Sabrina Salsa Suhendra

143 8 2
                                        

***

Seorang gadis smp bertubuh kecil itu masih terbaring di kasur kesayangannya, ia tertidur sangat pulas. Sesekali ia mengigau dan tak tahu apa yang ia katakan.

Tanpa gadis itu sadari sedari Sintya alias mamanya sudah berkacak pinggang disamping tempat tidurnya.

Setelah ditunggu cukup lama tapi tak bangun bangun, akhirnya Sintya membangunkan putrinya dengan cara lembut.

5 menit berlalu putri tidur ini masih betah dengan posisinya. Bayangkan wajahnya yang cantik tak setara dengan caranya tidur, selimut di lantai, bantal dikaki, guling dipala. Bahkan tidur abangnya, tak seabstrak tidurnya.

"SABRINA SALSA SUHEN... " teriakannya terhenti karna sang empu sudah bangun dengan mata melotot.

"GAUSAH PANGGIL NAMA BELAKANG AKU NAPA?! " katanya sewot.

"Lagain kamu itu cewe Na, masa duluan abang kamu bangunnya" Sintya berusaha tenang. Ia tahu berurusan dengan anak kesayangan suaminya ini butuh kesabaran ekstra.

Sabrina memang dipanggil Nana oleh keluarga dan sahabatnya. Ia juga anak kesayangan papanya.

Oke akan aku ceritakan siapa Sabrina, Sabrina Salsa Suhendra. Pasti kalian bertanya tanya mengapa nama Sabrina terdengar aneh?  Mengapa nama Suhendra?

Karena ia terlahir dikeluarga Suhendra, Suhendra adalah nama belakang papanya Didin Suhendra. Papanya hanya seorang karyawan biasa, bukan seperti gadis lain yang ayahnya seorang pengusaha kaya.

Tidak, Sabrina bukan anak yang terlahir dikeluarga yang kaya melainkan terlahir dikeluarga yang sederhana.

Sabrina juga anak kesayangan papanya, kenapa begitu? Karena Didin sangat menyukai anak perempuan dibanding laki laki, maka dari itu dia sangat sayang pada Sabrina.

Mama Sabrina bernama Sintya Savilla, sifatnya sama dengan Sabrina.  Judes, cerewet, galak, bar bar, gila. 90% persis seperti Sabrina, Sintya memiliki usaha laundry dirumahnya. Sal's Laundry nama Laundrynya.

Setiap harinya ramai yang datang untuk mencuci baju. Membuat mau tak mau Sabrina harus membantu mamanya, tapi dengan nakalnya.

Sabrina selalu izin ingin kerja kelompok bersama teman, padahal ia ingin menghindar dari suruhan sang mama.

Sabrina juga punya abang, Satria Aji Suhendra. Sama dengan Sabrina, Suhendra juga menjadi nama belakang Satria.

Satria sudah kuliah jurusan kedokteran. Satria di perintahkan papanya agar ikut jurusan bisnis, tapi ia tak mau. Ia kuliah sudah sampai semester 5,dan sedang sibuk sibuknya menyusun skripsi.

Kembali kecerita---

"Yauda sana mandi, udah jam 6.24 kamu mau berangkat jam berapa?!  " kata Sintya  setengah ngegas sambil turun kebawah menemui suami tercintanya.

"Ish, ngeselin bat si"

Sabrina langsung beranjak dari kasur kesayangannya dan bergegas mandi.

~~~

"Lho mah, Nana mana? " tanya Didin.
"Paling masih tidur " jawab Satria sekenanya sambil memakan sereal yang dibuatkan mamanya.

"Enak aja masih tidur " suara itu mengagetkan mereka bertiga, Satria sampai terbatuk batuk karna kaget.

Sintya mendekati Sabrina yang masih ditangga dan menjewernya.

"Klo dateng tuh ngucap salam kek nyapa kek, jangan ngagetin. Tuh liat abang kamu keselek" Tangan Sintya masih sibuk menjewer  telinga Sabrina, hingga memerah. Bagaimana dengan Sabrina?  Tentu saja ia berteriak, meronta dan melompat lompat?

SabrinAkmalStories to obsess over. Discover now