Sebelumnya, aku minta maaf karena mungkin chapter pertama ini sangat sensitif 😥 But, aku tidak bermaksud mengungkit kembali atau bagaimana.
Ini ide murni dari pribadi tanpa campur tangan orang lain hehe. Aku harap kalian bisa menghargai book ini.
Semua jalan cerita di book ini semuanya murni fiktif belaka tanp berniat menyinggung siapapun.
Semoga kalian suka yaa 😊
SELAMAT MEMBACA
◀ Save Me ▶
Kim Woojin Pov
Meninggalkan mereka yang sudah aku anggap adik-adikku rasanya sangat berat sekali. Kami sudah hidup bersama selama beberapa tahun ini, aku sangat menyayangi mereka yang telah mengisi kekosongan dalam hidupku.
Ucapan maaf aku rasa tidak akan cukup dalam satu hari, kepergianku sangatlah meninggalkan seribu luka untuk mereka, merasakan terkhianati. Tapi, mau bagaimana lagi? Takdir telah berkehendak lain, kebersamaanku dengan mereka tidaklah bertahan lama. Aku harus pergi, karena sebuah desakan keluargaku yang memintaku untuk keluar dari dunia hiburan.
Ayahku memintaku untuk meneruskan usahanya, bukan tanpa sebab beliau tiba-tiba saja memintaku menjadi penerusnya. Kakak tertuaku sudah menikah dan dia harus meneruskan perusahaan ayah mertuanya yang sudah sakit-sakitan, ditambah lagi istrinya adalah anak tunggal.
Oleh sebab itu, ayahku memintaku untuk berhenti dan aku harus belajar dunia bisnis dari sekarang.
Aku merasa sangat bersalah terhadap Chan, dia harus mengurus mereka sendirian. Jika biasanya, kami berbagi tugas mengurus mereka, melerai mereka yang kerapkali bertengkar. Tapi kini, aku harus menyerahkan tugas itu sepenuhnya kepada Chan. Bukan hanya Chan saja, tapi aku juga meminta Minho untuk bisa bersikap dewasa dan bisa menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya.
Setelah pengumuman itu dikeluarkan oleh pihak agensi, aku memeluk mereka satu persatu. Mereka menangis keras dipelukanku. Yang paling menyakitkan bagiku adalah ketika aku harus memeluk Chan. Aku paling dekat dengan Chan, dia selalu datang padaku untuk berbagi keluh kesahnya, begitu juga denganku.