**?**
Ini adalah hari yang sama, yang selalu sama dan tak pernah berbeda.
Hari ini tepat pukul 06:00 aku bangun untuk pergi ke bandara...
sebenarnya bangun sepagi ini aku terasa malas...
tapi gitulah aku tetap harus melawan rasa malasku agar aku tetap selalu jadi yang terbaik bagi semua orang..
tapi entah apakah ada orang yang bisa menghargaiku..
keluarga saja nggak ada yang peduli dan nggak ada yang pernah mengharagai sedikitpun kebaikan ku. aku hanya di pandang sebelah mata oleh keluargaku...
yahh sudah lah aku bisa berjuang tanpa siapa pun aku ingin menjadi orang yang selalu tebaik gitu aja nggak lebih dari itu...
ahhh aku sampai lupa memberi tahukan namaku "yah nama aku Devano Rafly Genandra...
bisa dipanggil Devano atau Rafly, tapi jangan panggil Genandra karena itu nama bokap aku.terserah aja yang penting nyaman buat orang yang manggil aku...
aku anak ketiga dari empat bersaudara, aku sebenarnya udah lama sihh nggak tinggal di indo tapi kali ini tanteku menyuruhku pindah dan tinggal di rumahnya...
***
Akhirnya aku sudah sampai di bandara soekarno hatta setelah menghabiskan waktu di pesawat...
Aku segera turun dari pesawat dan kemudian menaiki taksi...
Setelah 1 jam berada di taksi aku akhirnya tiba di rumah salah satu keluargaku...
rumah ini sangat sepi..
emang sepi karena nggak ada orang...
rumah ini
"..ahh sudahlah " kataku
Tanpa buang-buang waktu aku segera memasukkan barang barang ku ke dalam rumah...
***
Ketika sore pun tiba aku bersantai di depan rumah dan memandang langit
Aku merasa sepi...
"Ahhh sudahlah kenapa aku mengeluh terus" kataku sambil menghentakkan kaki di lantai dan masuk ke dalam rumah..
Setelah aku masuk aku kembali ke kamar dan mengecek ponsel yang berada di nakas ternyata ada pesan dari tanteku...
Aku membaca pesan yang isinya mengejutkan ku ternyata isi pesannya
"Nak... kamu udah sampai, tante mau titip pesan kalau besok anak tante datang ke rumah jadi kamu bisa nggak jemput dia di bandara pukul 09:30 dan satu lagi, tante mau bilang..
nanti kalau sekolah kamu dan anak tante, biar nanti tante yang ngurusin dan biaya kalian pun nanti tante yang ngurusin juga kamu tenang saja.."saat selesai membacanya aku pun tertidur
***
"Aduhh udah pagi.. ahhh aku udah telat haaaah gimana nihh..." kataku sambil melihat jam yang menunjukkan pukul 08:30
Setelah berapa menit aku bersiap.. dan langsung ke garasi mobil dan langsung melajukan mobil dia atas kecepatan rata rata karena sudah banyak pengemudi lainnya jadi aku harus berhati hati walaupun aku terburu buru...
Setelah menikmati udara pagi akhirnya aku sampai juga di bandara dan langsung turun dan mencari seseorang yang kemarin...
Tapi..!!! Aku tidak tahu orang nya yang mana aduh yang mana yahh...
Akhirnya aku langsung mengambil ponsel ku di dalam saku dan langsung menelpon seseorang yang mengirimkan ku pesan..
"Halo tante" ucapku memulai percakapan...
Maaf aku sampai lupa memberitahu tante kalau aku tidak mengenali anak tante...mungkin tante bisa ngirimin fotonya ke aku..." kata ku langsung ke intinya
"Ohh iy. tente juga lupa kamu kan nggak pernah ngelihat anak tante..tunggu tante kirimin fotonya..."
"Ok tante aku tutup dulu.."
Kataku langsung mematikan ponsel ku..
Aku pun langsung mengalihkan pandangan ku ke tempat dimana ada orang yang sedang menunggu dan orang itu sama persis dengan orang yang ada di ponselku...
Aku pun langsung mendekatinya dan memperlihat kan fotonya yang terdapat di ponselku..
Dia terkejut karena melihat fotonya ada di ponselku dan langsung bertanya
"Loh, kok ada foto gue di ponsel lho, gimana caranya lho dapet, kenal aja nggak, ohh gue tau, lho pasti fans gue kan, yang mau minta tanda tangan gue..." katanya yang hampir membuatku ku tertawa...
" haahh kamu bilang apa fans? Sorry, aku tuhh bukan fans kamu..." kataku untuk membalas perkataan sebelumnya
"Maksud aku knp foto kamu ada di sini karena mama kamu yang ngirimin ke aku buat nyari kamu. karena aku nggak pernah ngelihat kamu..." aku pun menjelaskan ke dia agar nggak ke geeran
"Ohh gitu, kirain lho tuu fans gue..."
Katanya dengan sinis.
Aku pun mengajaknya langsung ke parkiran dan ketika tiba di parkiran di bertanya lagi dan mencoba menghilangkan ke heningan
"Btw, lho tinggal dimana, dan kenapa mama gue nyuruh lho yang jemput gue?.." tanyanya yang langsung membuyarkan lamunan ku
"Aku sekarang tinggal di rumah kamu.. karena mama kamu yang nyuruh aku datang ke indo.." kataku sambil menyalakan mobil..
Setelah kurang lebih dua puluh menit dari bandara, dia kembali membuka percakapan
"Btw, kita belum kenalan.. nama gue Jaquenza imelia anderson, panggil aja gue imel.. dan nama lho siapa?" katanya langsung menanyaka namaku
"Namaku Devano Rafly Genandra
Terserah kamu mau manggil apa..."
Kataku sambil memerhatikan pengemudi kendraan di depan yang sedari tadi ku perhatikan mirip seorang yang ku kenal... tapi aku lupa siapa namanya.
Tapi aku masih mengingat kalau
dialah orang yang pernah membunuh sahabat ku dua tahun yang lalu.
Karena aku sibuk memikirkan hal itu, aku hampir saja menerobos lampu merah. Dan hal itu membuat cewek berambut coklat panjang yang berada disampingku berteriak.
"Haaaa, Deev stop" teriakannya membuatku spontan menginjak rem
"Sorry banget aku tiba-tiba saja pusing, sekali lagi sorry yahh."kataku sambil meminta maaf karena merasa bersalah
Nggak papa kok, lain kali kalau lagi berkendara jangan banyak yang dipikirin, karena itu bahaya bagi lho dan orang lain juga." katanya sambil menasihatiku.
Dan setelah itu lampu merah berubah menjadi hijau kami melanjutkan perjalanan menuju rumah.
***
"thanks" yang udah baca
Jangan lupa kalian vote yaahh
Dan satu lagi.. klw ada yang salah tolong di "comment"
STAI LEGGENDO
always do the best
Teen FictionHaloo teman teman nama aku maya salsabila Jadi ini adalah cerita pertama aku jadi kalian jangan lupa support terus yahhh Dan kalian harus yakin setiap kalian berusaha dengan baik kalian akan mendapatkan yang baik Dan kalian jangan berputus asa terh...
