AWAL YANG ABSURD

14 2 0
                                        

Selamat membaca jangan lupa untuk voment:)

[Happy reading]


"Sei cepetan! Lama, gua tinggal!"

"Bentar!"

"2 menit gak turun gua tinggal!"

"Ayo berangkat bang!"

Seira teriak sambil turun tangga, nyamperin abang mengesalkan nan menyebalkan-nya. Untung ganteng. Eh gak deh. Untung abang hehe.

"Gak sarapan lo? "

"Tadi lo nyuruh gua cepet, gimana sih!"

Omel Seira sambil berjalan ke dapur mengambil kotak bekal juga botol air minum. 

"Gua bawa bekal aja makan dimobil. Baru inget hari ini gua ada ulangan harian fisika, mau buat cerpean"

Jelas Seira, lalu meneguk sedikit susu stoberi kesukaannya.

"Ulangan tuh belajar bukan bikin cerpean!"

Dengan sangat ringan tangan Revan menjitak kepala Seira.

"Sialan lo bang!" Umpat Seira. 

"Eh mulutnya ya, sama abangnya juga. Durhaka lo!"

Ceramah Revan sambil menyentil bibir Seira. Sedangkan yang diceramahi hanya terkikik geli. 

Ada ada saja tingkah kedua adik kakak ini. Seira Atasha Evans dan Revan Kasha Evans. 

*Cerpean : contekan 


✏✏✏


Davren memarkirkan motornya di parkiran. Iyalah diparkiran ya kali di ruang kepsek. Setelah melepaskan helm nya, ia merapikan rambutnya di kaca spion motornya. Dan penyakitnya kambuh seketika.

"Ya Tuhan, ternyata gua ganteng"

Iya, penyakit seorang Davren Forks cuma satu, yaitu ke-ge-e-ran tingkat subhanallah!. Tidak ada obat untuk penyakit yang sudah menggerogoti jiwa raga Davren. 

Segera Davren melepas jaket dan merapikan seragamnya, meletakan jaketnya ditangan kiri dan meletakan tas nya di pundak sebelah kanan. Lalu melangkahkan kakinya keluar parkiran.

"Davren!"

Merasa namanya dipanggil, yang punya nama pun menengok ke belakang. Ternyata yang meneriakan namanya tadi adalah sahabat. Seira. Terlihat gadis itu menengok sebentar ke arah samping dimana mobil Revan stop sebelum akhirnya Seira melangkahkan kakinya menuju tempat dimana Davren berdiri sekarang.

"Tumben dateng agak siangan, biasanya juga pagi buta biar bisa bikin cerpean kalo gak biar bisa liat kakak paskib idaman lo itu!"

Goda Davren sambil menaik turunkan alisnya.

"Apaan sih lo Vren iihh!"

Gemas Seira sambil mencubit lengan Davren lalu berlari untuk menghindari balasan dari Davren. 

"Sakit Sei, gila banget lo!"

Teriak Davren sembari mengelus lengannya yang lumayan sakit. 

"Sial. Kemana tuh anak! Cepet banget ngilang kaya setan"

Davren menggerutu karena kehilangan jejak Seira, sebelum detik berikutnya ia kembali berkata

"Lah lupa, Seira kan emang setan! Hahaha"

Tak mau ambil pusing Davren memilih untuk pergi ke kelasnya saja. 

-

-

"Huft. Untung udah pergi, dasar kadal!"

Seira keluar dari tempat persembunyiannya, di belakang UKS dan saat akan absen secara finger print atau Seira lebih suka menyebutnya dengan 'ceklok'. Tak sengaja Seira bertemu dengan Yohan. 

Gimana? Aneh kan iyakan iyakan hiya hiya author tau kok:( tapiii jangan lupa tinggalin jejak ya:) klik simbol bintang di pojok kiri bawah!

UNSTABLE [ON GOING]Geschichten, die süchtig machen. Entdecke jetzt