PROLOG

76 10 1
                                        

Ferisha Shilla Anandra adalah anak remaja SMA yang selalu disenangi oleh orang-orang di sekitar nya karena ia anak nya yang baik dan sopan.Ia juga begitu sangat senang menunggu datang nya malam atau biasa di sebut sebagai senja,karena menurut nya warna awan yang di pantulkan oleh cahaya senja itu begitu indah untuk di lihat,sehingga membuat nya begitu rela menunggu lama sendirian.

-Ferisha Shilla Anandra

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

-Ferisha Shilla Anandra

Di usia nya yang menginjak 15 tahun ia bertemu dengan sosok lelaki yang siswa pindahan yang sebelumnya belum pernah ia kenal,tetapi banyak ke janggalan yang terduga membuat Shilla merasa dirinya pernah mengenali sosok lelaki itu,namun Shilla tidak tau apakah dirinya merasa benar atau salah.

Di usia nya yang menginjak 15 tahun ia bertemu dengan sosok lelaki yang siswa pindahan yang sebelumnya belum pernah ia kenal,tetapi banyak ke janggalan yang terduga membuat Shilla merasa dirinya pernah mengenali sosok lelaki itu,namun Shilla tidak...

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

-Arga Kirar Zaid

Lelaki itu tumbuh menjadi sosok pria baik dan pintar juga memiliki paras wajah yang menawan.Ia anak pindahan dari luar kota hidup nya menjadi turun dratis sehingga ayahnya membawa ia pindah ke luar kota untuk mencari nafkah yang jauh lebih besar pendapatannya dari sebelumnya.

Jauh dari kehidupan Shilla yang bisa di katakan dengan keluarga cemara,namun dari keluarga cemara itu Shilla selalu patut dan nurut kepada orang tua apapun yang dikatakan ayah dan bundanya,hingga membuat dirinya menjadi seperti bukan dirinya sendiri.

Hidup memang akan terus hadir dengan persoalan-persoalan yang tidak pernah di rencanakan,tetapi akan kah ada benteng di setiap pertolongan hidup itu untuk membantu menahan dari guncangan lintasan yang menerjang. Mungkin dengan pertahanan akan sulit,tetapi kita coba dengan mengantarkan nya dengan keikhlasan di setiap pahit hidup itu,pasti dengan mengantarkan kita bisa pulang dengan kosong dan tenang,dengan kosong kita bisa membuka nya lagi dan mengisi nya dengan kemanisan tanpa gula tambahan.

SweetyWhere stories live. Discover now