yang sangat menggemaskan, lihatlah bagaimana tidak sekarang gadis itu sedang cemberut dengan mengembungkan pipi tembemnya itu menggemaskan, Ia pun duduk di sebelah papanya dan mulai menyantap sarapannya. Tiba² suara deheman memecahkan keheningan.
"Ekhem!.. papa mau bilang sesuatu" kata Arsyad yang di pandang serius oleh sang istri namun di abaikan oleh sang putri.
"Bie papa mau bicara serius lihat papa dan dengarkan" katanya lagi lebih tegas dan kali ini Alexa memandang Arsyad dengan tatapan serius menunggu sang papa melanjutkan bicaranya.
"Besok kita akan pulang ke Indonesia"lanjutnya dan itu cukup membuat Alexa membelalakan mata lebar Dan di pandang binar oleh Sandra.
"Oh bagus kalo gitu mama juga udah kangen banget sama Dika" kata sandra senang dengan keputusan sang suami.
"Riri gak mau Riri mau tetep di sini" ujar Alexa dingin tidak setuju dengan Arsyad.
"Loh kenapa sayang emang kamu gak kangen apa sama kakak kamu?" Tanya Sandra memandang Alexa dengan mata teduh mengisyaratkan bahwa ia sangat merindukan anak laki²nya itu.
"Riri kangen kok sama kak Dika tapi.. gimana sama Riri pah"kata Alexa yang kini menatap Arsyad berharap sang papa mengubah keputusannya.
"Tenang sayang papa sudah cari yang terbaik untuk kamu jadi besok kita bisa langsung berangkat" ujar Arsyad.
"Bagaimana? kamu setuju kan sayang lagian kan Indonesia negara kelahiran kamu masa gak mau pulang si ke rumah sendiri" kata sandra masih membujuk Alexa yang masih menimang-nimang keputusannya.
"Ya tapi Riri udah nyaman di sini pa! "Rengek Alexa memanyunkan bibirnya membuat gemas Arsyad dan Sandra yang terkikik menyaksikan tingkah laku menggemaskan putri satu²nya ini.
VOCÊ ESTÁ LENDO
Love Only One
Ficção Adolescente"Otak Lo terbuat dari apa si hah!!?? Adonan tepung??!!" Bentak Reza yang membuat Alexa hampir terjungkal mendengar teriakannya. " Mau di apain juga otak lu gak bakal mudeng. Dasar otak udang" kata Reza yang sukses membuat Alexa kian membara, matanya...
