Prolog

1 2 1
                                        

"Anaaa...." teriak pemuda yang berjalan tergesa-gesa memasuki rumah bergaya minimalist itu.

"Buset, nih anak pasti masih tidur, gila bisa bisa telat masuk kampus ini, matilah, awas aja tu anak kalau masih tidur", gumamnya sambil memikirkan rencana untuk memarahi seseorang yang ia panggil Ana itu.

Ceklek...

Terlihat seorang gadis yang duduk dimeja rias tersebut sambil menatap malas sahabatnya itu.

"Eh eh tumben dah bangun si putri tidur, buruan hari ini kita ada matkul Pak Firman, lo tau kan kalau..."

"Brisik" balas Ana sambil menatap sahabatnya itu dengan tatapan lasernya.

Buset tatapan mata itu terlihat sangat menyeramkan.

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Aug 02, 2023 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

An-TriDonde viven las historias. Descúbrelo ahora