Kisah yang diceritakan disini, bukanlah kisah-kisah wah seperti si penyaji syair di bulan September.
Ini klise,
Hanya saja, aku harus menceritakanya kembali agar otak ku kembali berfungsi untuk mengingat.
Kau menyukai angkasa, tapi membenci bulan.
sesekali aku tertawa
ada ya manusia se-unik itu.
Mari kita bercerita lagi selama apapun yang kamu mau. Sampai matahari terbit pun, aku tak masalah.
tapi kau harus janji, jangan memikirkan dia saat bersamaku. Nanti usahaku sia-sia--
Mau? ku buatkan coklat panas yang biasa kau minum ketika kau sedang marah kepada Ubu?
Ubu itu kucingmu.
Lupa?
Tak apa, Aku juga tak punya kehendak untuk membuatmu terus mengingatnya.
kamu boleh lupa kapanpun kamu ingin melupa.
