Hari ini adalah hari ulang tahun Rin yang ke-10.
Ia dan seluruh keluarga besarnya merayakan hari spesial itu dengan penuh kesenangan dan keceriaan di rumahnya.
Tapi kebahagiaan itu hanya berlangsung sementara ketika datang kelompok misterius menyera...
Pinta Rin yang diiringi dengan tawa kecil oleh seluruh keluarganya
"1.. 2.. 3.."
Teriak semua orang yang ada di sana. Seketika itu Rin membuka kain hitam yang daritadi menutup matanya
"wah.. kuenya terlihat hebat, makasih banyak semuanya"
"tunggu apa lagi ? Ayo potong"
Seluruh anggota keluarga menyanyikan lagu selamat ulang tahun sambil Rin memotong kue yang ada di hadapannya
Ibu terdiam karena merasa dari tadi ada yang kurang
"ah.. Ibu lupa bawa piringnya. Kok gak ada yang mengingatkan ?"
Tampaknya semua juga lupa karena terlalu asyik dengan acara ini
"Ibu ke dapur dulu mau ambil piring"
"aku ikut Bu.. karena acara ini untukku, aku harus jadi anak baik dan membantu Ibu"
"yaudah sini"
Rin dan Ibunya pergi ke dapur untuk mengambil piring dan peralatan lain yang mungkin diperlukan
"PRAAAAANNKKK !!!"
"hah.. apa itu ?
"DOR.. DOR.. DOR.."
Rinberlari mengejar Ibu yang tiba-tiba pucat melihat ke arah keluarga besar yang tadi tengah asyik berada di meja bersama kue ulang tahun itu
"Kenapa Bu....?"
Rin kagetnya bukan main setelah melihat semua orang yang duduk di sana terpapar bersimbah darah karena hujanan peluru. Tanpa sadar piring kecil yang dipegangnya terjatuh dan membuat keributan
"masih ada orang di sana !"
Teriak salah satu anggota kelompok tersebut sambil menodongkan senjata dan sebagian berlari ke arah mereka berdua
"ikut Ibu"
"tapi apa yang terjadi Bu ?"
Ibu dengan sigap menarik tangan Rin berlari menuju lantai atas dengan Rin yang terus menangis
Mereka berdua sampai ke loteng dan Ibu segera mendorongnya masuk ke dalam lemari kecil
"kamu sembunyi dulu di sini.. jangan keluar sampai Ibu panggil"
"Ibu mau ke mana ? Siapa mereka ? Kenapa mereka melakukan semua itu ?
"Ibu juga tidak tau.. yang pasti kamu harus tetap di sini dan-"
"DOORR !!!"
Tembakan peluru itu menghancurkan kepala Ibu dengan darah yang terciprat mengenai pakaian Rin
"masih ada satu orang lagi di sini"
Ucap salah satu anggota yang kemudian menodongkan senjata tepat ke kepala Rin
"I... Ibu...?"
Ucap Rin yang sudah tak kuat lagi untuk berteriak
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"akan langsung kuhabisi anak ini"
"tunggu dulu..."
Terdengar suara pria tua yang membuat orang itu berhenti mengarahkan senjatanya ke kepala Rin
Pria itu mengenakan jas putih, s berbeda dengan anggota lainnya yang mengenakan jas hitam
"bawa dia ke markas, ada sesuatu yang ingin kulakukan pada anak kecil ini"
"ba.. baik bos"
Pandangan Rin mulai gelap setelah seorang anggota lain menyuntikkan sesuatu ke lehernya dan seketika itu juga pandangannya hitam..