1.

1.5K 128 22
                                        

" kau yakin semuanya sudah siap?? " lelaki berperawakan mungil itu lantas mengangguk meyakinkan.

mereka baru saja selesai berbelanja. Si lelaki jangkung itu dengan sigap memasukkan barang barang belanjaan kedalam mobil. Sebelum mendudukan dirinya di balik kemudi.

" mau kemana lagi?? "

" ice cream " baekhyun menyengir. Menatap wajah kekasihnya yang hanya menggeleng gelengkan kepalanya.

Tak butuh waktu lama, mereka sudah sampai di sebuah kedai ice cream dalam waktu beberapa menit. Satu porsi ice cream jumbo tersaji di hadapan baekhyun saat ini.

" pernikahan kita tinggal 1 bulan lagi, harusnya kau bisa lebih menjaga bentuk tubuhmu "

Baekhyun mendongak menatap chanyeol yang berbicara tanpa memgalihkan pandangan dari ice cream coklat yang tengah ia santap.

" maksudmu sekarang aku bertambah gendut begitu?? "

" bukan aku yang mengatakannya " lelaki itu hanya menghendikan bahunya tak acuh.

" baiklah, aku akan mulai berdiet sekarang " jawab baekhyun lesu. Entah kenapa obrolan ini membuat moodnya menjadi turun. Tak lagi menatap berbinar ice cream yang ada di depannya saat ini.

.

" sampai bertemu 3 hari kedepan park " baekhyun lantas mencium pipi kanan kekasihnya. Kemudian dibalas dengan sebuah kecupan singkat di dahi yang ia dapat.

" hm, telfon aku saat kau sudah sampai nanti "

" pasti "

Baekhyun melangkah dengan pasti. Tubuhnya meninggalkan tempat menuju sekumpulan teman temannya yang telah hadir lebih dulu.

Yahh Ia akan pergi selama beberapa hari dengan teman temannya.




** ** ** **






" ohh ahh ahhh  yaahh di sit-tuh sayanghh mmhh "

" ohh shiitt "

Suara suara desahan begitu memenuhi tempat persegi itu dengan keras. Bahkan bunyi kecipak akibat benturan kulit terdengar begitu nyaring seolah memberi tau bagaimana panas dan keras mereka bersetubuh.

Tubuh lelakinya itu mendekat. Mencoba meraup bibir sang wanita yang telah basah serta menebal akibat perbuatannya.

Pun tangan nakalnya yang sedari tadi tak pernah menganggur untuk menjamah setiap inci tubuh putih mulus itu.

Meraba sesekali meremas begitu tangan besarnya telah sampai pada dua gundukan sintal didada sang wanita.

Atau bahkan menampar bongkahan pantatnya hingga kulitnya berubah warna kemerahan waktu wanita itu tengah menungging di hadapannya.

Dan sekarang sudah terhitung hampir 2 jam mereka bersetubuh saling berbagi kehangatan.

" ahh Yaahh lebiihhh " sedari tadi sang wanita terus merancau. Menikmati sodokan keras dari lelaki pujaannya yang begitu perkasa. Bahkan iapun tak segan untuk ikut menggoyangkan pinggulnya demi mempercepat mendapat orgasmenya.

Hingga dalam hitungan beberapa detik kemudian. Mereka sama sama memyemburkan cairan hangat.

Mereka bahkan enggan melepaskan tautan tubuh mereka seolah masih ingin menikmati sisa sisa orgasme.

" kau selalu hebat sayang " puji lelaki itu. Meninggalkan sebuah kecupan singkat di bibir sebelum melepaskan tautan mereka.

Cairan putih kental itu langsung saja keluar membanjiri kewanitaan serta paha dalamnya.

fatumWhere stories live. Discover now