Jangan lupa vote dan tinggalkan komen di cerita ini yaa...
Happy reading..
Lelaki berkulit putih itu kini tengah duduk di pojok ruang perpustakaan sekolah nya, dengan beberapa buah buku pelajaran yang begitu tebal.
Mata tajam nya bahkan menyorot tiap kata dengan begitu serius, layaknya seorang pemburu yang tengah mengintai mangsa nya, siap kapan pun untuk menerkam.
Lelaki itu suka di sini, menghabiskan banyak waktu istirahat atau jam jam pelajaran kosong, dan datang kemari, hanya untuk mengisi waktu senggang nya.
"Mamba!" Perhatian lelaki itu kemudian teralihkan pada sesosok gadis yang memanggil nama nya.
Terlihat sosok gadis cantik berambut cokelat itu tengah merengut kesal, dengan sekantung makanan juga minuman di dalam nya. Itu Ara. Arabella Chalondra.
"Nih!" ujar gadis itu.
Mamba tersenyum tulus. Menarik pergelangan Ara agar gadis itu mau duduk bersebelahan dengan nya. "Apa lagi?" Tanya gadis itu ketus.
"Mau nyuruh nyuruh aku lagi? Biar aku di katain babu sama anak anak?" Bentak Ara spontan, tak perduli akan perasaan Mamba nanti nya.
Mamba hanya terkekeh lucu, melihat sifat Ara yang kini sudah mulai berubah sejak saat awal pertemuan mereka. "Temenin aku di sini." pinta Mamba. Gadis itu kemudian hanya bisa menghela nafas berat, namun mengangguki nya.
"Nih makan." Mamba membuka kotak berisi banyak bomboloni di sana. Dan menyodorkan nya pada si gadis.
"Gak mau." tolak nya.
Ara yang masih kesal pun hanya bisa menggerutu tak jelas, hingga membuat kesabaran mamba kian menipis.
"Makan gak!?" Mamba mulai memaksa, dan itu arti nya Ara sedang dalam keadaan bahaya.
Mamba menatap tajam sosok Ara, membuat gadis itu hanya bisa tersenyum kikuk lalu mengambil bomboloni tersebut dan memakan nya.
"Bagus. Pacar aku gak boleh ngebantah. Aku gak suka." Ujar Mamba seraya tersenyum pada Ara. Mengelus surai cokelat itu dengan sayang.
Ara kembali menghela nafas pelan, terjebak bersama Mamba yang punya sikap berubah ubah memang selalu menjadi beban berat bagi gadis itu. Masih jelas di ingatan gadis itu, bagaimana kejadian nya hingga membuat gadis itu terperangkap dalam sebuah hubungan aneh seperti ini dengan Mamba.
Berawal dari lelaki itu yang kerap kali bersikap manis pada nya, senang memberikan perhatian berlebih pada Ara,sedang Ara yang selalu merasa itu adalah sebuah gangguan yang nanti nya akan menyusahkan gadis itu, hingga lama kelamaan Mamba yang bersikap semakin possessive yang berujung pada pengklaiman Mamba atas diri nya sebagai seorang kekasih.
"Kamu milik aku Ara!"
"Gak! Ara bukan milik siapa siapa!!"
"Jangan membantah! Ingat, apa yang udah kutandain jadi milik aku. maka selama nya itu akan jadi milik aku."
"Cih!" Ara berdecih pelan.
Mungkin menurut pandangan orang lain Ara adalah gadis paling beruntung, karena memiliki seorang kekasih setampan dan sepintar Mamba, belum lagi latar belakang keluarga Mamba yang seorang konglomerat besar di Jakarta, menjadikan lelaki itu sebagai idola banyak siswi di sekolah mereka.
Namun itu hanyalah opini semata, nyata nya seorang mamba bukanlah sosok perfectionist seperti yang di elu elu kan oleh kebanyakan wanita di luaran sana. Mamba berbeda. Jati diri mamba yang sebenarnya adalah seorang psycho yang akan bertindak kasar dan tak segan segan membabat habis apabila ada seseorang yang mengganggu milik nya, kehidupan nya. Tak peduli mau itu lelaki atau perempuan. Layak nya nama yang di sandang lelaki itu, Mamba. Seperti seekor ular Mamba yang tenang namun begitu mematikan. Lelaki itu bahkan sama sekali tak tersentuh.
_______________________
Hai hai.. Ketemu lagi sama aku di cerita baru..
Astaghfirullah, belum selesai cerita yang kemarin. Udah bikin cerita baru lagi aja. Wkwk..
Aku emang suka gitu..
Jadi maapin yaa😂😂
Jangan lupa buat vote dan komen di cerita ini, biar aku tambah semangat nulis nya..
See you..
YOU ARE READING
POSSESSIVE MAMBA
Teen FictionBagaimana jadi nya jika Mamba yang tak tersentuh malah terobsesi untuk menjadikan seorang Arabella Chalondra sebagai kekasih nya? milik nya. Bagaimana pula jika sosok Arabella Chalondra yang selalu terlihat begitu ceria malah selalu merasa terbeban...
