Baby

36 3 0
                                        

Aku terlahir di Shymkent, Kazakhstan. Meski begitu, aku sudah mendengar cukup dugaan bahwa aku 'tercipta' ketika orangtuaku sedang berkunjung ke Las Vegas. Tidak, aku tidak bangga dengan fakta itu.

Ayahku merupakan seorang tentara angkatan udara yang sangat religius. Kudengar ia mendaftar sebagai tentara karena tidak mau melanjutkan bisnis tukang kredit milik kakek karena tidak mau dosa. Aku setuju dengan hal itu.

Ibuku adalah seorang real estate agent. Ibu adalah kakak kelas ayah di SMA. Meski begitu mereka baru menikah delapan tahun setelah lulus SMA untuk mengejar karier terlebih dahulu meski tidak berkuliah.

Kami hidup dengan sederhana karena kami terlilit cukup banyak hutang dari pesta pernikahan ayah dan ibu serta membeli rumah dengan tunai. Meski demikian, kami tetap bersyukur dengan kehidupan kami.

Pada usia dua tahun, ibuku membawaku untuk diimunisasi. Aku takut sekali dengan jarum suntik apa lagi melihat wajah jutek ibu bidan. Namun karena aku anak baik, aku mencoba untuk tetap tenang. Ketika kami pulang ke rumah, kami mendapat kabar bahwa ayah baru saja mendapat promosi di tempat kerjanya. Bilang apa? Alhamdulillah.

Suatu hari ibuku mengajariku berbagai hal. Namun, aku paling senang berdiri dengan satu kaki karena kau merasa cantik seperti flamingo meski nyatanya aku hanya 19% cantik. Karena lelah bermain, aku mengompol di taman. Astaga aku malu sekali. Aku pun berlari ke rumah tanpa memberi tahu ibu. Di rumah, ayah memelukku dan memberi tahu bahwa ia baru saja dipromosikan lagi.

Pada usia belia ini, aku sudah mengalami susah tidur, tapi aku tidak akan menyebutnya insomnia. Lagi pula, apa sih insomnia itu

Aiganym YahulycovaStories to obsess over. Discover now