Bulan maret 2019 adalah bulan yang terasa sangat berat bagiku dan bulan yang paling tak bisa ku lupakan, karena pada bulan itu aku terakhir kali untuk bisa melihat ayahku.
Namaku Ghani , aku berumur 16 tahun , aku duduk di kelas 2 SMA di salah satu SMA di kabupaten Bogor ,dan aku gemar bermain basket .
Pada suatu ketika aku mengalami latihan basket yang sangat berbeda dari latihan biasanya.kenapa? Oke,mari aku jelaskan sedikit demi sedikit
Pada suatu hari, tepatnya hari jumat aku libur sekolah.nah..jadi aku dirumah dengan ayahku karena dia sudah pensiun sedangkan ibuku kerja dan kaka ku kuliah Pagi itu aku jalani dengan ayahku dengan seperti biasa tanpa ada yang aneh, sampai waktu sholat jum'at tiba.
Aku berangkat sholat jumat bersama ayahku dengan mengendarai motor, dan aku melaksanakan sholat jum'at disalah satu masjid dekat rumahku.
Selesai sholat jum'at... Ayahku berbicara kepadaku "dek, kamu yang bawa motor ya,kepala ayah tiba tiba pusing banget" ucap ayahku yang sambil memegang kepalanya karena pusing Aku pun menjawab "lah kenapa yah?,belum makan kali.." ucapku yang mengkhawatirkan ayahku .
Karena ayah memiliki riwayat penyakit stroke ,dan sudah mengalami 2 kali serangan stroke , dan disitu aku sempat berpikir "apa mungkin ayah kena serangan stroke lagi?" Tapi aku tidak mau berpikiran seperti itu, aku tetap berdoa kepada allah agar ayah tidak kenapa kenapa.
Sesampainya dirumah, aku membaringkan ayahku diatas kasur dan memberikannya segelas air putih, setelah itu dia tertidur lelap , disitu keadaan ku sedikit panik tetapi aku berusaha menenangkan diri.
Sampai jam 4 sore , aku harus pergi latihan sedangkan ayahku belum bangun bangun juga , lalu aku menghubungi ibuku yang masih berada di kantornya."bu cepet pulang yaa ini ayah tadi pusing terus sekarang tidur gak bangun bangun, tapi badannya bergerak gerak terus , aku mau berangkat latihan" ucapku yang sedikit panik. "yaudah kamu latihan aja dek,ibu sebentar lagi pulang kok." Ucap ibuku
Dengan berat hati aku meninggalkan ayahku yang tertidur agar aku bisa latihan basket.
dan saat latihan...aku selalu terpikir dengan keadaan ayahku yang berada dirumah , sebelumnya aku tidak pernah merasakan perasaan yang sangat aneh seperti ini.
Aku selesai latihan kurang lebih jam 9 Dan aku langsung bergegas pulang kerumah untuk mengetahui kondisi ayah ku
Sesampainya dirumah, ternyata ayahku masih tertidur! Disitu aku mendadak panik karena ga biasanya dia seperti ini
Disitu aku dan ibu langsung menghubungi saudara ku yang tinggal berada dekat dirumah untuk kerumahku agar bisa membantuku mengantarkan ayah ke rumah sakit.
Kurang lebih jam 10 mereka sampai kerumahku dan mereka menemani aku dan keluargaku untuk mengantarkan ayah ke rumah sakit.
Sesampainya dirumah sakit ayah langsung di cek oleh dokter dirumah sakit tersebut dan ayah melakukan beberapa pemeriksaan. Dan disitu posisinya ayah juga belum juga tersadar tetapi badan ayahku selalu bergerak gerak.
Dan akhirnya ayahku pun dirawat di salah satu kamar dirumah sakit tersebut.karena ayahku tidak sadarkan diri tetapi badan ayahku bergerak-gerak terus , akhirnya kedua tangan dan kaki ayahku diikat di samping kiri dan kanan di tempat tidur, agar infus yang di pasang di tangan ayahku bisa mengalir dengan sempurna.
