Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Farestaazurarafardhan (na jaemin 😍)
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Gumadyashaquillaagatha . . . Happyreading ♥
"Rafa please.." untuk kesekian kalinya hanya kata itu yang mampu keluar dari bibirku. Tentu saja ada kalimat lain sebelum kata kata itu terucap. Ya. aku,gumadya shaquillla agatha baru saja memohon kepada Faresta azura rafardhan agar ia menerima cintaku..dan dia? Dia masih seperti semula.bungkam.tak ada sepatah katapun meluncur dari mulutnya. Aku benar benar sudah menjatuhkan harga diriku.kau tau bagaimana rasanya bukan? Kutundukan wajahku sedalam dalamnya.kugigit bibir bawahku sekeras mungkin.air mataku? Jangan tanya lagi. ia sudah berkejar kejaran sedari tadi. Sekali lagi aku tegaskan.aku malu.benar benar malu. Tapi untuk menanggung semua perasaan ini aku sudah gak kuat. Aku takut rafa akan dimiliki orang lain. Dari itu kubuang sejauh mungkin rasa gengsiku. Namun sepertinya saat ini aku telah menyesal melakukan tindakan ini..arghh.... "Baiklah..aku minta maaf sudah mengganggumu" akhirnyaa..aku menyerahh.aku bingung harus seperti apa lagi. "Shaaa.." Akhirnya suara itu terdengar. Kuurungkan langkahku,menunggu kalimat kalimat selanjutnya.dengan posisi yang masih sama.membelakanginya. "Liat aku" ujarnya.ia menarik bahuku. Aku masih diam.menunduk. "Jangan sekarang" Kugigit bibirku mencoba menahan air mataku yang akan kembali mendesak hendak keluar.'aku ditolak' pikirku.namun mulutku masih bungkam. "Pliss jangan sekarang shaa,kamu baru aja di tinggal raka bulan kemarin,aku juga baru putus. Kita butuh waktu untuk sama sama nenangin diri kita. Menelaah perasaan kita.jangan sampe kita malah saling nyakitin.saling ngelampiasin perasaan yang belum hilang untuk mereka" "Aku ga jadiin kamu pelampiasan faa..aku serius waktu bilang suka sama kamu" setelah itu aku diam.pipiku basah lagi.sial. "Itu kamu.tapi aku takut nyakitin kamu. Aku baru putus beberapa minggu lalu.Raka pasti ga bakal suka kalo aku..." "Dia udah mati" potongku cepat.aku benar benar tak suka dia selalu melibatkan raka.pacarku yang sudah meninggal.biar ku ceritakan sedikit.aku berpacaran dengan raka selama kurang lebih 3 bulan.di bulan ketiga raka mengalami kecelakaan lalu meninggal. Aku mencintai raka.tentu saja. Namun setelah melihat rafa-sepupu raka- aku tak tau..hatiku benar benar berdebar.terlebih raka menitipkan pesan agar rafa menjagaku.selama hampir sebulan kepergian raka,rafa selalu ada di sampingku.selalu menghiburku.dan aku? Semakin hari aku merasa semakin jatuh cinta padanya.melihat tawanya.ahh segala hal tentang dia. Dan kini aku mencoba mengungkapkan segala perasaanku Aku melihat rafa mengacak rambutnya frustasi. "Shaa.." panggilnya lagi.kali ini lebih lembut dari nada bicara sebelumnya. Mungkin ia sudah lelah. "Kamu mau aku jujur?" Aku hanya mengangguk pelan. "Liat aku" ujarnya kemudian dia meraih tanganku.menggenggam dengan kedua tangannya "Aku sayang sama kamu, tapi aku masih belum tau apa aku cinta sama kamu atau enggak. Aku ga mau nyakitin hati kamu dengan jadiin kamu pelampiasan.ini murni dari hati aku bukan sekedar permintaan raka" rafa menghentikan kalimatnya menghela nafas.aku? Aku masih diam.aku tau dia belum selesai berbicara "Kasih aku waktu sebulan yaa..aku bakal bener bener hilangin perasaan aku ke mantan aku.kamu juga begitu.dan kamu bisa pindah kesekolah aku.aku janji ga bakal ngecewain kamu.oke" sambungnya sambil tersenyum "Janji?" Rafa mengangguk lalu memberikan jari kelingkingnya sebagai bukti bajwa ia sungguh sungguh dengan kalimatnya. Aku menautkan kelingkingku dan kelingkingnya,membentuk sebuah janji. Rafaa..semoga saja ia sungguh sungguh.. "Jadi kita hts an.ehh atau...sebut aja ttm an.yang semacam itu lah.anggep aja kita lagi magang sebulan buat hubungan kita yang selama lamanya..okee"