1.Raina

6 1 0
                                        

Happy Reading.

.....

Seorang gadis cantik yang tengah berdiri di hadapan jendela kamarnya, menatap keluar melihat indahnya rintikan hujan yang membasahi bumi.

Ia selalu berpikir, Hujan selalu di jatuhkan tapi hujan selalu turun demi kelangsungan hidup makhluk hidup.

Maka dari itu, Gadis cantik dan anggun itu ingin di panggil Rain karena ia ingin menjadi seperti hujan.

Ya, dia adalah Raina Adiba chandani firdaus seorang gadis cantik, berperawakan mungil, dan senyum selalu terpancar di wajahnya. Mungkin orang yang melihat Rain berpikir bahwa Rain hidup dalam keluarga yang penuh kehangatan.

Tapi itu salah besar sangat sangat besar di balik senyum nya ia menyimpan banyak luka yang begitu dalam.

Saat tengah asik menatap hujan, suara teriakan yang berasal dari ruang makan menggema di seluruh ruangan.

"RAINNNN!!!"

Rain yang mendengar teriakan itu pun langsung berlari keluar kamar dengan tubuh yang gemeteran.

"A..ayahhh" ucap Rain lirih. Rain sudah sangat ketakutan karena Rain melihat kemarahan di wajah ayahnya, ia pun hanya tertunduk menatap putih nya lantai.

"APA YANG KAU LAKUKAN RAIN?!, KENAPA TIDAK ADA MAKAN MALAM??!!" Bentak ayah Rain yang tak lain Ammar Firdaus.

"Per...persediaan bahan ma...makanan habis yah, ta...tadi Rain ingin ke supermarket tapi hujan turun sangat deras ayah" Rain berkata dengan terbata karena Rain takut ayahnya akan bermain tangan kepadanya.

Plakk!!

Suara tamparan terdengar begitu nyaring di penjuru ruangan.

Rain yang mendapat tamparan itu hanya bisa menahan perih sekaligus tangis, karena Rain tau ayahnya tidak suka melihat seseorang menangis di hadapannya.

Setelah Ayahnya menampar Rain, Ayah Rain pun berlalu pergi.

Rain yang merasa ayahnya sudah pergi pun langsung luruh kelantai dan mengeluarkan semua tangisan nya.

"Ayah... Kapan Ayah akan mengganggap Rain anak ayah... Kematian ibu bukan karena Rain ayah... Ayah... Rain butuh kasih sayang ayah... Bukan tamparan, pukulan, atau caci maki dari ayah" batin Rain dengan penuh Isak tangis

Suara Isak tangisannya bercampur dengan suara hujan, Rain selalu menangis dikala hujan turun, karena Hujan mampu menenggelamkan suara tangisannya.
























TBC.
Permulaannya segini dulu ya gengs....
Vote dan komen...
Saran lanjut atau tidak?

Terimakasih.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 17, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

RAINATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang