-------------------------------------------------------------
"Mimpi yang menjadi Kenyataan"
-------------------------------------------------------------
Aku Terbangun dengan nafas terengah-engah dibarengi dengan keringat yang bercucuran di seluruh tubuh.
Syukurlah,Ternyata itu hanya mimpi buruk(Lihirku)
Kulihat disampingku Seorang Wanita baru saja terlelap,kulihat di matanya sepertinya ia baru saja menangis sebab bantal yang ia gunakan basah di beberapa bagian.
Aku Menangis menatapnya dan teringat mimpiku tadi seperti kenyataan.
*Keesokan Harinya*
Benda Pipih Disampingku Berbunyi Menandakan Pukul 3 pagi.Aku segera bangun,kulihat wanita disampingku sudah tidak ada.
Aku Bertanya-tanya Kemanakah Ibu pergi sepagi ini?
Akupun segera langkahkan kaki ku ke Dapur Untuk Mencari ibu,kulihat ia sedang bersiap-siap untuk pergi.
"Bu,sedang apa pagi-pagi begini kok udah bawa keranjang".
"Eh.kamu udah bangun sayang?Ibu Mau pergi Ke Pasar Dulu,Mulai hari ini ibu akan berjualan Sayur keliling".
Aku mengerutkan kening.
mengapa ibu melakukan itu?(bertanya di dalam hati)
Tetapi aku tidak bertanya langsung kepada ibu
"Oh baiklah,kalau begitu aku ikut ya bu!Aku juga ingin pergi ke pasar,lagian sekarang aku juga libur".
"Gak perlu sayang,mending kamu sekarang Belajar saja." ibuku berkekeuh tidak ingin aku ikut.
"Tapi bu....aku...ingin ikut"(wajahku memelas) aku meyakinkan ibuku supaya aku bisa ikut.
Tetapi percuma saja aku melakukan itu,Ibuku tetap melarangku supaya tidak ikut dengannya.
Aku pun kembali masuk Kekamarku dan merebahkan tubuhku di atas kasur.Kemudian aku meraih benda pipih di atas nakas dekat tempat tidurku,aku membuka sosial mediaku sebentar untuk mengetahui siapa tau ada tugas dari grup kelas.
Namun saat aku sedang berselancar di beranda somedku aku tak sengaja melihat ada seorang perempuan yang memajang fotonya bersama seorang laki" yang sepertinya aku kenal.
Dan ....
Setelah aku lihat lihat lagi.Benar sekali dia itu adalah Ayahku.
Tanganku bergetar,mataku memanas.Pikiranku menjadi kacau.
Aku bertanya-tanya mengapa ayahku berfoto mesra sekali dengan Perempuan itu.
Aku kemudian menutup kembali sosial mediaku.aku berusaha berpikir jernih dan aku berusaha meyakinkan diriku sendiri bahwa yang aku lihat tadi bukanlah ayah.ia kan sedang pergi bersama paman, jadi mana mungkin ia bersama wanita lain.
Aku bergegas pergi menuju meja belajarku,Aku harus belajar untuk ulangan minggu depan.
Di Keheningan ini aku biasanya bisa fokus belajar,tetapi kenapa kali ini tidak bisa?
Aku terus-terus saja terbayang lelaki yang ada di foto tadi.Akupun berniat untuk membuka sosial mediaku kembali untuk melihatnya dan memastikan apakah itu benar ayahku.
Tetapi untunglah dari kejauhan sayup-sayup terdengar suara adzan subuh,dan benar saja saat aku melihat jam waktu sudah menunjukan pukul 04.30
Sudah waktunya shalat.
Aku Mengurungkan niatku untuk membuka sosial media,kemudian aku memilih untuk melenggangkan kaki ku untuk pergi ke Toilet,Akupun berwudhu dan kemudian kembali kekamarku dan menunaikan kewajibanku sebagai umat islam,dan setelah itu aku pun berdo'a.
Namun,ketika aku sedang khusyu berdoa,aku terkejut mendengar seperti suara suatu benda jatuh.
Aku terheran-heran,kok bisa benda jatuh padahal di rumah ini hanya ada aku saja sekarang ini,jika itu kucing itu tidak mungkin karena di rumah ini tidak memelihara kucing,Bahkan aku alergi oleh Bulunya.
Ataukah itu Maling???........
Akupun bergegas melipat Mukenaku dan memberanikan diri untuk melihat suara apa tadi.
Aku perlahan-lahan keluar dari kamarku dan mengambil sapu yang letaknya tidak jauh dari kamarku untuk bejaga-jaga.
Aku melangkahkan kaki ku dengan sangat hati-hati karena aku takut jika benar yang menjatuhkan benda itu maling dan ia membawa senjata tajam bisa saja aku terluka,jadi aku mewaspadai hal itu supaya tidak terjadi.
Saat itu Kondisi rumahku Agak gelap karena ada beberapa lampu yang sengaja dimatikan supaya menghemat.
Aku berjalan menuju Kamar ibuku tapi tidak ada siapa-siapa disana.
Akupun melangkah menuju dapur dan disana agak gelap sehingga aku tidak dapat melihat dengan jelas ke arah dapur tersebut.
Namun Aku melihat sepertinya ada seseorang yang sedang berjongkok di lantai dan ia seperti sedang mengambil sesuatu di lantai.
*Aku gemetaran sekali*
"Apakah itu maling"(ucapku dalam hati)
Aku harus memukul & menangkapnya.
Aku memberanikan diri untuk mendekati dan mencek apakah itu maling dan jika benar aku akan memukulnya.
Namun saat sudah dekat orang itu sepertinya menyadari kehadiranku dan dia pun menoleh.
Refleks karena kaget aku segera memukulnya sekuat tenaga menggunakan sapu yang aku bawa tadi.
Orang itu akhirnya tergeletak ke lantai,akupun segera memeriksa orang tersebut dan
"Hah?".aku bingung apa yang harus aku lakukan.
ternyata orang yang aku pukul itu adalah........
KAMU SEDANG MEMBACA
[CERPEN]Mimpi Yang Menjadi Kenyataan
Short StoryHidup Hanyalah Sebuah Pilihan.Dan itu semua tidak bisa kita pungkiri lagi meskipun harus memilih antara bertahan namun tersiksa dan melepaskan meskipun belum tahu akhirnya.🍃🌹
![[CERPEN]Mimpi Yang Menjadi Kenyataan](https://img.wattpad.com/cover/207320360-64-k37350.jpg)