Sebelumnya jangan lupa untuk follow dulu dan vote cerita ini untuk bantu aku terus berkarya.
IG : handa_tika
Sebuah matahari yang datang ke dalam kehidupan ku, di saat ku ingin mengenal cinta pertamaku.
Tetapi semakin iya bersinar semakin men...
Suasana hangat menyelimuti suasana keluarga kecil Dirga, yang begitu harmonis dan tenang.
Suatu pagi keluarga kecil itu sedang asik jemuran makan siang keluarga Dirga. Dengan canda ria dan tawa bahagia sangat jelas terlihat di raut wajah mereka.
Dirgara atau yang lebih di kenal dengan nama Dirga adalah kepala keluarga yang mempunyai seorang putri bernama Irina saila dirgara (Ana) yang berusia 20 tahun dan seorang putra bernama Alfian febrio dirgara (Fian ) yang berusia 18 tahun.
Irina saila dirgara
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Alfian salah satu mahasiswa di salah satu universitas ternama di Jakarta. Putra bungsu yang terbilang sangat dekat dengan papanya, selain itu Peria berparas tampan berkulit putih ini juga sangat gemar berolahraga dan sangat menyayangi kakak perempuannya.
Alfian febriodirgar
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Dulu waktu SD kak ana gampang banget nangis gara gara aku" tawa Fian sambil menceritakan masa lalu mereka.
"Iih.. Fian apa an sih" elak kak ana.
Lalu semua tertawa melihat tingkah Fian dan ana. Sangat menyenangkan itu yang mereka rasakan.
Dirga melihat ke arah jam tangan yang terletak dengan rapi di tangannya.
"papa selesai Papa pergi dulu ya, jam makan siang udah mau habis" sambil memberikan mulutnya Dangan tisu
"Iya pah hati hati ya" ucap Ranti istri Dirga.
Dirga bangkit dan meraih tasnya yang ada di samping nya.
"Papa berangkat, assalamualaikum"
" waalaikumsalam" jawab mereka serempak.
Ranti membawakan tas Dirga sambil mengantarkan suaminya sampai ke depan mobilnya.
"Pa, gimana rencana kita untuk Fian nanti pa, papa setujukan sama mama" Ranti angkat bicara
"Papa selalu yakin pilihan mama, nanti malam biar papa yang ngomong sama dia" jawab Dirga.