Ini cerita pertama gw ,jadi jika ada typo atau kesalahan kata mohon dimaklumi ya
Happy Reading🤗
******
P
agi ini terasa sangat dingin, mungkin karna sehabis hujan.Aku mengenakan switer sambil berjalan melewati lorong sekolah yang sepi, wajar saja saat ini masih jam 06:10.Aku terbiasa pergi dengan cepat kesekolah agar bisa menghabiskan waktuku sebentar di perpus.
Sesampainya di perpus ternyata perpustakaan masih tutup.
"Yaahhh masih tutup perpusnya."guman ku sambil menghela nafas
Akupun berbalik dan menuju kelas, ditengah perjalanan aku terjatuh karena ada seseorang yang menyenggolku dari belakang, lututku berdarah.
Aku coba untuk bangkit sambil menahan sakit dan perih dilututku. Semua orang yang sudah datang pun mentertawakan keadaanku, tapi aku sudah terbiasa dengan itu.Hampir setiap hari ada saja yang mengerjai dan memnbullyku.Ya tentu saja,karna penampilan yang bisa dikatakan kampungan.Kalau kalian mengira aku ini miskin,kalian salah besar kenapa? aku bahkan anak dari pengusaha yang cukup terkenal tapi tidak ada yang mengetahui hal itu ya kecuali kepala sekolah dan wali kelasku.
Back to Topic
"Ups sorry,gue sengaja."Ucap seseorang yang tak lain adalah Tasya.Orang yang setiap harinya selalu mengejek dan membullyku
"Ii-iya gapapa kok."Ucapku lalu pergi menuju kelas dengan langkah tertatih
Sesampainya di kelas aku langsung duduk di bangku seperti biasa dan duduk sendiri karna tidak ada yang mau sebangku denganku.Karna Tasya pernah mengancam teman-teman yang ada dikelas, jika ada yang duduk dengan ku maka dia akan membullynya habis-habisan. Maka dari itu semua siswa di kelas menjauhiku.
Dan tak lama kemudian murid lainnya masuk ke kelas karna bel masuk sudah berbunyi.
"Pagi semua,"Ucap Bu Siska memasuki kelas
"Pagi Bu."Ucap siswa serentak
"Nah sekarang kita kedatangan teman baru,Nak sini silahkan masuk."Ucap Bu Siska
Murid baru itu pun memasuki kelas.
'Wajahnya seperti ....ah ga mungkin itu dia'.gumanku dalam hati
"Silahkan perkenalkan diri kamu nak."Ucap Bu Siska mempersilakan murid baru itu
"Kenalin gw Clara Pramitha, pindahan dari London."Ucap murid itu
Dahi berkerut sambil melihat murid itu,'kenapa namanya sangat Mirip dengan nya'.gumanku lagi dalam hati
"Nah baik lah jika ada pertanyaan,silahkan tanya nanti ya dan kamu Clara boleh duduk di...."Ucap Bu Siska terpotong dengan ucapan murid baru itu.
"Saya duduk disitu aja Bu."Ucap murid itu sambil menunjuk ke bangku yang ada disebelahku ,diapun berjalan menuju kemari ah tidak lebih tepatnya bangku sebelah.Dia melirik dan tersenyum padaku, aku tidak menanggapi nya dan kembali fokus pada buku yang sedang kubaca.
"Baiklah anak-anak, berhubung para guru sedang rapat ibu minta kalian jangan berisik dan jangan keluar kelas, mengerti semua".Ucap Bu Siska
"Mengerti Bu."Ucap sebagian siswa dengan girang
"Kalian ini kalo dengar guru rapat senangnya minta ampun".Ucap Bu Siska disertai gelengan kepala dan berlalu meninggalkan kelas
Selepas kepergian Bu Siska kelas menjadi berisik selalu saja begini.
"Ehm Hai, apa kabar Nina Agnesia Wilens."Ucapnya yang tak lain adalah clara,dia menatap dan tersenyum padaku
Aku langsung menatap nya dengan heran ah bukan heran tapi kaget.Bagaimana tidak, dari mana dia tau nama lengkapku? sedangkan aku baru saja mengenal nya, dari bat nama ku?ah tidak mungkin, nama yang tertera di bat namaku hanya Nina A.W lantas dari mana dia tau.
Dia pun tertawa, seperti ada yang lucu. Masih saja aku melihatnya dengan heran.
"Heii, Nina ga ingat sama Clara ya."Ucapnya sambil bertopang dagu melihat kearahku
"Tentu saja tidak, bahkan aku baru saja mengenal mu, bagaimana bisa aku mengingat mu?."Ucapku padanya
"Dan bagaimana kamu tau nama lengkap ku?."Lanjutku padanya
"Ohh ayolah, jangan kan nama lengkap, nama keluarga serta bokap nyokap lu pun gw tau."Ucapnya sedikit tertawa
"Hah!? Bagaimana bisa kamu mengetahui nya?."Ucapku kaget bagaimana dia tau semua hal yang aku sembunyikan selama ini
"Ahh lupakan, begini saja apa Nina inget nama Ara, rumah pohon serta danau."Ucapnya sambil memegang kedua bahuku
Aku terdiam bagaimana bisa dia mengetahui itu juga, yaampun siapa ini mengapa dia tau semua.
"Ohh ayolah Nina,gw ini Ara sahabat kecil lu."Ucapnya sambil tersenyum walaupun dia kelihatan sedikit jengkel dan melepas tangan nya dari bahuku
Oh tidak, ternyata benar dia adalah Ara sahabat kecilku yang pernah hilang tanpa kabar.
"Be-benarkah ini Ara , sahabat kecil Nina".Ucapku sambil memegang kedua bahunya, memastikan kalo di tidak berbohong dan benar saja dia Ara sahabat kecilku, aku mengetahuinya dari tanda lahir yang ada dilehernya.Air mata ku pun langsung menetes menatapnya.
"Heii! kenapa nina menangis,tentu saja ini gw Ara sahabat kecil Nina serta pelindung Nina."Ucapnya sambil mengusap air mataku dan tersenyum padaku
Akupun langsung memeluknya erat erat,aku tidak memperdulikan tatatap satu kelas terhadap kami,aku tidak peduli lagi.Aku bahagia sangat bahagia sekian lama menunggu kabar dari nya dan sekarang dia telah kembali.
Sahabat yang sudah seperti kakak bagiku, yang dulu sering mendengar keluh kesah ku,yang dulu selalu memeluk dan mengusap air mata ku disaat menangis, selalu ada di sampingku. Aku sangat bahagia dia kembali lagi.
*****
Jangan lupa Voment teman-teman👏
Sorry kalo masih ada typo ya
YOU ARE READING
Why Me?
Romance"Pada akhirnya semua akan pergi meninggalkanku.Tapi tenang saja aku sudah terbiasa dengan itu".-Nina Agnesia Wilens
