Bandung, 7 Agustus 1995
Pukul 00.00
"Aduh, aduh perut aku sakit mas, mas," ucap sang istri
"Kenapa wahai istriku, apakah anak kita sudah akan lahir?. Tenang saja istriku aku akan segera membawamu ke klinik terdekat. Sabar sayang, sabar ya," ucap sang suami.
Dengan sigap sang suami membawa istrinya ke klinik terdekat. Dengan kecepatan yang cukup tinggi sang suami menuju sebuah klinik yang bernama "Rujak Pala".
Setibanya di klinik sang suami menggendong sang istri keluar dari mobil dengan gaya bridal stylenya.
"Suster, dokter cepat bantu istri saya," Teriak sang suami.
"Ayo sus bawa ibu ini ke ruangan bersalin segera," Perintah dokter.
"Baik dok," jawab suster.
Sang istri pun dibawa ke ruangan bersalin dengan segera. Diikuti dengan sang suami yang selalu setia menemani istrinya dalam suka maupun duka.
"Maaf pak, anda tidak boleh masuk. Biarkan kami melayani istri anda," ucap dokter.
"Baiklah, lakukan yang terbaik ya dok" tukas sang suami.
Tak lama kemudian dokter pun keluar dari dalam ruangan.
"Dok bagaimana kondisi istri dan anak saya, apakah baik-baik saja dok?," tanya sang suami.
"Maaf pak, kami sedang melakukan yang terbaik untuk istri dan anak bapak," jawab dokter.
"Apa yang terjadu dok, kenapa dokter bilang seperti itu?," tanya sang suami.
"Sepertinya istri bapak tidak dapat melahirkan dengan normal. Istri bapak harus disesar," ucap dokter.
"Baiklah dok, lakukan saja apapun yang terbaik untuk anak dan istri saya," jelas sang suami.
"Baiklah pak," jawab dokter.
Dokter pun kembali keruangan sang Istri itu berada. Tak lama kemudian sang istri pun dipindahkan ke ruangan operasi. Tak lupa sang suami yang selalu setia mendampingi istrinya.
Pukul 01.45
Tulisan operasi room berubah menjadi merah, tandanya operasi sedang berlangsung. Sang suami menunggu istrinya tepat di pintu ruang operasi.
Suster-suster keluar masuk ruangan operasi ketika operasi sedang berlangsung. Tanpa segan-segan sang suami selalu menanyakan kabar sang istri kepada suster tersebut.
2 jam berlalu...
Jam tangan sang suami sudah menunjukkan pukul 4.45 pagi. Tak ada tanda-tanda anaknya itu sudah lahir ke dunia ini.
Tiba-tiba saja...
"Oek..oek...oek...oek...,"
"Apakah anakku sudah lahir," gumam sang suami.
Terdengar suara kenop pintu, keluarlah seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah dokter yang telah membantu sang istri melahirkan.
"Selamat pak, anak bapak laki-laki. Kalau mau lihat silahkan masuk," ucap dokter.
"Baiklah dok aku akan masuk," ucap sang suami.
Bersambung....
YOU ARE READING
SAIKOPASU
Action🔞🔞🔞+++++ Ini bukanlah cerita Dilan yang terlalu banyak drama. Ini juga bukan cerita Danur yang begitu banyak peminatnya. Ini hanyalah sebuah cerita tentang Psychopath. Jiwa Psychopath tumbuh dalam diri Saiko karena perlakuan lingkungan kepada dir...
