Halo, teman-teman!
Ehm, sebelum lanjut. Kalian harus tahu kalau yang menulis ini adalah mentor tim Thriller-Romance. Jadi, maafkan jika mungkin saja tidak seasik admin wattpadnya, peace.
Part ini adalah pengenalan program collab novel Generasi Aksara, sekaligus pengenalan para penulis kece genre Thriller-Romance ini.
Program menulis novel fiksi ini adalah project jangka panjang pertama yang diadakan Generasi Aksara, para peserta pun hanya boleh dari golongan member. Setiap kelompok dibedakan dari genre cerita yang diminati, setiap kelompok masing-masing memiliki Penanggung Jawab yang merupakan admin kece di Generasi Aksara.
Penanggung Jawab masing-masing tim akan menjadi mentor sekaligus editor. Jadi, setiap PJ ikut andil dalam pembuatan ide cerita, penokohan, hingga pembuatan setiap part.
Program ini dibuat bertujuan untuk melatih kemampuan para member dalam menulis dan berkonsisten dalam menulis. Mendisiplinkan diri dan juga dapat mengembangkan kemampuan melalui tuntutan menyambung setiap part. Melalui program ini juga para admin bisa secara khusus memberikan pelatihan, pembenaran setiap penulisan yang salah, dan ikut andil melihat perkembangan kemampuan member.
Oke, cukup pengenalan programnya. Sekarang ayo kenalan langsung dengan mentor sekaligus para penulis kece cerita ini.
Thriller-Romance adalah Tim 1 dalam program collab novel fiksi Generasi Aksara.
Tim ini dimentori langsung oleh owner Generasi Aksara yaitu Kak Mega MegawatiDulupi. Iya, guys. Iyaaaa. Owner juga ikutan membentuk tim, heumm ... heummm.
Penasaran dengan siapa saja anggota tim owner tercinta yang songongnya setinggi nirwana ini? Cekidot!
Pertama, ada Amaranteya. Perempyan asal Jepara yang kegilaannya terhadap cerita atau film thriller setinggi nirwana. Perempuan ini punya nama asli yang hanya terdiri dari tiga huruf, yaitu ... cari tahu sendiri (kalian bisa menyapa orangnya langsung). Amaranteya sangat berperan dalam menumbuhkan suasana thriller, menghidupkan setiap adegan pembunuhan yang ada. Orangnya nggak romantis, tapi adegan mature yang ada tidak lepas dari sentuhannya. Perempuan satu ini memang rada multitasking, tapi di dunia kekejaman aja, wkwk. Kami menyebutnya Leader thrill.
Kedua, cucu_04. perempuan asal Tasikmalaya yang sering mengaku masih polos padahal otaknya ... sulit bagiku mendeskripsikannya. Manusia polos satu ini, sangat mendukung dalam menghidupkan karakter Ana. Dalam beberapa bagian, dia juga membantu Amaranteya untuk membangun sisi thriller sekuat mungkin. Selain daripada itu, karater Ana dalam cerita ini selalu sukses dibuatnya mempunyai sentuhan baru. Adegan romance selalu berhasil membuat bacaan menjadi sreg, hoho. Kami menyebutnya sebagai Leader Romance.
Selanjutnya, ada CoretanSit. Nah, anggota yang satu ini namanya saja sudah bikin kita berdosa. Dia sipanggil Sit. Biar saya perjelas, Sit dan Shit berbeda, jadi jangan terlalu merasa bersalah ya, teman-teman. Dalam cerita, Sit bisa mengimbangi kemampuan Amaranteya dan Cucu. Bisa melanjutkan sesi adegan pembunuhan, walau dia sendiri suka ngeri. Bisa juga menciptakan momen sweet dalam cerita. Sit bisa membantu menghidupkan kedua sisi cerita. Untuk kemampuannya mengimbangi kedua sisi cerita ini, kami menyebutnya si penyelaras cerita.
Terakhir, amandabnt dengan poni tebal dan senyum manis. Anggota yang pertama kali menyarankan karakter polos untuk tokoh wanita dalam cerita. Dan yah, pilihan yang sangat tepat sekali. Perempuan yang sering disapa Manda ini tergolong anggota yang spesial. Mengapa? Karena dari campuran dua genre yang ada, Manda bisa menciptakan satu rasa baru walau samar, tetapi bisa memberi kesan. Manda mempunyai kemampuan yang mencipta humor di saat-saat tertentu. Dia juga sangat membantu dalam part-part romance. Rentetan part berat adegan pembunuhan, bisa dibuatnya menjadi lebih ringan dengan sentuhan romantis dan humor sekaligus. Untuk kemampuannya ini, kami menyebutnya si pemanis.
Bagaimana? Hebat-hebat, bukan?
Saya membuat deskripsi singkat di atas bukan tanpa alasan. Tim 1 memiliki cara sendiri setiap membuat part dalam cerita. Bukan serta-merta membebankan tiap anggota dalam satu part, melaikan saling membantu. Tim kami memiliki kemampuan masing-masing, memanfaatkan hal itu, saya selaku mentor hanya memberi gambaran alur tiap part lalu setiap anggota masing-masing bergilir membantu teman yang bertugas membuat detail partnya.
Setiap satu part tertulis, akan ada revisi dari anggota lain untuk memasukan unsur-unsur dari setiap kemampuan yang mereka miliki.
Dengan kerja tim demikian, jadilah sebuah karya yang nantinya kami harap bisa dinikmati para pembaca.
The Blind Rose.
Kami punya saran serius untuk para pembaca. Siapkan jantung kalian, jika terlalu lemah ... urungkan niat membacanya. Terima kasih.
Regards
Mentor and all member tim thriller-romance
YOU ARE READING
The Blind Rose
Mystery / Thriller[18+] Tim 1 : Thriller-Romance (Program collab menulis novel fiksi Generasi Aksara) Cerita ini mengisahkan seorang Grey si pembunuh bayaran berdarah dingin yang dunianya diporak-porandakan seorang Ana, gadis mungil yang polos. ---------- Mentor : @M...
