Selasa 26Nov

3 2 0
                                        

Hari ini tanggal berapa? Ah iya 26, setelah kemarin kita semua merayakan hari guru nasional yng ke 74 aku baru ingat itu astga

Pgi tadi saya memulai hari seperti biasa hanya saja, entah siapa yng salah antra saya dan ayah saya. Walaupun setiap hari selalu bertengkar tapi munurutku, hanya hari ini saja yng tidak ingn ku alami lagi bingung dengan semuanya selalu salah dimata orang tua. Saya selalu berfikir kenapa sepertinya takdir mempermainkan saya, tpi tak bisa juga untuk saya menolak.

Ingn sekali aku pergi ke tempat tenang dan berdiam diri disana entah sampai kapan yng pasti untuk merenungkan semuanya, entah masalah keluarga, pertemanan, hingga masalah perasaan atau asmara. Tidak bisa dipungkiri kini sya merasa sya terlalau bodoh untuk melakukan semuanya sampai sya berfikir mengapa saya hidup jika hanya untuk merepotkan orang sekitar, anggap lah saja saya seperti sampah SAMPAH kata itu cocok untukku.

Saya tidak tau harus bagaimana lagi. Saya tidak sudah mencari teman untuk berbicara mendengar keluh kesahku tapi tidak ada satu pun yng mencernanya, yng membuat ku hampir saja ingin berbuat sesuatu pada orang itu

Tiap kali mereka datang dan bercerita bodohnya saya, saya selalu mendengarkan dengan baik sebagai mana apa yng harus dilakukan sipendengar dan memberisaran.

Sudahlah ku akhiri saja, sampai sini saja kan ku lanjut dengan semua problem selanjutnya



25 nov 2019

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 26, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

TiredStories to obsess over. Discover now