Prolog

27 1 2
                                        

Sama seperti sebuah buku yang kurang menarik, jika dibaca berulang ulang, pasti akan berkesan membosankan. Dan itulah yang kurasakan saat ini. Bosan. Bosan untuk terus tersakiti sendiri membayangkan kenangan pahit yang selalu kuulang ulang untuk kesekian kalinya.

Kisah ini dimulai dari pertama kali ia mengatakan perasaannya kepadaku. Saat ia rela melakukan semuanya demi mendapatkanku untuk disakiti olehnya.

Saat itu, aku dan dia sudah tau jika kami saling memiliki rasa satu sama lain. Namun tak ada keberanian untuk jujur pada diri masing masing.

Hingga akhirnya, ia lah yang mengungkapkan apa yang dia rasakan kepadaku. Bodohnya aku,hanya karna Sebuah kalimat manis, dapat membuaku terbuai olehnya.

Malam itu menjadi awal kesengsaraanku dimulai.

Ternyata terselip cerita menyedihkan dibalik hidupnya yang ceria. Ibu dan ayahnya sudah meninggal saat kecelakaan mobil 5 tahun lalu. Dan saat itu, ia juga ikut orang tuanya, ia selamat,namun tidak dengan orang tuanya, dan itu membuatnya mengalami depresi selama bertahun tahun.

Namun itu ternyata hanya sebuah senjata yang ampuh agar aku semakin yakin untuk bertahan padanya. Tapi aku tak sebodoh itu.

Aku pergi meninggalkannya.

Aku bosan selalu di sakiti olehnya.

Kukira, aku akan bahagia saat aku telah melepasnya. Tapi ternyata, ini semakin sakit saja seiring berjalannya waktu.

Mungkinkah ini karena aku yang masih menginginkannya?

Dadaku selalu terasa sesak saat ia bahagia bersama yang lain.

Ini akan menjad awal dimana aku harus belajar merelakannya,

Merelakan sosok Jeon Jungkook.

●●●

Ini bakal dibuat setiap chap pendek pendek ceritanya, karna trauma ceritanya kehapus tiba tiba disaat aghu uda ngetik lebih dr 900words (':

Yawdalah, intinya moga klean suka

-devmtrp-

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: May 23, 2019 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

If You.Donde viven las historias. Descúbrelo ahora