Malam ini ku lalui dengan rasa yang sangat aneh aku tidak bisa berhenti berdoa, karena yang ku bisa lakukan hanyalah berdoa.
Sekitar jam 2 malam... Ibuku harus pulang karena harus menyiapkan baju baju untuk rencananya menginap pada hari sabtu itu . Yaa jadi yang menjaga ayahku hanya aku dan satu lagi saudaraku .
Singkat cerita....sampai lah di pagi hari dan disitu kondisinya ayahku belum juga tersadar , dan ibuku sudah ada dirumah sakit lagi , setelah ia berkemas tadi di rumah
Dan sekarang giliran aku dan saudaraku yang pulang untuk membersihkan diri,makan dll.
Sesampainya dirumah aku berniat untuk tidur, tetapi...aku tidak bisa tidur karena perasaan aneh ini yang bercampur dengan takut dan panik selalu terpikirkan oleh ku.
Pada jam 8 pagi Aku kembali kerumah sakit dengan membawa baju baju untuk persiapan malam nanti.
Sesampainya aku dirumah sakit Aku melihat ayahku yang sudah terbaring dan terdiam dan menutup matanya, tetapi kata ibuku dia tertidur.
"Tadi ayah kaya kejang gitu dek abis itu ayah sering tersenyum sendiri" ucap ibuku. Lalu akupun bertanya "terus itu ayah tidur?" Lalu ibuku menjawab "iya"
Lalu setelah itu aku dan ibuku mengaji bersama dan berdoa agar ayahku cepat dipulihkan
Tetapi lama kelamaan aku dan ibuku memliki perasaan yang benar benar aneh . Lalu aku dan ibuku memanggil suster setempat untuk mengecek kondisi ayahku.
Setelah satu suster datang ,ia memanggil dokter dan suster lainnya berdatangan sambil membawa alat pemacu jantung .
Disitu aku tak bisa menahan tangis yang sangat mendalam melihat kondisi ayahku kian memburuk.
Aku dan ibuku diluar kamar tidak berhenti berdoa agar ayahku bisa pulih kembali
Dokter pun keluar dan mengatakan "maaf.kita sudah melakukan semampu kami tetapi bapak tidak bisa tertolong"
Disitu perasaanku benar benar sedih, hancur dll
Singkat cerita...aku sudah di mobil ambulan untuk mengantarkan jenazah ayahku kerumah Dan sesampainya dirumah sudah ada bendera kuning dan banyak kerabat kerabat yang berdatangan.
Semenjak hari itu...entah mengapa setiap aku melihat bendera kuning aku merasakan hal yang aneh dalam diriku dan sedih .
Aku yang tak pernah menangis, pada hari itu aku menangis dengan begitu banyaknya.kira kira aku terakhir menangis saat aku duduk di bangku sekolah dasar.
Aku sedikit menyesal karena waktu yang aku lakukan selama ini itu belum maksimal dengan ayahku ,aku lebih sering bermain dengan teman teman , bermain game dll
Walaupun aku sering bercanda tawa dengan ayah ibuku dirumah ,tetapi menurutku itu kurang .
Oh ya . Ayah dan ibuku itu adalah orang gak pernah marah kepada anak anaknya kata mereka itu hal yang ga penting dan buang buang tenaga wkwk
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jadi..... Selama orang tua kalian masih ada, hormati mereka , perlakukan mereka sebaik mungkin jangan sampe kalian ada perasaan kesel sedikitpun ke mereka, banyak banyakin waktu kalian bersama mereka , kayak main bareng, nonton barang , disuapin sama mereka lah atau yang lain lain. Jangan pernah malu!! Karena giliran itu semua kalian belum lakuin dan mereka udah gaada kayanya itu bakal jadi penyesalan terberat kalian.