part 1

63 25 9
                                        


Seorang wanita terbangun dari tidurnya, akibat terusik dengan Sinar matahari yg masuk.
"Yaampun sudah pagi saja" Ucapnya dengan senyum mengembang dibibir nya, tak berapa lama dia memutuskan untuk beranjak dari kasur empuknya itu dan mulai membersihkan dirinya setelah itu dia mulai bergegas turun dan seperti biasanya keluarga nya sedang berkumpul.
"Pagi mommy" Ucapnya.
"Pagi juga sayang" Ucap ibunya
"Ka cepetan entar telat loh" Ucap adiknya yg bernama zean
"Sabar zean, mom aku ga makan lagi ya mau langsung pergi bye mom" Ucapnya kepada sang ibu dan mulai mencium ibunya. Dia mulai berjalan menuju motornya.
Wanita itu bernama Valerie agthari Aelius
Dia bukanlah wanita yg cantik, bukan juga wanita yg hebat tapi ia adalah wanita kuat yg dapat bertahan ditengah kerapuhan , dia memiliki seorang pacar bernama alexsandrea Avellino bukan rahasia lagi bahwa Valerie dan alex itu sangat tidak cocok karena alex itu terkenal memiliki sifat yg dingin, cuek,dan playboy tapi apa boleh buat, dia sudah terlalu cinta kepada alex, sering kali alex selingkuh dengan wanita lain didepan matanya, tapi val sama sekali tidak peduli itu karena cinta nya kepada alex lebih besar dari apa pun.
"Kakak" Panggil zean membuyarkan lamunan val
"Apaan sih ganggu banget"
"Kapan jalannya nih" Ucap zean yg membuat val kaget dan mulai menyadari ternyata dia hanya terdiam diatas motor yg tak berlaju
"Eh, maaf kaka baru sadar yaudah naik cepetan biar kita pergi" Ucap val, zean pun mulai menaiki motor dan motor pun mulai melaju.
Tak lama akhirnya dia sampai ke tempat tujuannya yaitu sekolah zean, zean mulai turun dan berlari
'Tumben tuh anak ga salam'batin val sambil melajukan motor nya

Akhirnya ia pun sampai di sekolahnya dan tak lupa memarkirkan motornya dan bergegas turun
"Valval" Teriak seorang pria yg tak lain adalah reihan
"Reirei"teriak val sambil berlari dan mereka mengeluarkan salam andalan mereka
" Gua kangen banget sama lu tau ga"ucap reihan yah bagi rei hari minggu itu adalah hari terburuknya karena saat hari itu dia tidak bisa bertemu dengan val
"Ahh, padahal kita ga ketemu sehari doang tapi serindu itu kah lu" Ucap val sambil tertawa sedangkan rei hanya menggaruk kepala nya yg tidak gatal
"Yaudah Yuk masuk" Ucap reihan sambil berjalan bersama val.

Reihan adalah sahabat Valerie bagi rei Valerie adalah segalanya tanpa Valerie satu hari saja hidup rei akan terasa hampa dan begitupun sebaliknya karena itu lah mereka selalu pergi berdua.

"Hari ini rencana nya lu mau kemana" Ucap rei
"Hm... Ga tau, kayaknya aku mending ketemuan sama pacar aku" Ucap val dengan bahagia
"Lu yakin,bahkan pacar lu aja ga mau tau soal lu bahkan dia lebih milih bermesraan sama cewe lain" Ucap rei sedangkan val hanya bisa terdiam tanpa disadari satu tetes air mata jatuh di pipinya
"Eh, val jangan nangis dong maapin reirei ya" Ucap reihan
"Engga, aku ga nangis kok" Ucapnya sambil tersenyum, sedangkan rei hanya menatapnya dengan tatapan iba.
"Ohya rei apa kamu udah membeli barang yg aku suruh itu" Ucap val
"Sudah, tapi gua heran kenapa lu menyuruh gua membeli barang itu" Ucap rei dengan wajah kebingungan
"Aku ingin menghadiahkannya untuk alex, yaudah aku duluan ya bye" Ucap val sambil berlalu meninggalkan rei yg diam terpaku
"Gua ga akan pernah mengerti dengan jalan pikiran val" Gumam rei sambil berlalu
.
.
Val mulai duduk di taman kesayangan nya, tempat yg indah tapi tersembunyi tempat itu salah satu tempat untuk ia meluapkan kesedihan. Air mata val mulai tak terbendung dia mulai menangis tak lama ia mulai mengeluarkan secarik kertas di dalam tasnya.
"Aku ingin mereka semua bahagia hanya itu aku tidak ingin yg lain" Ucapnya tanpa disadari ada seorang pria yg mengawasi nya dari kejauhan dengan tatapan yg sulit diartikan.

Only youWhere stories live. Discover now