Chapter 1

35 6 0
                                        

Suatu saat aku yakin kita akan bertemu dalam satu takdir wahai calon pemilik hati
-- Reeva Almeera --
🌹

Reeva merupakan Putri sulung dari pasangan alya dan harry. Dan juga memiliki satu kakak laki yang sangat menyayanginya. Jadi, jangan heran kakak nya mengidap penyakit 'posesif' terhadap dirinya. Membuat nya bersyukur karena memiliki keluarga yang tidak pernah kurang dalam memberikan nya kasih sayang. Terlebih kakaknya, yang sejak kecil sudah memanjakannya dan membuat reeva memiliki sifat manja walaupun dirinya tengah duduk di bangku kuliah.

-----

Matahari mulai memperlihatkan  cahayanya yang tampak malu malu. Pertanda pagi telah tiba. Reeva yang terlelap dengan mimpinya harus terbangun mendengar seseorang yang memanggilnya terus menerus. Dibuka mata nya perlahan mulai melihat jelas siapa yang sedari tadi membangunkannya seraya mencubit pipi nya itu.

"Reeva? Ayo bangun sayang, udah pagi lho. Ga mau kuliah?" Ucap laki - laki membangunkan reeva dengan mencubit gemas pipinya.

"Ihhhh kakak sakit tauu pipi aku di cubit, aku masih ngantuk tau ka. Aku tidur sebentar lagi ya ya?" Ucap reeva memohon kepada laki laki yang membuatnya terbangun dari mimpinya, laki laki itu tidak lain adalah reza kakaknya.

"Ih kamu yah kalo di bilanginya, kalo ga cepet cepet prepare kamu ntar telat. Udah tau kamu kalo ngelakuin apa aja serba lemot." Ucap reza kepada adiknya yang susah dibangunin.

"Ah kakak, jahat ngatain aku lemot. Bodo, aku kesel sama kakak." Ucap reeva meninggalkan reza yang nampak menyesal berkata kalau adiknya lemot.

Semua anggota keluarga sudah berkumpul untuk sarapan bersama tidak terkecuali reeva yang baru saja selesai prepare. Perkataan reza tidaklah salah kalau adiknya setiap melakukan sesuatu selalu saja lemot. Reeva lah yang tidak mengakui dirinya lemot dan tidak suka kalau ada orang lain yang mengatakan dirinya lemot.

"Pagi. mamah papa" ucap reeva seraya manarik bangku untuk didudukinya.

"Pagi juga sayang. Reeva Kamu nanti dianter kakak kamu ya kuliahnya. Pak budi lagi jagain istrinya yang lagi sakit. Jadi, dia ambil cuti beberapa hari ini" ucap alya mamahnya reeva.

Reeva yang masih kesal dengan sikap kakaknya tadi pagi membuatnya gengsi untuk di antar oleh reza. Dan dirinya memutuskan untuk memesan Ojek online.

"Gak mah, aku mau naik ojek online aja, aku gak mau sama kakak"

" lho kenapa? Kakakmu juga lagi ga pergi ke kantor." Ucap alya seraya melihat anaknya yang kesal.

"Aku kesel aja sama kakak mah, dia bilang aku lemot. Padahal mama tau aku ga suka di bilang lemot"

Reeva yang semakin bertambah kesal dengan keluarga nya yang serentak menertawakan nya setelah mendengar ucapan nya.

"Ah aku kesel sama kalian semua. Yaudah aku mau berangkat"

"Maafin mamah, abisnya kakak kamu bener. Faktanya kamu emang lemot kalo ngelakuin apa aja" ledek alya yang melihat anaknya kesal sembari memainkan mulutnya.

"Yaudah ah aku mau berang- " ucapan reeva terhenti saat kakak nya berkata ingin mengantarnya.

"Sama kakak aja, gausah bantah" ucap reza tegas.

Reza walaupun sangat memanjakan adiknya. Dirinya tau disaat seperti apa untuk memanjakan adiknya dan disaat seperti apa untuk dirinya tegas.

------

"Pulang nanti kakak jemput kamu ya, jangan kemana - mana! Kakak ga suka kalo kamu pulang ga tepat waktu." Ucap reza tegas seraya melihat sikap adiknya yang masih kesal.

"Iya"

Reza yang melangkahkan kaki untuk memasuki mobil sport miliknya. Perlahan lahan menjalankan mobilnya yang mulai hilang dari pandangan reeva.

"Woyyyyyyy. Muka ditekuk aje. Ngapasi neng"

"Aelah kila. Ngagetin aja. Abisnya aku kesel sama kak reza. Masa bilang aku lemot" ucap reeva dengan polosnya.

Kila yang mendengar ucapan sahabatnya itu membuat dirinya tertawa karena sikap polos sahabatnya yang tidak pernah mengakui dirinya lemot.

"Ih kamu mah. Malah ketawain aku. Bukannya hibur aku" ucap kayla kesal dengan membuat wajahnya bertambah cantik.

"Iya iya maaf wkwkwk"

Drittttt... Driitttt..

Suara ponsel milik reeva berbunyi menghentikan pembicaraan nya dengan kila. Tidak, lebih tepatnya ejekan kila terhadap dirinya. Dilihatnya pesan yang telah masuk diponselnya yang ternyata pesan tersebut dari reza sang kakak.

Tiba tiba saja senyumnya merekah setelah membaca pesan dari sang kakak dan membuat sahabatnya kila penasaran dan segera membaca pesan yang membuat sahabatnya senyum senyum kesenangan.

Kak Reza💙

Reeva? Nanti kamu kakak jemput ya jangan lupa lho! Kakak punya sesuatu buat kamu biar kamu ga marah lagi. Nanti kalo marah cantik nya hilang lho :p

"Cieeeee, kakak rasa doi ye."

Ucapan kila yang membuat reeva tersadar dari kesenanganya. Membuat reeva kesal ke kila.

"Ihh kila, kamu mah kepo aja. Udah ah ayo masuk kelas"

Sesampai Reeva dan kila di kelasnya, teman temannya membicarakan sesuatu yang tengah menjadi tranding topic dikampusnya yaitu senior super hits yang biasa disebut 'kakak hits' menyatakan perasaannya ke temannya yang super tampan namun sikapnya sedingin kutub utara tetapi malah ditolak mentah mentah dan ditinggal begitu saja.

"Kasian banget ya, sok kecantikan si nembak cowok. Apalagi cowoknya ka Revano, udah pinter , ganteng ditambah sikap dinginnya yang nambah karisma dia" ucap kila dengan logat cerewet nya dia.

"Udah ah biarin aja, berhak untuk siapa aja menyatakan perasaannya. Kita ga ada hak untuk menghakiminya." Ucap reeva yang mampu menghentikan ocehan sahabatnya itu.

"Iya iya. By the way untuk sahabat gue yang cantik. Lo belom punya gitu seseorang yang bikin lo jatuh cinta?"

"Hahaha kamu ada ada aja kila. Untuk saat ini aku bloman ada yang pas aja."

"Yah, kila. Suatu saat aku yakin akan bertemu nya dalam satu takdir dengan calon pemilik hati ku ini." Gumam reeva dalam hatinya.

Haiiii readers makasih yang mau baca hehe.

Mau curhat dikit, aku kesel udah nulis 700 kata lebih eh malah ga kesimpan, sedih ga sih jadi akuu😭

Curhat selesai. 😂

Aku bakal fast update kok😋

Jangan lupa Vote dan Comment, karena itu sangat berarti bagi aku.

Love you readers💖

Revano & Reeva (Fast Update!)Unde poveștirile trăiesc. Descoperă acum