01 : kau!!!

2 1 0
                                        

  Keheningan yang ada di sekolah tiba-tiba pecah saat teriakan dari seorang lelaki terdengar keras dari lapangan sekolah.
  Disana terlihat seorang gadis berambut putih / silver memegang secarik kertas ditangan kirinya dan sebuah sapu ditangan kanannya, gadis tersebut bernama moa. Moa ternyata sedang dikejar oleh seorang lelaki tampan berambut hitam bernama jack yang terlihat sangat marah.
  "MOA.......... KEMBALIKAN!!!!"
Jack berteriak keras pada moa, tapi moa tidak menghiraukan dan terus tertawa.
  Pemandangan seperti ini sudah biasa di sekolah ini, sekolah ini bukan sekolah unggulan, walau fasilitas disekolah ini sudah lebih dari mencukupi standar tapi kebanyakan murid-murid yang masuk sekolah ini termasuk murid yang bermasalah.
  Termasuk moa, dia salah satu dari 10 orang disekolah yang disebut-sebut  sebagai biang masalah di sekolah, mereka dijuluki ten trouble maker. Murid yang tak beruntung yang selalu diganggu oleh moa adalah jack.
  Jack adalah salah satu laki-laki yang populer disekolah, selain tampan dia juga baik dan sangat pintar, tapi jack yang pintar itu belum pernah bisa mengalahkan moa dalam pelajaran maupun dalam bidang lainnya, walu dikenal sebagai trouble maker moa itu anak yang pintar dia selalu mendapatkan ranking satu di angkatannya.
  Kertas yang dipegang oleh moa adalah kertas hasil ujiannya jack, entah kenapa setiap moa mengambil kertas hasil ujiannya jack selalu sangat marah.
   "INI KAN HANYA HASIL UJIAN, APA ISTIMEWANYA SIH?" Moa berteriak sambil terus berlari dari kejaran jack.
    "AKU TAK PEDULI KAU MENGANGGAPNYA PENTING ATAU TIDAK, KEMBALIKAN SEKARANG!!!" Jack mulai melempari moa dengan apapun yang ada di sekitarnya.
   Moa terkena beberapa benda yang dilempar jack mengangkat tangannya mengisyaratkan pada jack kalu ia menyerah- jack berhenti melempari moa dengan benda-benda lalu merentangkan tangannya kedepan, menagih kertas yang dipegang moa.
  Moa mendekat lalu menaruh kertas itu ditangan jack dan berkata "sudah ya, aku mau lanjut bersihin kelas dah..." setelah itu kembali berlari menuju kelas, jack hanya menatap punggung moa berlari menjauh dengan wajah kesal.

           MALAM HARINYA

   Jack membaringkan tubuh lelahnya diatas kasur, karena kelakuan moa tadi membuat jack lebih lelah dari biasanya. Jack menutup matanya perlahan mencoba untuk tidur sebentar.
   Kriet~
  Suara pintu membuatnya terbangun, ia tau bahwa yang membuka pintu adalah adik perempuannya yang baru pulang les.
   "Aku pulang..." ucap adiknya
   "Selamat datang mari, cepat ganti baju aku akan siapkan makan malam untukmu." Sahut jack dari lantai dua rumahnya.
   "Baik, terima kasih kakak" setelah itu jack turun lalu memasak makan malam untuk mari adiknya.
    Keadaan rumah jack sangat damai walau ibunya sudah tiada dan ayahnya sangat sibuk berkerja dia masih memiliki adiknya untuk menemaninya, bebanding terbalik dengan keadaan dirumah moa, dirumah moa tak ada siapapun yang menemaninya.
   Sebenarnya moa itu anak broken home, dia sering disiksa oleh ayahnya karena ayahnya kesal dengan masalah kantornya, dia dan ibunya sering menjadi objek pelampiasan amarah oleh ayahnya.
  Dia sudah berniat meninggalkan rumahnya sejak lama tapi ia tak tega meninggalkan ibunya sendirian disana jadi dia memutuskan untuk bertahan, lalu setelah ibunya meninggal karna penyakit dia menggunakan uang asuransi ibunya untuk menyewa sebuah apartemen lalu pergi dari rumah
  Tak lama setelah ia pergi dari rumah ia dapat kabar bahwa ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang sudah memiliki anak dua, tapi itu tak masalah baginya karena dengan begitu ayahnya akan berhenti mengganggunya.
   Tapi tinggal sendirian dikota besar yang ramai ini membuatnya merasa sangat kesepian karena tak ada yang benar-benar memperhatikannya dia mulai berbuat onar, walau dengan begitu orang-orang akan membencinya dia tak peduli dia hanya ingin diperhatikan oleh seseorang.
   Moa itu memiliki mata yang spesial, dia bisa melihat benda-benda di sekitarnya berjalan cukup lambat dan itu membuatnya terlihat bergerak cepat dimata orang lain, walu begitu moa tak pernah memperlihatkan kemampuan matanya pada orang lain jika dia menggunakan kemampuannya matanya akan terus-terusan mengeluarkan darah sampai ia selesai menggunakannya. Jangan salahkan moa jika dia menjadi sangat bandel, jangan salahkan dia jika dia menjadi susah diatur atau selalu membuat masalah, moa melakukan itu semua untuk melampiaskan emosinya dan untuk mendapatkan perhatian, toh.. moa juga sudah berusaha menjadi nomer satu di angkatannya, kalau satu orang saja memperhatikannya tanpa dia harus membuat masalah dia akan berhenti menjadi seorang trouble maker. Itu pasti.

°
°
°
°
°

   Hai semuanya salam kenal, aku author yang buat cerita ini maaf ini kalau ceritanya jelek dan gak jelas atau ada kemiripan dengan cerita yang lain mungkin.... mohon dimaafkan aku baru banget mulai bikin cerita, idenya juga dadakan soalnya jadi aku benar-benar minta maaf, i just can hope you like the story i make.
Makasih banyak yang udah baca walau sekedar di scroll doang atau gak sengaja kepencet makasih banyak, seengaknya aku jadi lebih semangat, makasih ya!!!!
   

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Aug 15, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ALONEWhere stories live. Discover now