1

15 3 0
                                        

Seorang Cewek berjalan menyusuri koridor Rumah sakit secara perlahan. Matanya yg bulat memandang kosong kearah depannya.

"Kinar!" panggil seseorang tapi tetap Cewek itu berjalan dengan pandangan Kosongnya.

Grep!

Sebuah tarikan dan pelukkan tiba-tiba dapatkan oleh Cewek itu. Mata Bulatnya perlahan terpejam dan air mata pun mengalir di pipinya.

"Jangan nangis" ucap Seseorang yg memeluk si Cewek.

"Kenapa? Kenapa harus Mamah" ucap Cewek itu sambil terisak.

"Kita gak tau apa yg bakal terjadi sama Kita, Nar. Kecelakaan itu terjadi karna Allah pingin nguji lo" ucap seseorang itu.

Cewek bernama Kinar itu adalah Cewek dari Keluarga kaya, namun berantakan, Papah dan Mamahnya bercerai karna perkara kecil.

Saat ini, Kinar berada disebuah Rumah sakit karna Ia mendapat kabar bahwa Ibunya kecelakaan ketika akan menghadiri Pestifal Seni. Kinar langsung menuju kerumah sakit, meninggalkan Fashion Week yg sedang berlangsung untuk para model.

Ibu Kinar adalah Wanita yg menyukai Seni dan Fashion, hingga ia mendirikan sebuah Butik besar dengan  merk terkenalnya bernama KV. KV sendiri mengambil nama Kinar, Kinara Verlanda Queen.

Sedangkan Pria dihadapannya adalah Arga Bimantara, Sahabatnya sejak kecil.

Kinar melepaskan pelukan itu lembut. "Apa lagi yg mau diuji dari gua? Perpisahan, keluarga yg berantakan, Papah dan Adik yg gak tau sekarang dimana!" ucap Kinar sambil terisak.

Arga diam tak merespon apapun. Ia menatap Kinar yg menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

"Nar.."

"Ga, please. Kalau lo kesini hanya karna lo kasihan sama gua. Tolong pergi, gua gak butuh dikasihani" potong Kinar entah kenapa terbawa situasi. Hatinya sangat hancur sekarang, ia tidak tahu apa yg harus ia lakukan sekarang.

Arga menggenggam kedia pundak Kinar dan menatapnya lekat. "Gua gak pernah kasian sama lo, karna gua tau lo pasti kuat ngejalaninya. Dan ingat satu hal, gua pergi bukan karna gua kasihan, gua pingin lo nenangin pikiran lo" ucap Arga kemudian melangkah pergi.

Kinar mengangkat kepalanya, perlahan dirinya beringsut kelantai dan membenamkan kepalanya dilekukan Kakinya.

"Pah, Kinar butuh Papah" lirih Kinar.

***

Dua hari kemudian.

Dua hari, Kinar sama sekali tidak masuk sekolah tanpa kabar berita. Tapi Pihak sekolah tahu sebab apa yg membuat Kinar tidak masuk sekolah.

Dan Hari ini, Kinar memutuskan untuk sekolah tapi saat ia baru saja turun dari Mobil, Sahabatnya yg lain, Hana. Memberikan dirinya kabar bahwa Arga tengah berkelahi.

Dan dengan cepat Kinar berjalan menyusuri Koridor sekolah. Matanya menatap lapangan Sekolah yg sudah ramai.

"Nar!" panggil Hana dan Kinar langsung menoleh.

"Arga berantem sama siapa?" tanya Kinar.

"Sama Rendi, orang yg seminggu lalu ngirimin lo Coklat dan Bunga" jawab Hana.

Mata Kinar menatap Pria yg terus memberikan bertubi-tubi pukulan dan Orang yg dimaksud Hana tadi pun ikut membalas namun tidak bisa. "Masalahnya apa sih, Han?" tanya Kinar.

"Ada orang yg ngadu kalau ada orang yg mau deketin lo" jawab Hana.

Kinar menghembuskan nafasnya. "Kenapa dia sepossesif ini sama gua?" tanya Kinar pelan.

KINARGA | Without YouWhere stories live. Discover now