01. Tahun ajaran baru

14 1 0
                                        

Sekarang adalah hari dimana ia masuk sekolah,tepatnya hari pertama pada tahun ajaran baru.
Tidak ada yang berubah dari tahun sebelumnya,ia tetap seorang gadis yang mencoba berdamai dengan masa lalunya.

Sulit memang jika harus dipaksa melupakan,apalagi masa lalu yang tetap hadir di hidupnya.

Namun sekarang ia paham bahwa tidak ada gunanya meratapi apa-apa yang sudah berlalu,karna masa lalu tidak untuk dilupakan melainkan untuk dijadikan pelajaran. Tidak untuk dikenang,cukup disimpan dalam ingatan. Karna bagaimanapun juga kita tidak akan benar-benar melupakannya.

"Nara" ucap pria disampingnya yang sedang menyetir membuat Nara bangun dari lamunannya.

"Apaan sih fan,ganggu orang lagi ngelamun aja" jawab Nara kesal.
Nara memang sering melamun akhir-akhir ini,mungkin karena dia lagi banyak tugas kali ya. Tapi ini kan tahun ajaran baru,mana ada tugas sekolah? Ah entahlah.

"Sekarang hobby Lo ngelamun ya? Ngelamunin apaansi?" Tanya naufan penasaran
"Gue ya?" Sambungnya lagi

"Dih,pede Lo ketinggian,gue kebayang aja sih kalau nanti nikah sama Jungkook boyband BTS itu loh, pasti anak gue putih,idungnya mancung,badannya tinggi,ma....."

Belum selesai Nara bicara,naufan langsung nyambar pembicaraan Nara
"Hellowww!! heh mba,ngayal tuh yang bener aja,mana mau dia sama lo. Dia jungkook BTS,kalau Lo Nara jongkok hahahahahahhahhahahahha" ucap naufan diiringi tawanya yang langsung pecah.

Seketika Nara menyipitkan matanya,lalu menoleh ke arah naufan,ingin rasanya dia mencabik-cabik pria yang ada disampingnya ini.

"Aaaaaaa!! NAUFAAAN!! Teriak Nara sambil memukul-mukul tangan naufan yang sedang menyetir
"Aduh,aduh diem ini lagi nyetir nanti nabrak Nara"
Nara kembali diam sambil menyelipkan kedua tangannya di dada. Dan ya,Nara kesal dengan naufan yang sering mengejeknya pendek,padahal kan Nara terbilang tinggi jika tidak dibandingkan dengan naufan

Naufan melihat sahabat kecilnya yang sedang marah itu,gemas. Naufan mengacak-acak rambut Nara,ia terkekeh
"Becanda Ara ku sayang"

Nara berdecak kesal "Tau ah,gue marah pokoknya"
"Heyy jangan marah dong,mau es krim?" Bujuk naufan,Nara memang senang dibelikan es krim jika moodnya sedang buruk,yaa naufan harus berkorban uang jika mengajak Nara membeli es krim karna Nara akan memilih es krim sesuka dia. Tapi tak apa,demi sahabat nya tersayang.

"Mauuuuu!! Es krim coklat ya,eh jangan deh, strawberry aja. Tapi kayanya enakan rasa vanilla deh atau yang coklat campur vanilla?" Ucap Nara kegirangan jika akan dibelikan es krim.
Sudah diduga bahwa Nara akan memilih es krim sesukanya,Naufan memutar matanya malas "Ya ya ya whatever"
"Yeayy makasiihh opan" Ya,Opan adalah panggilan khusus dari Nara untuk naufan.
Naufan hanya tersenyum kepada Nara.

Nara dan naufan sudah bersahabat sejak kecil,sejak umurnya masih 5 tahun. Nara menyayangi naufan layaknya seorang adik kepada kakaknya,begitupun naufan.
Kemanapun Nara pergi,naufan selalu mengantarnya,lagipula  keluarga Nara sudah percaya sepenuhnya kepada naufan untuk menjaga putri mereka,Sudah seperti bodyguard nya saja.

***

Hello semuanya, salam kenal👋
Semoga kalian suka ya dengan ceritanya:)
Jangan lupa vote dan comment okee👍

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 01, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ArkaNaraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang