"karang pun terkikis menjadi pasir. Aku tau semua tlah terjadi,semua ke-FANAan ini membuatku lemah tak bernyali" -dialoghujan
Aku tak pernah menyangka kita berujung pada dua insan yang satu hati nya berusaha untuk selalu bersama. Aku menginginkan kamu untuk menetap hingga semua terjalin sangat indah sesuai tataan yang kita impikan sejak awal.
Aku tau semua tak bisa lagi dipaksakan,apa yang pernah kita lalui sekarang tinggal angan-angan dan menjadikan hati ini pilu tentang semua ingatan saat bersamamu.
Tak pernah terbayang bagaimana awal perjalanan hidupku tanpa ditemani sosokmu.
Semua ini harus kuikhlaskan,apapun itu semua yang terbaik untuk hatimu.
Namun tidak terbaik untuk hatiku,kau tau kenapa?karna aku tak pernah mencintai mu dalam waktu sekejap.
Semua orang tau bagaimana rasanya mengikhlaskan semua perasaan yang harus kandas karna sepihak.
Kau tak pernah menyaksikan bagaimana air mata setulus hati yang terjatuh karna merasa kehilangan.
Kau tau bagaimana usaha keras yang sedang kulakukan melawan semua pilu demi mengikhlaskan semua rasa.
Kau tau? hati ini tak pernah merasa tercabik cabik oleh luka yang membuatnya pilu tak terbayang.
Aku tak bisa memaklumi jika kau begitu cepat untuk tidak mencintaiku lagi.
Semua terasa singkat,kau putuskan untuk tidak membutuhkan ku lagi di hidupmu.
Usahamu begitu keras sehingga mudah untuk melupakan aku.
Kekosongan ini begitu cepat kau kuras habis sehingga kau benar-benar tidak menginginkan aku ada dalam bagian hidupmu lagi.
Untuk saat ini aku mencoba mengobati pilu dengan mengikhlaskan semua hal yang ku alami selama bersamamu.
Dan berusaha memaafkan atas apa yang kau lakukan pada hati ku.
YOU ARE READING
Ter-lupakan
Teen FictionSebuah kisah seorang gadis remaja yang bertahan demi sebuah rasa dan pada hakikatnya ia harus mengikhlaskan semua yang pernah ia perjuangkan untuk seseorang. Karna ia berhak bahagia!
