PROLOG

51 8 0
                                        

Hembusan angin begitu terasa menerpa permukaan wajah Manda, satu kata yang Manda rasakan dari hari ke hari yaitu 'Lelah', lelah akan masalah yang selalu datang kepada dirinya, lelah karna orang - orang yang ia sayang pergi begitu saja. Kapan semua ini akan berakhir? Bahkan orangtuanya pun begitu tega untuk tidak menganggap Manda dan kakaknya menjadi anak mereka lagi, hanya gara - gara kehadiran Kaila, seorang anak yang tidak tau menau soal apa yang telah terjadi sebenarnya, orangtuanya pun tega membuangnya hanya karena takut reputasi mereka dan perusahaannya bisa tercemar jelek, sungguh mereka egois bukan? Entah semua itu hanya bisa terjawab seiring berjalannya waktu.

Banyak dari mereka juga yang mencibir Manda tanpa tau kebenarannya seperti apa. Apa jika mereka tau semua yang terjadi sebenarnya, mereka masih akan tetap mencibir Manda? Bahkan mereka tidak pantas sama sekali untuk mencibir Manda jika mereka tau apa yang sudah terjadi. Sakit rasanya kata - kata yang tidak pantas untuk didengar pun selalu terlontarkan dari mereka untuk Manda, kadang Manda berfikir, dimana letak salah Manda sampai semuanya bersikap seolah - olah Manda adalah seorang pendosa besar yang sudah berbuat sesuatu hal yang menjijikkan untuk mereka, bahkan posisi Manda disini hanya untuk menjaga Kaila dan mencari uang untuk pengobatan kakaknya.

Kapan semua ini akan berakhir, sungguh Manda lelah dan selalu merasa ingin menangis setiap harinya walaupun pada kenyataannya selalu ia tahan. Kapan kehidupan Manda yang dulu kembali, ia menginginkan masa - masa itu, masa dimana ia masih bisa tertawa lepas dengan semua orang yang Manda sayangin. Entah kapan gelap ini akan kembali berubah menjadi terang, apa mungkin terang yang Manda inginkan kembali hanya akan menjadi khayalan untuk selamanya.

.

.

.

.

.

Jangan lupa vote & comment nya :)

BOYFRIENDWhere stories live. Discover now