Takdir merupakan sebuah jalan yang sudah ditentukan oleh tuhan untuk makhluknya. Tak jarang seseorang mendapatkan takdir sesuai dengan keinginannya.
seorang gadis berumur 17 tahun sedang duduk di balkon rumahnya bersama sang ayah.
"Ayah kapan aku bisa menatap dunia lagi? Aku ingin bersekolah kembali bersama teman teman ku." tanya gadis itu.
Gadis ini bernama Revyna Berlin Gaundrey yang memiliki keterbatasan fisik. Gadis ini mengalami kebutaan sejak 2 tahun yang lalu. Revyna mengalami sebuah musibah yang membuat dirinya tidak bias melihat.
"segera nak. Ayah pastikan kau akan bisa melihat lagi dan berinteraksi dengan teman teman mu lagi." kata sang ayah sambil menatap putri semata wayangnya penuh dengan rasa bersalah.
kemudian tak berapa lama terdengar suara telefon dari ponsel tuan Gaundrey.
diambilnya ponsel itu dan diangkat oleh tuan Gaundrey. Telefon tersebut merupakan telefon dari Rumah Sakit. Ia berharap ada kabar baik mengenai pendonor mata yang ia inginkan untuk Revyna.
"permisi, dengan tuan Gaundrey?"
"Ya saya sendiri. Ada apa ?"
"kami dari pihak Rumah Sakit ingin memberi tahu bahwa ada salah seorang yang ingin mendonorkan Matanya untuk putri bapak."
Mendengar kabar tersebut tuan Gaundrey tersenyum bahagia. Dan tak terasa bulir bening yang ia miliki di pelupuk matanya mengalir begitu saja.
"Saya sangat senang dengan kabar itu. Kapan operasinya bias dilaksanakan ?"
Revyna yang mendengar dirinya akan dioperasi mengerti maksud dari yang ayahnya katakana. Kemudian Revyna menmeluk ayahnya dan menangis bahagia.
"sebelum menjalankan operasi saya dan tim medis lainnya akan melakukan pengecekan terhadap putri bapak dan si pendonor."
"Terimakasih atas Infonya, saya sangat senang"
"sama sama "
pip.
Sambungan diputuskan. Revyna yang sedari tadi memeluk ayahnya sekarang ia melepaskannya. Revyna ingin memastikan apakah yang di dipikiranyya saat ini adalah benar atau tidak.
"Ayah, apakah aku akan sembuh ?" tanya Revyna
Tuan Gaundrey memeluk putrinya dan mencium keningya. "iya nak, kau akan sembuh."
Revyna yang mendengar hal itu kemudian membalas pelukan hangat tuan Gaundrey. Akhirnya yang selama ini ia harapkan bias terkabul.
.
.
.
.
Disisi Lain.
Seorang perempuan berparas cantik terbaring lemah diatas brankar Rumah sakit. Perempuan ini menderita Kanker stadium akhir dan memiliki sisa waktu hidup yang sangat sedikit.
Tiba tiba seorang pemuda masuk ke kamar tersebut Bersama saudara perempuannya.
"Aku sudah menghubungi pihak Rumah Sakit dan sudah menemukan orang yang akan menerima donor mata dari ibu," ucap pemuda itu.
"Terimakasih nak, Ibu percaya sama kamu. Setelah ini ibu akan tenang karena ibu menjadi orang yang bermanfaat di dunia ini."
ucapan sang ibu membuat pemuda dan saudara perempuannya menangis tanpa suara.
Pemuda itu mendekati ibunya dan duduk di sebelah brankar ibunya. Diraihlah tangan ibunya dan di kecup pula punggung tangannya.
"Bu, Gerald yakin, tanpa ibu harus mendonorkan mata ibupun, ibu sudah bermanfaat terutama untuk Gerald dan Gerin."
Pemuda itu bernama Gerald Yovandi Abastra dan saudaranya memiliki nama yang hampir sama dengan dirinya yaitu Gerin Yovinda Abastra. Kedua bersaudara ini memiliki perbedaan umur yang cukup jauh yaitu 7 tahun dengan umur Gerald sekarang adalah 21 tahun dan Gerin sendiri berumur 14 tahun.
Miris memeng. Seusia Gerin yang masih membutuhkan sosok orang tua di usianya saat ini justru harus hidup mandiri mulai sekarang. Gerald yang notaben nya hanya seorang anak kuliahan yang akan masuk ke dunia kerja belum tentu bisa menafkahi Gerin yang kebutuhannya masih lebih banyak dibandingkan Gerald sendiri.
Tetapi hal ini justru membuat ibu Gerald memiliki permintaan terakhir untuk Gerald.
Hallo.
gimana part 1 nya? sengaja aku buatnya sedikit banget. karena ini baru permulaan.
kira kira apa yah permintaan terakhir Ibu Gerald? dan siapa si yang jadi pendonor buat Revyna ? Ayo ikuti terus kisah BERLIN ini.
pastikan kamu baca jangan diawalnya doang ya. Karena konflik itu selalu dating ditengah. gak selalu si tapi biasanya di tengah.
Jangan lupa juga untuk Vote dan Komen ya. Karena Vote dan Komen kalian berharga banget untuk Author :)
see you again ^_^
Info : update setiap 3 hari (jika tidak ada suatu halangan)
KAMU SEDANG MEMBACA
BERLIN
Teen FictionDisini bukan mengenai seseorang yang cool ataupun bad , tetapi mengenai kisah seorang wanita dan pria yang menjalani hidup tidak seperti orang pada umumnya.
