Oops! Questa immagine non segue le nostre linee guida sui contenuti. Per continuare la pubblicazione, provare a rimuoverlo o caricare un altro.
Photo by Matthew Henry
TEMAN
Ada seorang teman yang namanya tak pernah aku kenal.
Kemarin dia menaruh titik di dalam hidupnya dengan dua dasi tersimpul di lehernya.
Untuknya, setelah sekian lama, akhirnya aku berutut.
Untuknya, setelah ribuan pagi, akhirnya aku menggenggam tanganku.
Untuknya, dengan canggung kusapa Tuhan,
berharap malaikat ikut mengan restu.
untuknya, kukirim doa yang tak pernah terlafalkan.
Untuknya, kuharap reinkarnasi benar-benar tiada.
Untuknya, kuharap hukum agama tak terlaksana.
Dan semoga, hanya surga yang menunggunya.
Hendaknya bebanmu telah terurai,
Dari ratapanmu yang terbengkalai.
Adieu,
Seorang teman yang namanya tak pernah aku kenal.
STAI LEGGENDO
Salam dari Sisi Rembulan yang Lain.
PoesiaPermukiman puisi tentang cinta dan teriknya matahari.
