Bintang || 1

10 4 0
                                        

🍁🍁🍁

"Hai,boleh kenalan?" Tanya gadis cilik berponi dengan rambut kuncir kuda.

Sementara orang yang di ajak kenalan hanya menatapnya bingung.

Karena tak mendapat respon, gadis cilik tersebut melanjutkan perkenalan dirinya.

''Yaudah deh kalo gk mau kenalin nama kamu, eh iya nama aku Ela, nih aku tadinya mau kasih ini sama kamu karena kata malaikat aku, kalau kasih sesuatu kepada orang yang baru kita ketemui pasti akan bertemu tuk selanjutnya dimana pun itu, semoga kamu mau menerima nya dan menyukainya" ujar gadis cilik yang bernama Ela tersebut.

Belum sempat dia membalas ucapan gadis mungil di hadapannya, sih gadis cilik tersebut sudah terlebih dahulu di panggil orang tua nya.

Dia memandangi barang pemberian gadis cilik tersebut, kotak kecil nan mungil sama seperti gadis kecil tersebut, dan juga berbentuk unik.

Ketika ingin membukanya, ia terlebih dahulu di panggil mama nya, kemudian ia melangkah menuju mamanya dan memasuki halaman rumah nya, karena hari sudah siang, waktunya tuk makan siang.

Setelah makan siang bersama keluarganya, ia memasuki kamar nya di lantai dua, mengeluarkan kotak kecil dari saku celana pendeknya, membuka nya kemudian melongo melihat isinya, gantungan kunci mini berbentuk unik dan antik, dengan gambar naga putih kecil menambah indah nya gantungan kunci mini tersebut, dan secarik kertas di dalamnya,

"Semoga kamu menyukainya" salam (Ela)

🍁🍁🍁

"Arghhhhh.....sial kok gue bisa mimpi itu lagi sih?!" Teriak cowok tampan yang terdengar kesal dengan mimpinya,kemudian beranjak dari kasurnya menuju kamar mandi merendam sedikit pikiran nya tentang mimpi yang baru saja menghantuinya.

Setelah cukup lama berendam dengan pikiran yang terus melayang ke mimpinya tadi, ia lalu berucap dalam hati

'El,lo dimana sekarang?,gue kangen sama lo' batinnya berucap.

Setelah puas berendam, dirinya dengan cepat berpakaian rapi, lengkap dengan atribut sekolah, lalu bercermin di depan lemari nya memandangi perubahan raut wajahnya, kemudian berucap dalam hati.

'Udah lama El,sejak kita bertemu lagi setelah perkenalan masa kecil mu dengan ku dan di zaman smp kita aku meninggalkan mu dulu, dan sekarang gue dah kelas Xll, lo dimana El?' Batinnya meringis.

Tak ingin larut dalam kepedihan, dia langsung memastikan bahwa dirinya benar-benar rapi kemudian keluar dari kamar, menuruni anak tangga, satu persatu menuju ke lantai bawah, tuk bergabung sarapan dengan Mom dan Dad nya.

"Morning Mom,Dad" sapanya ketika sudah berada di ruang makan, tepat di depan meja untuk sarapan paginya.

"Morning honey" balas mommy nya tersenyum.

"Oh morning the big baby" ujar Daddy nya menggoda putra tunggalnya.

Dirinya yang mendapat sapaan dari Daddy nya di tambah sedikit ledekan pun hanya bisa melengos malas.

Dia pun lalu duduk di samping daddy nya,melahap roti berselai kacang di hadapannya.

"Bintang, mom want to talk about you" ujar mommy nya, meminta persetujuan dengan Bintang mengenai suatu hal yang ingin dibicarakan nya.

"Yes mom, what?" Bals bintang halus, namun kepo sebenarnya.

"You after forget about her?, you know mom say what baby" tanya mommy nya bertanya dengan halus.

BintangStories to obsess over. Discover now