🦄🦄🦄

Kring kring...
Bel pulang berbunyi alena segera keluar kelas brsama Yessy.

"Eh sad loe udah dijemput?" ucap Yessy.

"Sans dong cantik!" ucap alena mendahului Yessy dan berjalan secepat mungkin untuk menuju dihalte bus yang dekat dengan sekolah alena.

"Yaudah gue pulang dulu aja,awas loe nanti dibawa kunti yng ada dihalte"ucap Yessy sambil menakuti alena.

"Bacot loe sana pulang jyjyk gue lihat nya"ucap alena

"Oke gue pulang dulu ya nona cantik" Ucap Yessy meninggalkan alena sendiri dihalte

Alena belum dijemput sama sekali dan hari menunjukkan bahwa langit mau hujan dan benda pipih alena bergetar setelah mengambil benda pipih alena membuka line ternyata ada notif bahwa ayah alena tidak bisa menjemputnya karena ada tugas mendadak.
Dan hujan mulai datang,datang lah seseorang yang memakai kan jaket dipunggung alena,alena tersontak kaget.

"Eh kakak ngapain disini?ini jaket maksut nya apa?" ucap alena

"Gue tadi mau pulang terus dari kejauhan gue lihat loe Yaudah gue kesini?belum ada yang jemput bareng gue?" ucap devan.

"Hm iya" ucap alena sambil melas karena alena yang daritadi merasa kedinginan mungkin ada jaket devan alena merasa hangat walaupun sedikit.

"Yaudah yuk?"ucap devan sambil memegang tangan alena mengajak nya ke mobil.

"Tapi kan kak-" ucap alena terpotong.

"Udah lah ayo" ucap devan mempererat genggaman tangan alena.

Setelah memasuki mobil devan dan berjalan menuju rumah alena didalam mobil suasana hening hanya lagu yang berjudul FIX YOU kesukaan devan.Alena hanya memandangi devan dari samping ternyata ganteng juga,hidungnya mancung kayak keturunan india. Dia yang dianggap nakal sama guru-guru,sering masuk keluar BK bersama 3sahabat nya yang sering ikut tawuran,
Tiba-tiba mobil devan berhenti.

"Kenapa berhenti?" ucap alena singkat

"Kamu sih bikin gue jantungan"ucap devan sambil meringis

"Hm?"alena

"Iya dari tadi ngelihatin siapa kalau ngak devan yanh ganteng ini"ucap devan sambil melanjutkan perjalanan nya,Alena langsung menatap devan dengan sinis.

"Ini belok mana?" ucap devan

"Itu belok kanan nanti lurus aja dan bertemu pertigaan nanti belok udah disitu komplek gue" ucap alena

"Ngambek loe hihihihi" ucap devan sambil tertawa.

Benda pipih milik devan berbunyi ada nama dibagian layar nya lalu dia mengankat telvon nya.

"......" ucap rizky, rizky adrian sahabat devan dari kecil.

"Gue mau nganterin alena pulang! adapa ?ada masalah lagi sama yang kemarin" ucap devan

"iya dia malah ngajak kita semua untuk menemui di jalan mawar yang biasa dibuat anak balapan" ucap rizky

"Ke bascame semua,gue mau anterin alena dan loe tunggu dibascame" ucap devan dan menuntup kembali telvon nya.

🦄🦄🦄

Alena yang sudah tertidur pulas devan yang ingin membangunkan nya namun tidak tega akhir nya alena digendong dengan devan,dan untung nya mama alena sudah pulang.

"Asalamualaikum" ucap devan didepan pintu rumah alena

"Waalaikumsalam?lo kenapa alena?dia pingsan?" ucap ratna sambil membuka pintu.

"Tidak tan dia hanya ketiduran" ucap devan.

"Yaudah bawa masuk ke kamar aja,lantai atas yaa kamar nya pintu nya warna pink masuk aja nanti tante mau buatin teh dulu"ucap ratna

"Iya tan" devan langsung pergi ke lantai atas Didepan pintu alena devan membuka pintu kamar alena dan mengantarkan nya ke kasur king all size.

"Berat banget loe,udah loe tidur yaa jangan mimpi'in gue, hihihihi" gumam devan pelan.

Dan ia segala turun karena ada urusan yang sangat serius setelah devan menuruni tangga devan harus berpamitan pada tante.

"Eh nak udah selesai?" ucap ratna

"Sudah tann,oh iya tan nama saya devan saya kakak kelasnya alena" ucap devan sambil mencium punggung tangan mama ratna

"Oh nak devan terima kasih ya sudah antar alena pulang, nama tante ratna" ucap ratna

"Sama sama tante,kalau gitu devan pamit pulang dulu" ucap devan berpamitan pada mama alena.

"minum teh nya dulu nak?" tanya ratna

"makasih tan devan harus pergi sekarang!" ucap devan mencium punggung alena.

"Iya udah nak terima kasih" ucap ratna

"Sama-sama tan" devan setelah berpamitan devan keluar menuju mobil nya yang diparkir dihalaman rumah.

Setelah devan memutuskan untuk pergi kebascame yang sudah ditunggu teman teman nya devan mengedarai mobil dengan kecepatan tidak maksimal.
12menit devan sudah sampai dibascame.

"Van?" ucap agam

"iyaa?gimana?udah selesai?" tanya devan yang sudah emosi

"Van sabar dong!" ucap rizky

"Iya terus ini gimana?" ucap devan

"Loe nanti bisa kan balapan?" ucap agam

"malam?" tanya devan

" iya dev?gimana?" tanya agam

"iya gue bisa gue gak mau kita disebut pengecut menang kalah urusan belakang yang pnting kita maju dulu" ucap devan sembari memberi semngat pada mereka

"Iya gue setuju!" setuju agam

"Eh bentar loe dari mana dev?" tanya rizky

"Kepo loo kayak mantan gue" ucap devan

"Mantan yang mana loe punya banyak mantan yaa dev?" tanya rizky dan agam yang tertawa.

Devan menoleh menatap sinis sahabat nya,

"Udah mau gelap ni lagian ujan nya udah reda balik yuk,?" Ajak rizky

"Gas kakak" ucap devan

"Gue nebeng dong" ucap mereka berdua

"naik taksi sono!" ucap devan sembari melangkah kan kaki nya masuk kedalam mobil

"Ayodong" bujuk mereka berdua

"Yaudah masuk " ucap devan kesal

Mereka berdua memasuki mobil secara perebutan akhirnya agam yang didepan rizky yang dibelakang.

Alena StoryWhere stories live. Discover now