1. [ HUJAN ]

2 1 0
                                        

STORY BARU KAWAN :) JANGAN LUPA VOTE YA-!

Pukul tujuh pagi, Zela sudah berdiri di depan cermin rias, lengkap dengan hijab panjang berwarna putih dan sedikit riasan natural di wajah nya, hari ini turun hujan yang lumayan lebat

Ia mengikat tali sepatu nya lalu mengambil payung yang di sandarkan di ujung pintu, Setelah itu Zela berjalan menerobos rintik hujan yang sangat deras,

Bagian bawah rok serta punggung Zela basah sekali akibat percikan percikan air hujan ,itu yang mengakibatkan ia tak di izin kan masuk ke kelas pertama dan di suruh menunggu diluar sambil menunggu pakaian nya kering

Ia duduk sambil memeluk kedua kaki nya, pakaian nya basah dan diluar masih hujan, akibat nya Zela sekarang sangat kedinginan

"Pakai ini" Suara itu mengagetkan Zela, ia pun mendongakkan kepala nya, menangkap sosok agan yang mengulurkan tangan yang di atas nya ada seragam ganti

"Ini seragam yang ada di ruang Osis, cepat ganti" Ucap nya dengan nada datar

Zela mengangguk singkat lalu berjalan ke toilet wanita

"ARGH! MIMPI APA AKU SEMALAM?!" Zela berteriak dalam hati didepan cermin toilet sambil membenarkan jilbab nya yang miring

Ia mengatur nafas nya yang terengah-engah lalu menggelengkan kepala nya

Dengan menenteng kantung berisi pakaian basah, Zela keluar dari toilet dan berjalan menuju kelas nya,

Tiba tiba kaki nya terhenti, suara lantunan ayat suci al-qur'an menyeruak masuk ke dalam telinga nya, suara itu berasal dari ruang OSIS,

Zela memundurkan langkahan kaki nya, ia mengintip melalui celah celah pintu yang terbuka,

"Masya allah" Zela memiringkan kepala nya menangkap sosok agam tengah duduk dan memegang al-qur'an kecil dan lisan nya melantunkan surah Ar-rahman

"Hey" Zera terlonjak kaget ia berbalik ketika merasakan ada tangan yang mendarat di punggung nya

"Ngapain lu?" Seorang kakak kelas bernama aletha menegur nya Zela menggeleng pelan lalu berlari pergi menuju kelas nya

Sesampai nya di kelas Zela langsung menghampiri bangku nya yang terletak di tengah,

Pelajaran pertama sudah selesai, oleh karena itu kelas Zela sudah tidak terlalu ramai, hanya ada Dia dan Zelda saudara kembar nya,

Tidak ada siapa pun yang tahu kalau Zela dan Zelda adalah sepasang saudara kembar, karena Zelda melarang Zela memberitahu orang, ia tak ingin malu karena memiliki saudara kembar yang bisu.

Zela mengambil kotak makan yang isi nya roti lapis, ia melirik ke sekeliling nya, benar benar tak ada orang di sana, Dengan menggenggam kotak bekal ia berjalan ke arah Zelda dan menyodorkan Kotak makan itu,

"Makanlah, aku membuat nya untuk mu" Tangan Zela bergerak, mengisyaratkan apa yang ingin ia katakan, (bahasa isyarat)

Zelda mendengus lalu menatap sinis Gadis di depan nya

"Ngomong apaan sih lu?! Gapaham gua, Gua jga ga mau makan makanan sampah kayak beginian" Zelda melempar kotak makan tersebut hingga isi nya terlempar kemana mana

Senyuman lirih yang masih terukir di wajah Zela setelah mendapat perlakuan tak wajar dari saudara kembar nya,

Bahu nya di senggol seraya dengan menjauh nya langkah kaki Zelda, Bahu sang saudara kembar Zelda bergetar, ia Menangis lantas merutuki diri nya sendiri

"Kenapa aku bisa lupa kalau Zelda benci pada ku dan semua yang bersangkutan pada ku? Aku cuma takut dia sakit karena tidak makan,, " Lirih nya dalam hati dan memungut semua makanan yang tumpah dan memakan yang masih layak untuk dimakan.


You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 13, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

A Z Where stories live. Discover now