Eunha melihat jam tangan nya yang menunjukan bahwa sekarang sudah pukul 18.00,menandakan tak lama lagi seseorang yang ia tunggu datang.
Langit yang mulai gelap,dan gadis berambut pendek sedang duduk di halte bis menunggu seseorang yang ia sayangi datang.
Tak lama kemudian benar saja seorang namja yang membawa tas berisi gitar di tangan nya dan tangan satu lagi nya melambai² memanggil Eunha.
Eunha berlari menyebrangi jalan raya yang luas itu,namun sesuatu terjadi.
Ketika Jungkook melihat sisi kanan nya terdapat bus yang melaju kencang kearah Eunha. Jungkook mulai ikut berlari dan berusaha menyelamatkan nya.
'EUNHAAAAA!!!'
teriaknya sambil berlari,bus itu makin dekat, Jungkook mendorong Eunha sekuat mungkin agar menjauh dari Bus tersebut.
'BRAKKKKK!'
Jungkook terpental beberapa meter dari tempat bis tersebut berhenti darah menggenang di bawah tubuh Jungkook yang tergeletak tak berdaya.
"Jungkook!" Eunha berlari menghampiri Jungkook yang terbaring lemah.
Kini Eunha memangku Jungkook yang sudah tak sadar kan diri.
"Jung-jungkook-ah...hikss...i-ireona,na-na yeogisseo"(jungkook-ah...hiks... ba-bangun,a-aku disini)ucap Eunha sambil terisak.
"jungkook-ah jangan tinggalkan aku..."tangis Eunha semakin menjadi.
Tiba tiba satu tangan Jungkook terangkat dan berusaha menggapai pipi Eunha,lalu tangan itu menghapus air mata Jungkook.
"Ul...ji...ma..."(jangan menangis)Jungkook berusaha menenangkan Eunha meski keadaan Jungkook sedang seperti ini.
Tapi tak lama tangan itu mulai turun dan kembali tak berdaya,seolah tadi adalah kekuatan terakhirnya.
"Jungkook...jungkook-ah!!"Eunha memeluk Jungkook dengan sangat erat.
_prolog end_
YOU ARE READING
• Memoria • [eunkook✓]
FanfictionJeon Jungkook ya...nama pria yang selalu berada di hatinya, mau itu masa lalu ataupun masa depan nama itu tidak pernah hilang dari hatinya. Pria yang menyayangi Eunha setulus hati, kini berubah menjadi pria yang sangat dingin kepada Eunha, jangan un...
![• Memoria • [eunkook✓]](https://img.wattpad.com/cover/217397240-64-k667120.jpg)