Pelabuhan 1

47 4 2
                                        

Sore itu,Hujan menampakan wujud dengan menjatuhkan bulir bulir air yang membasahi bumi.mentari yang berangsur-angsur tenggelam di kalahkan oleh awan hitam yang amat pekat. Seorang wanita berdiri di balik jendela kaca yang mengingatkan sebuah kejadian dimana kejadian itu selalu terngiang bersamaan dengan turunnya hujan.

"Mungkin aku salah memilih jalan hidup"celetuk wanita tersebut

"Kejadian itu dimana kejadian yang mungkin harusnya tak terjadi,mengapa aku mengingatmu,apakah aku masih mencintaimu atau aku hanya rindu tentang kenangan kita"tambahnya

Semarang,14 Juni 2014

Sekolah

Siang itu Aku bertemu dengan mu,kau tak sengaja menyenggol lengan ku sehingga kau harus berhenti sejenak dan kau mulai mengamati ku yang sedang kesakitan dengan satu tangan ku mengusap usap lengan ku sendiri,lalu

"Maaf,maafkan Aku,kau tidak apa-apa kan ?"suaramu

"Iya tidak apa-apa kok hanya saja sedikit ngilu nanti juga hilang"

"Hm.kau kelas berapa jika saya boleh tau ?"

"Saya kelas XII,lantas anda kelas berapa ?"

"Sama seperti mu".

Lalu kau pergi meninggalkan ku yang sedang duduk di bangku sendirian.aneh kau tak sempat ucapan kata-kata walaupun hanya kata perpisahan.Tapi,bagiku itu sudah cukup baik daripada tak mau mengakui kesalahan.pertemuan itu tak ku jadikan beban bagiku.Namun, mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu kembali dengan sebuah pertemuan yang tak pernah kita rencanakan.

Kala itu masih ku ingat hari mulai gelap dan aku masih terduduk sepi di gerbang sekolah.entah dari mana kau datang yang mengagetkan ku dengan sebuah sapaan.

"Hey"

Aku yang tertunduk mendongak kan kepalaku dan ternyata itu anda.

"Eh iya.ada apa ya ?"

"Kamu nunggu jemputan atau gimana ?"

"Hm.iya saya lagi nunggu jemputan dari Ayah saya tapi dari tadi belum ada nampak"

"Oh.yaudah ayo ikut saya"

"Tidak.saya sebaiknya menunggu ayah saya saja"

"Ini sudah hampir gelap dan kamu bisa lihat kan ini sudah mendung bentar lagi pasti hujan turun.dan saya gak mungkin ninggalin perempuan yang kesusahan begitu saja"

"Apakah saya tidak merepotkan mu ?"

"Tentu saja tidak,anggap saja ini adalah bentuk rasa permintaan maaf saya yang tadi menyenggol lengan mu"

"Baiklah"

Wanita tersebut kahirnya menaiki motor KLX milik pria tersebut.sampai pada akhirnya di tengah jalan turunlah hujan yang sangat deras dan tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.dan terpaksa harus menepi di sebuah tempat teduh .

"Celaka hujannya deras.kamu keberatan tidak jika kita meneduh terlebih dahulu"

"Iya nggak apa-apa kok"

Kemudian merekan meneduh di depan toko yang telah lama tak dihuni.

"Kamu kedinginan ya ?"tanya pria tersebut

"Tidak,saya tidak apa-apa kok"ujar wanita tersebut.
tapi memang wanita Tersebut merasa kedinginan hanya saja ia tak mau berterus terang kepada pria tersebut.

"Oh nama kamu siapa ?.saya sampai lupa menanyakan itu kepada mu"

"Nama saya Vinka Sania Putri,panggil saja Vinka.lalu anda sendiri ?"

"Saya Aldin Putra Pradana,panggil saja Aldin."

Lalu Aldin melepas jaket yang ia kenakan dan memberikan kepada Vinka.

"Ini pakai saya tau kalau kamu kedinginan".

"Tidak usah saya tidak apa-apa".

"Udah nggak usah nolak nanti malah kamu sakit".sambil memakaikan jaket tersebut kepada Vinka.

"Makasih"

"Sama-sama,eh yuk lanjut ini hujannya udah reda"

Vika yang melamun dikagetkan dengan tangan yang menyentuh pundak nya.

"Astaga hm iya ayo."

Lalu mereka melanjutkan perjalanan ke rumah Vinka.
Sampailah di depan pagar kompleks perumahan yang menjadi alamat rumah Vinka.

"Makasih atas tumpangannya".

"Iya sama-sama.udah dulu ya aku langsung pulang keburu malam"

Lalu Aldin melanjutkan perjalanan menuju rumah nya.

Vinka

Di dalam kamar yang minimalis tetapi nyaman di huni oleh Vinka,ia merebahkan dirinya di atas kasur yang empuk dan mulai menatap langit-langit kamar lalu membayangkan kejadian yang tadi terjadi

"Dia ternyata baik"senyuman terlukis di wajah Vinka

"Kupikir ia sosok pria yang brandal yang selalu melukai hati wanita.Namun, ternyata apa yang kulihat tak seperti apa yang kupikirkan."

Tiba-tiba ponsel iPhone 7 plus Vinka berbunyi.menandakan ada notifikasi yang masuk dan ternyata itu adalah dari grup kelas XII TKJ 1.

Sri Sugiyanti
Hey guys kalian tuh ya pada gak bisa diomongin kalo suruh bayar kas tuh bayar.nih gue yang kena damprat nya dari papi.👿

Ilham Arief
Sans kali sri.wkwk

Wiwik
Ye maap.

Akmal L.
@sri sugiyanti udah dari pada pusing mending uang kas nya buat kita dinner berdua😁

Vinka SP
Yah kasian kale kau ,mesti papi nyalahin lu ye.padahal kita yang bandel gak mau bayar kas.

Bima S
Allahuma sholialla Muhammad.udah lah besok lagi lu nggak capek apa mending tidur biar besok gak telat berangkat.

Bapak Raul
@bima S wadauw anak ayah udah gede udah bisa milih mana yang bener.

Dan kira-kira seperti itulah chat grup kelasnya Vinka.kemudian Vinka menaruh ponselnya di atas nakas dan tak lupa ia charger agar besok jika di sekolah tidak lowbat.Kemudian ia tertidur.


Terima kasih

Vote biar admin bisa update ceritanya lagi.dan sekali lagi admin ucapkan terima kasih atas kunjungan Anda Selamat berbelanja wkwk😂😂😂794 kata dari admin

Purwodadi,28 November 2019

@aldinomarda__

Matur nuwun mas mbak. 🙏

Mana PelabuhankuWhere stories live. Discover now