prolog

8 2 2
                                        

"aku selalu bermimpi untuk bisa membawa seorang yang aku anggap spesial untuk mengelilingi dunia , menunjukan betapa indahnya dunia luar"

"Heii Keir"

"Dia Kim Yoon , Orang yang selalu menemaniku , selama aku di negara orang , aku selalu menghabiskan waktu dengannya baik untuk bersenang senang ataupun belajar"

"Hei yoon , apa kau sudah lelah ?"
Tanya Pria yang bernama Keir itu.

"ombak nya terlalu besar , membuat tubuh kecilku hilang" kesalan dari Kim yoon membuat keir terkekeh.

Keir menutup kedua mata indahnya. Menikmati Semilir angin yang menerpa wajah tampannya , Hidung mancung , Bibir ranum , dan rahang tegas membuat Wanita Tak henti henti meliriknya.

Bahkan saat sekarang ini aku hanya bisa melakukan hal seperti ini saat bosan.

Aku rindu ibu , dan aku rindu ayah.
3 tahun aku diasingkan ke negara orang tanpa ada yang memperdulikanku , apa sebegitu menyakitkan kehadiran ku? Hehe jika iya kenapa kalian melahirkanku.

Keir mulai bangkit Dan berjlan menuju Bmw sport Bewarna Dongker miliknya yang terpakir di depan Exs Caffe.

Melihat itu Kim yoon Ikut berjalan di belakang keir.

"Keir , apa yg akn kau lakukan selanjutnya?" Tanya yoon Berusaha mensejajarkan langkahnya dengan keir.

"aku akan Pulang yoon , spertinya tidur siang menyenyakan" kawab keir dengan tatapan datar.

Yoon hanya ber oh ria , dan masuk ke dalam jok penumpang.

Keir mulai melajui bmwnya Membelah Keramaian jalan Kota Seoul dengan kecepatan Diatas Rata rata.

Aku tidak butuh fasilitas , aku tidak butuh uang , jika aku tetap akan merasakan kesepian , aku hnya butuh keluarga aku hanya butuh kasih sayangmu ibu...

••••

jakarta , 22.00 Wib

Awan semakin kelam , Bahkan Sekarang Sudah berganti Waktu ,Baru sekejap lalu , Awan begitu cerah dan merekah , sekarang sudah digantikan oleh Bulan yang begitu bulat dan Terang.

22.00 WIB , Begitu suasana Ribut Dari sebuah Ceffe Kecil yang Menyediakan Berbagai menu.

Tanda Open Sudah dibalik Menjadi Closed , itu artinya Pengunjung Caffe kecil yang terkenal Simple itu Melangkah keluar untuk meninggalkan caffe minimalis itu.

Fyuhhh...Hembusan Nafas seorang Gadis Cantik dengan Sweater Abu abu yang melilit di badan mungilnya , menjelaskan kelelahan yang ia rasakan untuk hari ini.

"Kyna"

Gadis itu Menoleh Lalu tersenyum, Terlihat Seorang Gadis yang Seumuran dengannya dengan senyum mengembng mendekat.

"Ada apa laras?"

Laras adlah teman Seperjuangan Di tempat Kyna bekerja sebagai karyawan caffe.

"ayo aku antar pulang" Ajak Laras tanpa menghilangkan senyumnya yang indah.

Kyna mengangguk , mengingat hari sudah larut tidak bisa di jamin ia akan baik baik aja jika pulang sendirian.

Laras Mendamping Kyna ke parkiran , dan Menuju Motor Matic Merah Milik laras.

Kyna Memasang Helm yang di berikan laras , untuk jaga jaga keselamatan jika terjadi sesuatu dijalan.

The heirs.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang