prolog🌼

84 11 4
                                        

Jam sudah menunjukkan pukul 06:20 namun Cantara masih juga enggan untuk bangun.padahal hari ini adalah Tahun ajaran baru di SMA PASIFIK dan kini ia menginjak kelas 11.

"Cantaraaa!!!"ucap Kirana yang tak lain itu adalah mamah nya.

"Hmmm..."gumam Cantara di balik selimut.

"Ayo cepat bangun sekarang kamu sekolah,"imbuh Kirana sembari membuka gorden kamar Cantara.

"Iya mah 5 menit lagi,"ucapnya dengan mata yang masih tertutup rapat.

"5 menit apaan?...ini sudah hampir setengah tujuh."ucapan kirana membuat sang empu terpelonjak kaget.

"APA?...kenapa mamah gk bangunin Tara dari tadi?"ribut Cantara dan langsung berlari ke arah kamar mandi.

"Mamah itu udah bangunin kamu kak Dalvin juga sudah berusaha tapi kamu gk bangun-bangun.Kamu si kenapa semalem nonton Drakor sampai larut?...Jadinya gini kan,"Nasihat Kirana.

"Iya mah tara salah...tara minta maaf ya"suara Cantara yang bersatu dengan suara air.

"Iya mamah maafin.asal kamu jangan di ulang kembali,mamah ke dapur dulu ya mau siapin sarapan,"imbuh Karina dan melenggang pergi.

Setelah menghabiskan waktu selama 15 menit untuk melakukan ritual mandi dan bersiap.Cantara langsung berlari menuju meja makan.

"KAKAK!!!"tariak Cantara sembari menuruni anak tangga.

"Apa si dek?...pagi-pagi udah berisik."sewot Dalvin yang sedang melahap roti bakarnya.

"Ayo ka kita berangkat takut kesiangan niii,"gelisah Cantara sembari menarik lengan Dalvin.

"Tara..."ucap dingin firman yang tak lain adalah papahnya.

"Ia pah?"cicit Cantara dengan menundukkan kepala.

"Kamu engga sarapan dulu?"tanya Firman.

"Engga sempet pah...nanti Tara sarapan di sekolah aja lagian hari ini bakal di pakai untuk para peserta didik baru.iya kan ka?"rancau Cantara panjang lebar.

"Apa benar vin yang di katakan Cantara?"tanya Firman kembali.

"Iya pah memang sekarang di pakai untuk para peserta MPLS.Jadi,seluruh kelas 11&12 tidak terlalu padat"jelas Dalvin.

"Ya sudah kalian jalan sekarang.Tapi ingat Tara kamu harus sarapan papah gk mau kamu sakit"nasihat Firman yang di balas dengan anggukan Cantara.

Setelah itu Cantara & Dalvin berpamitan untuk pergi ke sekolah dan tak lupa untuk mencium tangan kedua orang tua nya.

                       Yap...yap...yap
     Maaf ya guys jika cerita nya kurang berkesan:)karena ini cerita pertama nya aku.
    Jangan lupa follow,vote,dan coment ya...karena ketiga itu sangat berharga bagiku😊
             
                   ~¤NandaFaujiyah07¤~

CANTARAWhere stories live. Discover now